<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921</id><updated>2011-08-03T15:47:58.656-07:00</updated><title type='text'>aida</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>38</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-8134617592393360735</id><published>2011-07-27T20:22:00.000-07:00</published><updated>2011-07-27T20:23:24.436-07:00</updated><title type='text'>Doa kami untukmu sahabat</title><content type='html'>Mari Bergandengan Tangan (Kembali)&lt;br /&gt;Dari: ratna wulandari &lt;ratna_wulandaru@yahoo.com&gt;    &lt;br /&gt;Lihat Kontak&lt;br /&gt;Kepada: dian.wulandari@yahoo.com; pejuangsejati_02@yahoo.com; primasti83@yahoo.com; Elaine Violche &lt;adek_ketcil@yahoo.com&gt;; Putri Aisyiyah &lt;putri_ard@yahoo.com&gt; &lt;br /&gt;Cc: Catur Ratna Wulandari &lt;ratna_wulandaru@yahoo.com&gt; &lt;br /&gt;________________________________________&lt;br /&gt;Dear my ladies...&lt;br /&gt;Sudah berapa lama kita tak saling jumpa?&lt;br /&gt;Melewatkan hari pernikahan kalian, melewatkan hari kelahiran putra-putri kalian, atau bahkan tidak lagi mengucapkan selamat ulang tahun... seringkali membuatku merasa menjadi sahabat yang buruk. Tapi aku selalu menghibur diri dengan, “Kalian pasti mengerti”. Oh... sahabat macam apa aku ini. Maafkan aku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, sekitar Februari lalu, aku SMS Puput, “Aku mau lihat perutmu yang ada dedeknya! Aku mau liat kamu kalo hamil kaya apa.” Kira-kira begitu bunyi SMS ku untuk sahabat kita yang saat itu sedang hamil memasuki bulan ke-8. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami masih sering berkirim kabar meskipun hanya lewat SMS, Facebook atau Twitter. Saya tahu, ia mengalami masa kehamilan yang berat.  Makanya dia memutuskan pulang ke Balikpapan begitu masuk bulan ke-8, maklum suaminya pun berada di  Pontianak. Melahirkan di rumah orang tua pilihan yang terbaik saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dia mengirim sebuah foto. Puput yang selalu menggebu-gebu untuk semua hal yang dikerjakan, mengirimi sebuah foto yang membuat saya terkagum-kagum. Puput yang memang dari dulu kurus, ternyata tidak juga jadi gemuk. Tapi perutnya sungguh mengagumkan. Perutnya membesar, dan di dalamnya ada seorang bayi perempuan yang kini dinamai Malika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung aku menelponnya seketika itu. Obrolan kami begitu membahagiakan. Maklum sudah cukup lama tidak saling telepon. Lalu dia bilang akan melahirkan melalui operasi cesar. “Kenapa?,” tanyaku lancang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Na, bulan lalu aku kena musibah. Waktu usia kehamilanku tujuh bulan, aku divonis terkena tumor otak. Ukurannya sudah lumayan besar, makanya aku nggak bisa melahirkan normal karena akan memicu saraf di kepala. Operasi pun harus dilakukan cepat. Karena aku harus bius total tapi jangan sampai biusnya sampai kena dedeknya. Semua harus serba cepat,” lancar saja dia menceritakan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membisu. Mendengar tumor otak saja sudah menghentikan nafasku. Apalagi ada bayi yang juga harus dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, pertama kali aku tahu apa yang terjadi pada Puput. Puput kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika itu pula aku ingin membagi cerita ini. Supaya kita bisa menggotongnya bersama-sama. Supaya sakitnya bisa kita bagi. Atau setidaknya supaya kita bisa menemani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi semua niat saya itu terhenti karena Puput bilang, “Jangan bilang siapa-siapa dulu”.&lt;br /&gt;Sekuat apapun saya ingin bercerita, saya mencoba membayangkan menjadi Puput. Tentu kabar ini bukan kabar yang membahagiakan. Dan membaginya dengan orang lain membutuhkan kesiapan dan keberanian yang cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk beberapa bulan saya hanya menyimpan cerita ini sendiri. Kami kembali sering berkomunikasi. Dokter menyarankan, setelah Malika lahir Puput segera menjalani operasi pengangkatan tumor. Kalau tidak, tumor itu akan semakin membesar dan mendesak jaringan di kepala. Sampai Malika lahir, kondisi Puput relatif stabil. Tapi memang sakit kepala kerap datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti suatu pagi, saya menerima SMS dari Puput. “Aku terkena serangan sakit kepala luar biasa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puput belum berani operasi. Membayangkan kepala dibedah untuk mengambil tumornya, dia belum berani. Belum lagi masa recovery pasca operasi tumor otak yang membutuhkan waktu lama. Ia tidak bisa membayangkan tidak menyusui Malika, tidak menggendongnya. Baginya, menyusui Malika adalah surga dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa cara pengobatan alternatif dicoba. Dia mulai minum air rebusan daun sirsak. Tapi justru serangan hebat itu datang lagi. “Sakitnya bukan main. Rasanya mati itu pilihan yang lebih baik. Aku sampe sudah minta maaf ke mama papa, nitip Malika,” katanya.&lt;br /&gt;Hatiku ikut hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dia tidak putus asa. Pengobatan alternatif yang disarankan teman di Pemalang, Jawa Tengah pun didatangi. Tapi rupanya hasilnya tidak memuaskan. Tumor itu tidak kunjung mengecil. Besarnya sekarang kira-kira sebesar buah apel. Seperempat kepalanya. Letaknya di belakang mata kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Aida, cerita kalau dia mau ke Balikpapan untuk sebuah keperluan dan akan mampir jenguk Malika. Aku langsung nelpon Aida. Melanggar janjiku dan menceritakan semuanya ke Aida. Aku nitip mata dan telinga saat Aida mengunjungi Puput. Rupanya ketika Ai ke sana, Puput menceritakan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah setelah itu aku dan Aida menyimpan cerita ini. Kami sangat ingin menceritakan ini kepada kalian semua. Tapi lagi-lagi kami mempertimbangkan kondisi Puput. Sejak saat itu, kami selalu bertukar informasi kalau ada perkembangan atau kabar dari Puput.&lt;br /&gt;Aku sendiri merencakan untuk mengambil cuti dan bisa pergi ke Balikpapan. Belum sempat aku cuti, aku sudah dipindah ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu hari, 20 Juli lalu, pagi-pagi dia mengirim SMS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Na, aku masuk RS Restu Ibu Selasa malam kemarin. Kena serangan sakit kepala banget aku ga tahan rasanya pingin dibius aja. Tapi alhamdulillah udah berkurang. Aku dan keluarga mutusin operasi Na. Dokter bilang Cuma Allah yang tau kenapa aku masih hidup dengan tumor otak sebesar ini. Aku nyimpen bom waktu katanya  Insya Allah operasi minggu depan di RS Siloam Tangerang. Doain aku ya Na. Mauku sih oke lah operasi, tapi habis lebaran. Tapi kasihan keluargaku sudah khawatir banget. Aku takut Na  tapi harus semangat yah.. InsyaAllah sembuh, Amin,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku cuma bisa nangis. Kalau bisa terbang ke Balikpapan saat itu rasanya aku ingin ke sana. Memastikan dia bisa melewati semua ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, ini melegakan, karena operasi di Tangerang maka aku bisa menemuinya.&lt;br /&gt;Selasa (27/7) lalu, Puput sampai di Jakarta untuk memulai serangkaian pemeriksaan dan pengobatannya di RS Siloam Tangerang. Sebelum diopname, dia menginap semalam di Hotel Milenium Jakarta. Tanpa pikir panjang, kami bertemu di sana. Puput berdua dengan suaminya, Mas Dhika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu melihat Puput yang kurus itu bersandar di sofa, aku tidak kuasa ingin menangis. Tapi senyumnya tetap ceria. Semangatnya masih menyala. Maka air mataku kutunda sementara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami ngobrol panjang lebar. Tidak melulu membicarakan tumornya. Kami bercanda. Tertawa lepas. “Kamu ko masih bisa tertawa gini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puput malah ketawa. Puput kita itu tetap orang yang kuat. Seperti dulu. Sekuat dia menghadapi dua kali kekalahannya di pemilihan Kahima. Oh tidak! Itu sungguh tidak ada apa-apanya. DIA SANGAT KUAT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Allah yang Maha Segalanya, aku yakin suaminya yang setia dan buah hatinya adalah sumber kekuatannya. Bahan bakar yang membuatnya tetap bisa menjalani hidup. Menempuh jarak yang jauh untuk mengusahakan kesembuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, Puput sedang menunggu hasi l pemeriksaan dan penjadwalan operasi di RS Siloam Tangerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku minta maaf karena baru bisa cerita sekarang. Semata-mata menjaga pesan Puput. Tapi sekarang sepertinya Puput sudah lebih siap menceritakan keadaannya pada orang lain. Dan yang terpenting, dia sedang membutuhkanbanyak doa dari kita semua, sahabat-sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, mari meluangkan doa-doa kita untuk kesembuhan Puput. Di tengah kesibukan, waktu dan posisi kita yang sudah berjauh-jauhan, sangat dimaklumi kalau secara fisik tidak bisa menemani Puput. Tapi doa kita bisa menerobos semua keterbatasan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku paham benar, aku tidak bisa menebus ketidakhadiranku di hari pernikahannya, di hari ulang tahunnya, atau di hari kelahiran anaknya. Tapi semoga, aku dan kita semua, bisa menyuntikkan energi untuk Puput. Melalui doa-doa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sungguh tidak enak jika silaturahmi ini tersambung kembali karena kabar yang kurang menggembirakan. Tapi barangkali inilah hikmahnya. Mari kita sama-sama bahu-membahu memberikan apapun yang bisa kita lakukan untuk Puput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluk sayang penuh rindu,&lt;br /&gt;Nana&lt;br /&gt;(081803879301)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nitip pesan: Harap berhati-hati menyampaikan kabar ini ke teman-teman yang lain. Sebab Puput tentu butuh waktu istirahat dan tidak disibukkan dengan pertanyaan, “Puput kamu kenapa?”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-8134617592393360735?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/8134617592393360735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=8134617592393360735' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/8134617592393360735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/8134617592393360735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/07/doa-kami-untukmu-sahabat.html' title='Doa kami untukmu sahabat'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-132227525278072110</id><published>2011-07-26T21:06:00.000-07:00</published><updated>2011-07-26T21:43:52.763-07:00</updated><title type='text'>Demi</title><content type='html'>Demi Engkau sang pengatur kehidupan&lt;br /&gt;Demi Engkau sang pengatur hati, pengendali dari segala rasa dan perasaan &lt;br /&gt;Demi Engkau sang pengatur penghidupan mata air rizki&lt;br /&gt;Demi Engkau pencipta alam rahim,tempat awal kehidupan &lt;br /&gt;Hanya karena kecintaan kami padaMu, kami mengikat Janji&lt;br /&gt;Keikhlasan dan kesabaran menjadi energi kami&lt;br /&gt;Hingga  Engkau  tak pernah ragu untuk menghadiahi kami kebarokahan.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...........................................................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kami, kita dan kalian yang selalu menjaga janji suci itu..&lt;br /&gt;untuk kalian yang dengan sabar menjalani hari-hari dengan ujian &lt;br /&gt;mengesampingkan ego sebagai suami untuk melayani dan merawat istri yang sedang dirundung lara.&lt;br /&gt;untuk Ibu yang mengesampingkan lara demi dia yang terlahir dengan suka cita&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-132227525278072110?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/132227525278072110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=132227525278072110' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/132227525278072110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/132227525278072110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/07/demi.html' title='Demi'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-4640878367392479366</id><published>2011-07-24T21:07:00.000-07:00</published><updated>2011-07-24T21:09:49.253-07:00</updated><title type='text'>Dialog inbox</title><content type='html'>Sebuah dialog serius telah terjadi disebuah ruang bernama inbox. Apa latar belakang dan tujuannya hingga dialog ini terjadi, saya tak perlu menuliskannya disini. Karena dari tema utama dialog ini, sedikit banyak anda akan mengetahui. Sebutlah perempuan pertama dengan nama Khadijah dan perempuan kedua dengan nama Fatimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatimah: Assalamu’alaikum wrwb mbak, perkenalkan saya Fatimah, salam kenal ya mbak..&lt;br /&gt;        &lt;21/07/2011 02:35:40 PM&gt;&lt;br /&gt;Khadijah:Wa’alaikumsalam wrwb, alhamdulillah salam kenal juga ya dik&lt;br /&gt; &lt;21/07/2011 02:39:20 PM&gt;&lt;br /&gt;Fatimah: Apa kabar mbak? Kalau boleh tau mbak sedang sibuk apa?&lt;br /&gt; &lt;21/07/2011 02:40:10PM&gt;&lt;br /&gt;Khadijah: Alhamdulillah kabar baik, mbak sekarang sedang sibuk ngajar anak-anak       gede..boleh saya Bertanya dik?. Andai nanti kalau sampeyan udah nikah trus ditinggal suami kerja jauh  gimana? Boleh tau bgmn visi &amp; misi sampean dlm berkeluarga?&lt;br /&gt;        &lt;21/07/2011 02:48:21PM&gt; &lt;br /&gt;Fatimah: Suami kerja jauh menurut saya tidak masalah, krn saya menganggap itu hanya temporary. Kalau memungkinkan saya ikut maka saya akn ikut tp kalo tidak bukan menjadi soal. Menurut saya yang terpenting adalah bisa saling menjaga nama baik keluarga dan komit dgn apa yang tlah disepakati. Visi saya menciptakan keluarga yang bisa bersama sampai ke Surga dan Misi saya adalah menciptakan keluarga yang hangat, saling menghormati dengan keterbukaan dan komunikasi yang intens.&lt;br /&gt; &lt;21/07/2011 16:45:25 PM&gt;&lt;br /&gt;Khadijah: Adik gimana harapan sampean tentang suami sampean kelak? Gimana juga keinginan sampean jk kelak jd istri?&lt;br /&gt; &lt;21/07/2011 06:55:30 PM&gt;&lt;br /&gt;Fatimah : Harapan saya adl memiliki suami yang dengan kelembutannya bs membuat anak dan istrinya taat. Harapan saya kelak ketika saya mjd istri adl menjadi istri yang bisa diandalakan disituasi apapun tentunya tetap dalam porsi saya sebagai Ibu dan Istri.&lt;br /&gt; &lt;21/07/2011 07:05:35 PM&gt;&lt;br /&gt;Khadijah:Adik, gimana menurut sampean kalo suami bekerja sbg karyawan dg status tdk tetap/kontrak artinya sewaktu-waktu bisa berpindah tempat atau diberhentikan?&lt;br /&gt; &lt;21/07/2011 07:12:21 PM&gt;&lt;br /&gt;Fatimah : Gaji itu yang menggaji bos/perusahaan dan rejeki yang memberi adalah Alloh. Alloh lebih abadi dibandingkan bos /perusahaan. Selama tetap berusaha dan melebihkan usaha serta terus menggantungkan harapan padaNya insyaAlloh saya yakin Dia akan selalu mencukupi Wallahu’alam &lt;br /&gt; &lt;21/07/2011 07:20:32 PM&gt;&lt;br /&gt;Khadijah: Subhanallah...semoga adik kelak jd istri yang sholehah..&lt;br /&gt; &lt;21/07/2011 07:58:41 PM&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Fatimah menutup dialog inbox ini dengan doa singkat “Amin”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-4640878367392479366?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/4640878367392479366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=4640878367392479366' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/4640878367392479366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/4640878367392479366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/07/dialog-inbox.html' title='Dialog inbox'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-9175808149959007111</id><published>2011-07-24T20:54:00.001-07:00</published><updated>2011-07-24T20:56:32.688-07:00</updated><title type='text'>Tempe penyet sambel bawang warisan bapak</title><content type='html'>Menikmati setiap kunyahan adalah mengundangnya untuk hadir, saat menyiapkan sarapan terenak yang pernah lidahku rasakan. Bayangannya begitu lekat saat beliau mulai menggoreng tempe dengan bumbu sederhana bawang dan garam. Sembari tangan beliau dengan lincah membolak balikkan setiap tempe yang mulai berubah warna.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan gesit dan cekatan tangan beliau meracik bumbu dan mengulek sambal bawang yang terdiri dari cabe, bawang, garam dan sedikit bumbu penyedap merk ‘sasa’. Sambal bawang inilah yang akan menjadi pelengkap kesempurnaan dari menu sarapan pagi kami. Tak lupa ada satu momen yang sangat aku suka adalah dituangkannya minyak jelantah panas sisa dari menggoreng tempe kedalam cobek sambel bawang, bunyi kratak-kratak yang menandakan pertemuan antara racikan sambal bawang yang telah diulek dengan minyak jelantah panas adalah momen sakral yang sangat aku tunggu. Momen sakral sesaat sebelum proses akhir saat tempe panas dari penggorengan itu di penyet diatas cobek yang sudah ada sambal bawangnya. Nasi panas yang mengepul diatas piring kami seakan menyambut hangat kehadiran tempe penyet sambal bawang terenak yang dibuat dan disajikan bapak disetiap pagi sebelum aku dan cucunya berangkat sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang spesial dari tempe, bumbu sambal maupun gerakan ulekan bapak, tapi entah kenapa lidahku selalu mengagumi setiap rasa yang sampai pada sensor perasa. Ketika Ibu ataupun kakak menduplikasi menu tersebut selalu tidak dapat mengungguli citarasa tempe penyet sambal bawang bapak. Bukan berlebihan jika kami anak-anak dan cucunya berkelakar bahwa bapak telah mengunakan jompa jampi yang sangat dirahasiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hari ini, beberapa puluh tahun kemudian disaat cerita diatas telah menjadi memori nostalgia, aku telah berhasil menduplikasikan tempe penyet sambel bawang bapak. Dengan racikan dan rasa cinta -yang aku yakin bapak selalu hadirkan setiap beliau memasak untuk kami- aku berusaha menduplikasi persis seperti apa yang telah bapak buat, dan sempurna!. Aku selalu bersyukur dan berterimakasih kepada bapak yang telah mewariskan resep tempe penyet sambal bawang. Sampai aku punya impian, dimana suatu saat punya warung tempe penyet sambal bawang. Proses memasak  serta bumbu rahasia ala bapak dengan penyajian yang istimewa, sesuai dengan kesederhanaan yang diciptakan oleh menu sederhana penuh cinta dan cita rasa bernama tempe penyet sambal bawang. Dan anda perlu tahu kalau aku juga sudah menyiapkan nama warungnya yaitu “Warung Mbok Rondo atau Warung Mbah Bayan”, kenapa aku memilih nama itu? Aku tak perlu menceritakannya disini.&lt;br /&gt;Ini ceritaku, bagaimana dengan ceritamu?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks to didi yang selalu mengagumi sambal bawang buatanku (kedip-kedip mata kelilipan) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baitus Silmi 23 Juli 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-9175808149959007111?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/9175808149959007111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=9175808149959007111' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/9175808149959007111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/9175808149959007111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/07/tempe-penyet-sambel-bawang-warisan.html' title='Tempe penyet sambel bawang warisan bapak'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-440704746687482882</id><published>2011-07-24T20:52:00.000-07:00</published><updated>2011-07-24T20:53:53.460-07:00</updated><title type='text'>Demam Fixie</title><content type='html'>Judul  diatas adalah sebuah kesimpulan dari pengamatan saya terhadap lalu lalang orang di toko sepeda. Ya, memang pengamatan saya tidak lebih dari sembilan puluh menit di dua toko sepeda, tetapi saya sudah merasa cukup untuk membuat kesimpulan ditambah dengan fenomena menarik yang saya temukan ketika sembilan puluh menit saya berada di dua toko sepeda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima belas menit pertama saya berada ditoko sepeda pertama. Saya tidak menyangka kalau ternyata toko sepeda pada akhir pekan sudah seperti pasar senggol, yang pembelinya bisa sambil senggal-senggol kanan-kiri antar sesama pembeli, belum lagi sudah seperti antri sembako yang sampai meluber ke trotoar. Menarik pikir saya, apa sih yang sedang mereka cari, apakah mereka hanya melihat-lihat, membeli sepeda siap jadi atau berburu part sepeda seperti saya?. Ternyata jawabannya sebagaian besar dari mereka adalah berburu part, dan ternyatanya lagi, part yang mereka beli tidak jauh dari hal-hal yang berwarna-warni, yang kalau saya tidak salah menyipulkan itu adalah part fixie. Dan fenomena lain yang sempat saya tangkap di toko sepeda pertama ini ialah selama lima belas menit saya di toko sepeda itu sudah ada dua sepeda fixie yang terjual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh puluh lima menit berikutnya saya pindah ke toko kedua. Pemandangan yang saya tangkap tidak jauh berbeda dengan toko pertama, akan tetapi di toko kedua ini lebih banyak pembeli yang memakai seragam sekolah. Saya berpikir kembali, apalagi yang mereka cari kalo bukan segala hal yang berwarna-warni dan itu adalah fixie. Benar karena setelah mereka keluar dari toko itu, yang mereka tenteng adalah ban warna-warni, velg warna-warni dan frem warna-warni. Belum sampai disitu, masih dilokasi yang sama, secara tidak sengaja saya bertemu dengan dua teman saya yang kata mereka sih sedang menemani bapaknya yang sudah berumur untuk berburu part fixie. Saya tanya ke teman saya itu. “Bapakmu mau rakit sepeda apa?” sambil saya membayangkan sepeda MTB. Lalu teman saya menjawab, “ Bapak mau merakit sepeda fixie, ini nyari frame karbon yang fixie.” Ahhh.. saya sangat yakin teman saya berbohong, saya tidak yakin masak bapaknya yang sudah uzur itu mau ber fixie ria. Kemudian saya bertanya keteman saya yang kedua, “Bapakmu mau merakit sepeda ya? Sepeda fixie juga?”, yang jawab ternyata malah Bapakanya sendiri, “Iya nak bapak mau merakit fixie, tapi pakai torpedo.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun saya tidak yakin Bapak teman saya itu akan jadi fixiolist sejati yang bebas berekspresi dengan warna-warni, tapi saya yakin bahwa demam fixie sudah menjangkit dimana-mana (baca: Surabaya). Sampai anak teman saya yang masih berumur 10 tahun juga mulai menggoda mamanya untuk minta dibelikan sepeda warna-warni kaya permen lollipop itu. Apakah anda tergoda untuk terjangkiti demam fixie?! Kalau saya Fixie banci aja ah…Warna Fixie tapi pakai rem :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahad malam, kala menunggu senin datang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 Feb 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-440704746687482882?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/440704746687482882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=440704746687482882' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/440704746687482882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/440704746687482882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/07/demam-fixie.html' title='Demam Fixie'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-9008640574088270760</id><published>2011-07-24T20:45:00.000-07:00</published><updated>2011-07-24T20:51:21.067-07:00</updated><title type='text'>Di suatu senja</title><content type='html'>Senja telah mengubah panorama kota menjadi teramat romantis dan sentimentil. Aku selalu menikmatinya, ketenangan udara sore yang mulai dingin menyentuh permukaan kulitku dipadu dengan indahnya langit merah saga di ufuk barat adalah obat yang sangat mujarab untuk mengobati kelelahanku menjalani lakon hari ini, dan aku memulai petualangan romantis diujung senja ini dari atas Fonger Groningen keluaran 1910 yang selalu setia menemaniku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku lirik silver tone degrade dial yang menempel dilengan kananku, “hemm vandaag om 16:30” gumamku lirih, mulai kutambah kecepatan kayuhanku untuk lekas meninggalkan Heerenstraat yang mulai padat merayap untuk segera menuju Simpangsche Societeit. Tampaknya sore ini sangat padat disekitar Heerenstraat, biasanya aku hanya membutuhkan waktu 10 menit dari  Gebroders Knaud untuk sampai Hoofd Postkantoor. Tapi sore ini terlampau padat dengan lalu lalang para tuan-tuan yang akan menghabiskan malam akhir taun dengan pesta pora disepanjang jalan ini. “Kenapa aku tadi tidak naik tram saja ya, ah sudahlah beberapa hari ini aku selalu kecewa dengan tram yang penuh sesak, apalagi kalau naik tram aku harus turun didepan Governoure Kantoor, karena rute tram yang terlampau pendek hanya disekitar pusat kota, sedangkan rumahku ada dipinggir”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padatnya Heerenstraat tidak menyiutkan niatanku untuk menyambangi Hoofd Postkantoor. Seharusnya pagi tadi aku mengeposkan surat ini, tapi karena kelalaianku, maka pagi tadi aku tidak punya waktu untuk mampir sebentar ke Hoofd postkantoor. Surat yang aku sangka telah tersimpan dengan aman di Daytone e/w messenger kesayangnku tertanyata tertinggal diatas meja kerjaku, dengan terpaksa aku harus kembali pulang kerumah, dan aku baru menyadarinya ketika fongerku telah sampai di Tuinhuis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau seandainya surat tadi tidak tertinggal maka senja ini aku akan bisa menikmati panorama senja ini diatas Ferwedabrug, ya walaupun hanya sebentar tapi setidaknya dari Ferwedabrug ini, kecantikan para nonik-nonik itu bisa aku nikmati. Nonik-nonik dengan gaun indahnya dipadu dengan Champagne dial yang melingkari lengan ramping mereka, maka biasanya aku akan melempar senyum termanisku untuk memulai percakapan. “Ah sudahlah, senjakan tidak hanya hari ini”, hiburku pada diri sendiri.&lt;br /&gt;Sebenarnya aku tidak perlu susah-susah mengeposkan surat ini, kalau mau aku bisa menitipkan surat ini  pada sahabatku yang bekerja di Handels Vareeniging Amsterdam karena setiap hari ia mengirimkan dokumen-dokumen melalui Hoofd postkantoor. Tapi entah kenapa hal ini tidak terpikirkan sama sekali. Kalau aku tadi sempat berpikir untuk menitipkan surat ini kepada sahabatku maka aku akan bisa menikmati senja di atas Farwedabrug dan tentunya aku juga tidak akan terlambat menghadiri undangan minum teh Tuan Ed Cuypers dan Hulswit Fermont di Simpangsche Societeit sore ini. “Sudahlah kenapa harus disesali, semoga lusa aku punya waktu untuk mampir sebentar dikediaman mereka di Commedia Straat, agar mereka tidak terlalu kecewa dan tak urung mengenalkanku dengan keponakan mereka yang cantik”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;## semoga imajinasi anda mengenai setting dalam cerita ini benar ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fonger: Merk sepeda yang berasal dari Belanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;silver tone degrade dial: Salah satu trend traveler watches milik Fossil dengan tema Long Live vintage&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heerenstraat: Berarti jalan tuan-tuan, sekarang jalan Rajawali. Kenapa dinamakan tuan-tuan karena pada saat itu jalan ini menjadi pusat administrasi perdagangan dan perkebunan yang dipimpin oleh para tuan-tuan Belanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpangsche Societeit: sekarang disebut Balai Pemuda, dulu gedung ini berfungsi untuk tempat pesta dan pertemuan orang-orang Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gebroders Knaud:  Gedung yang terletak di jalan Rajawali no.5 juga dikenal dengan nama The Cigar Building atau gedung cerutu, hanya bentuk gedungnya saja yang mirip cerutu, tetapi bukan gedung perusahaan cerutu, di bangun tahun 1916.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hofd Postkantoor: Berarti kantor pos, yang dimaksud kantor pos dalam cerita ini adalah kantor pos pusat di jalan Kebun Rojo no. 10. Gedung ini pada tahun 1861 difungsikan sebagai karesidenan, kebudian pada 1926 berubah fungsi sebagai  HBS (sekolah milik belanda setingkat SMP atau SMU) dan disinilah Presiden pertama RI bersekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Governoure Kantoor: Kantor Gubernur yang berada di jalan yang dulunya bernama Aloon-aloon straat. Gedung ini dibangun 1929 – 1931, sebagai kantor Gubernur dalam rangka pelaksanaan politik desentralisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daytone e/w messenger: Vintage bag untuk laki-laki koleksi Fossil&lt;br /&gt;Tuinhuis: Gedung Grahadi 1795, awal mulanya gedung ini dibangun menghadap kesungai mas sebelum dirubah menghadap ke jalan, dan sekarang difungsikan sebagai gedung resmi perjamuan Gubernur Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferwedabrug: Jembatan merah, catatan sejarah menyebutkan disekitar jembatan ini terjadi pertempuran yang paling seru di pulau Jawa  antara arek-arek Suroboyo dan tentara sekutu. Dalam pertempuran 10 Nopember 1945 inilah Brigjen Mallaby, seorang jenderal pasukan sekutu tewas. Disebut jembatan merah, karena pada saat pertempuran jembatan ini berwarna merah karena banyaknya darah pejuang yang tercecer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Champagne dial: Bracelet  watches vintage edition by Fossil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Handels Vareeniging Amsterdam: Perusahaan perkebunan Belanda yang sekarang kantornya berubah nama menjadi PTPN XI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ed Cuypers dan Hulswit Fermont: Nama arsitek yang mebuat design gedung terindah dan termewah di Surabaya pada masanya yaitu gedung PTPN XI atau dulu dikenal dengan nama HVA. Gedung yang ubinnya berupa batu marmer yang langsung di impor dari Belgia begitu juga dengan keramik kuning yang menghiasi temboknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Commedia Straat: Sekarang dikenal dengan jalan merak, jalan dimana ada&lt;br /&gt;gedung PTPN XI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Surabaya Heritage Map By House of Sampoerna dan Suara Surabaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sepenggal potret sejarah Surabaya yang saya sangat menyukainya”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-9008640574088270760?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/9008640574088270760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=9008640574088270760' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/9008640574088270760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/9008640574088270760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/07/di-suatu-senja.html' title='Di suatu senja'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-6995007379469968864</id><published>2011-07-24T20:39:00.000-07:00</published><updated>2011-07-24T20:44:36.253-07:00</updated><title type='text'>Kenangan yang terperangkap di sepeda tua</title><content type='html'>Aku mengenalnya sebagai seorang Indonesia, bukan Belanda, Perancis atau Jepang. Orang-orang memang pasti akan selalu bertanya-tanya tentang identitasnya. Wajahnya tidak sedikit pun sama dengan kebanyakan orang Indonesia, wajahnya lebih kental dengan wajah orang-orang eropa. Tidak mengherankan jika dia selalu mencuri perhatian orang-orang yang baru pertama mengenalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama lelaki itu, Rangga. Tiga tempat yang sangat dia suka, perpustakaan, museum dan jalanan. Perpustakaan, tempat dia mentransformasikan kata tidak tahu menjadi tahu. Museum, tempat dia berkhayal akan sebuah peristiwa dan jalanan, tempat dia melihat berbagai peran berbagai macam anak manusia. Dan jalanan juga, akhirnya menjadi tempat dia menjadi manusia seutuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak pernah mengerti sudah sejak kapan aku mulai tertarik kepadanya. Aku tidak pernah tahu alasan kenapa aku bisa begitu peduli dengan keadaannya sekarang. Aku tidak mengerti mengapa hampir setiap malam, ketika langit siang digantikan dengan langit petang di atas rumahku. Aku akan selalu menunggunya pulang, memastikan dia pulang dengan keadaan yang benar-benar baik, tidak terluka sedikit pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu bagaimana kerasnya jalanan. Aku tahu banyak orang yang seringkali dengan sengaja melukainya. Aku khawatir dengannya, Rangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku selalu bilang padanya, "Rangga, ini bukan Amsterdam,  kota dimana kamu bisa menikmati jalanan dengan sepeda tua kesayanganmu itu, tapi ini Jakarta, sekali lagi ini Jakarta ,Rangga. Tolong pahamilah aku ketika aku sangat mengkhawatirkanmu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Never mind, Dinda. Ik zal het ok. Maak je geen zorgen over mij!. Kamu sudah sangat baik dengan peduli padaku, Dinda. Tapi, aku sudah memutuskan untuk menjalani hidupku seperti ini." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku sengaja datang kesini, karena aku tahu, waktu yang kupunyai sudah tidak lama lagi. Dan, aku ingin memanfaatkan waktu itu sebaik-baiknya. Tidak bisakah kamu memberikanku kesempatan untuk itu? Aku mohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu tahu tentang kanker yang aku punyai sekarang kan? Waktuku tidak banyak lagi. Tolonglah aku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Kanker', sebuah kata yang selalu membuatku sesak nafas secara tiba-tiba, dan kata itu selalu Rangga jadikan senjata ketika aku menunjukkan kekhawatiranku atas keselmatan dia dengan sepeda tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku selalu tidak bisa terima jika kita terus mengulang dan mengulang perdebatan ini, aku dengan kekhawatiranku dan kamu dengan aktifitas 'surgawi'mu itu bersepeda di hutan rimba Jakarta dengan kanker yang semakin menggurita di tubuhmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, sudah beberapa hari ini aku tidak melihat Rangga. Tidak kudengar lagi suaranya yang berat membangunkanku di pagi hari seperti layaknya hari-hari sebelum ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ada sesuatu yang terjadi dengan Rangga? Haruskah aku ke rumahnya dan melihat keadaannya? Aku sangat khawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku butuh untuk tahu. Aku akan pergi mencari tahu keadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai bayangan buruk menghantuiku selama perjalanan ke rumah Rangga, apakah ini sebuah firasat? Oh Tuhan aku belum mau mengakhiri cerita ini, aku masih ingin terus menjadi bagian dari lakonku dengan Rangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku semakin cepat melangkahkan kakiku, semakin cepat dan cepat. Semua yang ada di sekitarku tak ku hiraukan, karena aku hanya ingin segera melihat Rangga dan Rangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah sampai di depan pintu rumahnya. Kutekan bel yang ada di hadapanku. Aku ingin segera merangsek masuk ke dalam rumah dan bertanya kepada Bundanya Rangga. Aku ingin tahu keadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kali kutekan bel rumah Rangga, tapi tidak ada sedikit pun jawaban yang aku terima, tidak ada seorang pun yang membukakan pintu. Aku makin khawatir.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah setengah jam berdiri di depan rumah Rangga, kurasakan ponselku bergetar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nak Dinda, Rangga sedang di rumah sakit sekarang. Bisa datang ke sini? Rangga mengigau nama kamu dari sejak tadi malam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berusaha melanjutkan kata perkata yang aku baca dalam layar ponselku. Tanpa berpikir panjang aku langkahkan kakiku untuk bisa sampai ke halte bus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa busnya lama sekali ya?" bisikku lirih sambil menggigit bibir bawahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku segera menangkap taksi yang riwa-riwi, dan aku melambaikan tanganku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"RS Tombo Loro pak, gak pake lama ya pak!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Iya mbak." Supir taksi yang kutumpangi mulai menyalakan mobilnya dan melaju meninggalkan halte bis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan, aku berdoa, semoga hal yang selama ini aku takut-takutkan tidak terjadi. Aku masih berharap Rangga bisa menemaniku lagi menulis seperti yang dulu sering ia lakukan bersamaku di bulan-bulan awal kepindahan dia ke Indonesia dari Amsterdam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin merasakan lagi canda tawa yang selalu aku bisa dapatkan dari kehangatan pribadinya. Aku ingin bisa memeluk dia lagi seperti saat dia memberikanku payung berwarna biru di saat menjemputku di halte bis biasa dekat rumahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin membaui lagi harum parfum yang selalu dia pakai di saat dia mulai menjelajahi rimba jalanan di Jakarta dengan sepedanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak yang aku ingin rasakan lagi. Aku tidak mau Rangga pergi. Tidak secepat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak siap Tuhan, aku tidak siap jika harus secepat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bapak bisa agak cepat tidak pak?", kataku sambil menatap jalanan Jakarta yang dipadati kendaraan berasap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf mbak, kalau macet begini, saya tidak bisa berbuat apa-apa." jawab pak sopir dengan santun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lah kan Bapak bisa nyari jalan alternatif, tidak harus lewat sinikan pak". Protesku dengan ketus. Aku benar-benar lupa bahwa ini adalah Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Walah mbak, kalau macet begini, semut saja tidak bisa bergerak, mbak, boro-boro jalan alternatif"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan aku ingin meminta sayap padamu saat ini juga, sayap yang bisa membuatku terbang dengan cepat ke tempat dimana Rangga saat ini berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tiba-tiba dalam lamunan dan doaku, aku melihat sekelebat benda yang menerobos diantara celah-celah jalanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah itu sepeda Rangga", gumamku lirih. Tapi, kutepis pikiran itu, tidak mungkin itu Rangga. Rangga sedang berada di rumah sakit sekarang, dan aku harus segera berada di sana sebelum segala sesuatunya terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku belum sempat memberitahunya tentang perasaanku kepadanya. Sudah lama aku simpan rasa yang selalu membuatku merinding ini jika mengingat dia dengan kehangatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak, masih jauh? Saya harus segera kesana Pak, saya takut semuanya terlambat Pak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masih mbak, sekitar setengah jam lagi dari sini mbak. Semoga saja perjalanan kesana tidak semacet biasanya mbak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tolong, ya, pak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya mbak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Sakit Tombo Loro, aku membaca papan besar tidak jauh dari taksi yang kutumpangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin segera membuka pintu taksi ini dan segera berlari masuk kedalam untuk segera menemuinya. "Kembaliannya buat bapak aja, doakan semua baik-baik saja ya pak", sembari kusodorkan lembar merah seratus ribuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berlari dengan tergesa-gesa ke arah Rumah Sakit. Ingin kusegera pergi ke ruang tempat Rangga dirawat, sampai kurasakan ponselku bergetar lagi lebih kencang dari biasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nak Dinda. Rangga sudah pergi meninggalkan kita untuk selamanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakiku terasa lumpuh. Air mataku turun deras tak terbendung. Aku tidak percaya dengan kabar yang kuterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;10 Tahun telah berlalu sejak kepergian Rangga. Tapi bagiku dia tidak pergi, karena setiap pagi dia selalu menemaniku. Menemaniku dalam aktifitas 'surgawi', aktifitas yang terus membuat Rangga hidup. Hanya aku yang bisa merasakan bahwa Rangga masih hidup, karena aku melakukan apa yang selalu ia lakukan, aktivitas 'surgawi' bagi seorang Rangga. Sepeda tua miliknya menemaniku hampir kemana pun aku pergi. Aku sayang kamu, Rangga. Sungguh, dan itu tidak akan pernah berakhir, meskipun kamu sudah tidak lagi ada di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita kroyokan: Aida dan Teguh Puja ^^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-6995007379469968864?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/6995007379469968864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=6995007379469968864' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/6995007379469968864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/6995007379469968864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/07/kenangan-yang-terperangkap-di-sepeda.html' title='Kenangan yang terperangkap di sepeda tua'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-8183055600283221606</id><published>2011-07-24T20:35:00.000-07:00</published><updated>2011-07-24T20:38:27.904-07:00</updated><title type='text'>Penenang alami bernama bersepeda</title><content type='html'>Sejak mengenal aktivitas bersepeda, saya jadi punya cara baru untuk mengusir stres. Kebanyakan dari kita sering mengusir stres dengan makanan. Tak tanggung-tanggung semakin tinggi kadar stres yang menjangkiti maka semakin banyak makanan yang dipaksa masuk keperut walaupun sudah kenyang. Seperti saya, satu kotak martabak manis adalah porsi yang sedikit untuk sekali lahap . Alih-alih stres akan pergi, malah akan menambah stres baru, ketika kebiasaan buruk itu berdampak pada bertambahnya lingkar pinggang dan jaringan lemak dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda kondisinya saat saya menemukan formula baru dalam mengusir stres, apalagi kalau bukan bersepeda. Awalnya tidak terlalu sadar kenapa bersepeda bisa mengusir stres. Setelah beberapa kali bersepeda saat stres, saya baru bisa menganalisa sehingga menghasilkan penjelasan yang sangat sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika stres, hormon kebahagiaan yang biasa disebut endorfin atau ada yang menyebutnya sebagai penenang alami sekaligus “malaikat” pemberi bahagia tubuh kita jumlahnya berkurang, berbalik dengan jumlah hormon kortisol dan adrenalin yang melimpah  sehingga yang dibutuhkan untuk mengimbangi hormon kortisol dan andrenalin tersebut adalah aktifitas yang bisa menambah jumlah endorfin, dan masing-masing orang memiliki cara sendiri-sendiri untuk menambah endorfin itu, misalnya nonton, makan, tidur, traveling atau olahraga seperti jogging dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersepeda adalah salah satu cara alternatif yang bisa dicoba, sambil menggowes saat  menemani teman yang sedang stres, saya mencoba mencari tahu kenapa begitu nikmat sekali kayuhan sepeda saya ketika saya stres, akhirnya saya menemukan jawabannya. Seperti diketahui efek nyata bersepeda atau berolah raga adalah lancarnya peredaran darah, lancarnya suplai oksigen dalam otak, dan ini poin awal untuk memberikan efek kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poin kedua adalah saat bersepeda, diri kita ada jeda untuk merenung dan merespon dengan lingkungan sekitar. Saat mengayuh, pancaindera kita sangat sensitif merespon kejadian yang terjadi dilingkungan sekitar, tentunya dengan catatan kecepatan bersepeda kita tidak menyamai kecepatan saat bermotor misalnya 30-40 km/jam. Contoh kecil panca indera kita merespon fenomena lingkungan sekitar adalah saat mata kita menangkap fenomena kesederhanaan para kaum dhuafa yang menghias sudut-sudut kota. Kemudian otak kita akan merespon dengan cara berfikir dan merenung, bahwa sangat beruntungnya kita dengan kehidupan yang telah Tuhan kasih. Keimanan, Ilmu, kesehatan, keluarga dan rejeki sehingga kita bisa menikmati kayuhan dari atas sadel sepeda. Coba rasakan setiap gerakan dan ritme organ dalam tubuh kita, mulai proses masuknya oksigen dalam hidung kita, kedipan mata, gerakan kaki dan tangan, masuknya suara ketelinga, gerakan jari dan tangan, detak jantung semua rasakan dengan seungguh-sunguh saat anda bersepeda. Rasakan, perhatikan dan renungkan, bahwa ini adalah kekayaan yang tak terkira, lalu kenapa harus bersedih dan stres?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poin ketika adalah saat bersepeda akan terjadi interaksi sosial yang cukup meng upgrade endorfin, terutama interaksi sosial dengan teman bersepeda kita. Ngobrol tentang apa saja, bergurau, bercanda adalah resep yang mujarap untuk menambah jumlah endorfin dalam tubuh, apalagi kalau bersepedanya diberi tema bike to kuliner, bersepeda 3 kilometer bakso satu mangkok, begitu seterusnya. Lebih baik daripada satu mangkok bakso terus tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poin terakhir yang tak kalah penting saat bersepeda mengusir stres adalah dapat menyambung  silaturahim atau menambah pertemanan. Seperti gowes saya disuatu sore, awalnya tidak begitu bersemangat, tapi karena melihat stres teman saya sudah mengkhawatirkan, baiklah saya mengalah, dengan ditemani senja yang indah dengan merah saganya serta semilir angin sore, saya, teman saya yang membawa temannya memulai bersepeda menuju suatu tempat yang asyik untuk menikmati sore. Tak disangka ternyata teman baru yang dikenalkan teman saya sedang ulang tahun, akhirnya makanan kami gratis deh, karena dia yang traktir. Sudah dapat teman baru, makan gratis dan tentunya bulan purnama yang indah saat kami mengayuh sepeda kami pulang. Oiya tentunya satu hal yang pasti, stres teman saya hilang. Mujarab bukan penenang alami bernama bersepeda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-8183055600283221606?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/8183055600283221606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=8183055600283221606' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/8183055600283221606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/8183055600283221606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/07/penenang-alami-bernama-bersepeda.html' title='Penenang alami bernama bersepeda'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-98568953558433754</id><published>2011-07-24T20:26:00.000-07:00</published><updated>2011-07-24T20:34:56.681-07:00</updated><title type='text'>Mahal Tak Selalu Istimewa</title><content type='html'>Cuma ada dua kata yang bisa menerangkan kata ‘harga’ yaitu mahal atau murah. Dimana kata itu juga memiliki ukuran masing-masing, tergantung dari ukuran siapa. Seperangkat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;internal gear&lt;/span&gt; bermerk bagi para ‘borjuis’ sepeda sangatlah murah. Tetapi bagi sebagian orang yang masih mempertanyakan besok makan apa tentulah sangat mahal. Mahal dan murah yang memang diukur dari nilai bernama uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada mahal dan murah yang tidak diukur dengan uang tetapi diukur dengan niat dan keikhlasan. Menurut saya ini adalah ukuran yang paling prestisius dan membanggakan karena dibayar dengan hati dan tidak ada toko manapun yang menjualnya. Jika harga yang diukur dengan uang siapapun pasti bisa, asal memiliki uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tak akan silau mata saya melihat sepeda mahal dengan teknologi terbaru yang super canggih. Tetapi akan silau mata saya jika ada sepeda sederhana jauh dari kata bermerk, canggih dan buatan luar negeri yang digowes setiap hari, mengukur jalanan dibawah panasnya terik mentari, dinginnya tetesan air hujan dengan segala niat dan keikhlasan untuk meneruskan lakon kehidupan. Seperti sepeda-sepeda perjuangan yang menghiasi jalanan di Surabaya saat pagi dan petang. Sepeda karatan dan dekil yang menemani sang pemilik untuk mencari penghidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kembali saya merenung atas sebuah pertanyaan yang mampir ketelinga saya,”apa istimewanya sepedamu?”. Saya mengerti maksud dari kata istimewa tersebut yaitu merk dan teknologi. Saya faham sepeda saya tidak ada yang istimewa bagi sang penanya, karena sepeda saya adalah sepeda rongsokan besi tua, warisan dari masa lalu  saat kakak menghadiahi sepeda Federal yang saat itu sangat saya impikan. Saat Krisdayanti memenangkan grand final Asia bagus, saat itulah mimpi saya untuk memiliki sepeda federal menjadi kenyataan. Kini warisan masa lalu itu hadir kembali setelah sekian lama menjadi besi tua yang tak berharga. Secara fisik tidak ada yang istimewa akan tetapi dia sebenarnya sangat istimewa karena ia adalah bagian dari sejarah, dan sejarah tidak bisa dibeli dengan uang, merk dan teknologi. Hanya bisa dibeli dengan hati yang ikhlas untuk menggunaknnya kembali dan berniat akan menjadi bagian lakon kehidupan saat ini. Lalu saya akan menjawab pertanyaan tersebut dengan jawaban, “istimewanya sepedaku karena aku menggunakannya setiap hari”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih adakah rongsokan besi tua itu di rumah anda? Jika masih, maka anda tak terlalu istimewa. Membeli yang baru itu tak istimewa, memilih yang mahal itu belum tentu istimewa tapi menerima kembali yang lama itu teramat istimewa. Mengutip dari kalimat Daniel Goleman dalam bukunya “Mengungkap rahasia dibalik produk-produk yang kita beli”, bahwa bila kita membuang sesuatu, sebenarnya benda itu tidak akan terbuang, benda itu tetap ada di planet bumi. Mendaur ulang saat ini adalah sebuah pilihan yang sepertinya sudah cukup baik diantara pilihan yang ada-sementara kita luput melihat bahwa pilihan yang ditawarkan pun sangat sedikit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-98568953558433754?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/98568953558433754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=98568953558433754' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/98568953558433754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/98568953558433754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/07/mahal-tak-selalu-istimewa.html' title='Mahal Tak Selalu Istimewa'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-380157547848930849</id><published>2011-01-20T20:14:00.000-08:00</published><updated>2011-01-20T20:15:52.880-08:00</updated><title type='text'>Sebuah Hikmah: Hilangnya  Sahabatku, Hilangnya Sepeda Kami</title><content type='html'>Hilangnya sahabatku sepertinya ingin menunjukkan banyak hikmah yang mungkin selama ini saya terlalu acuh melihatnya, yaitu sepeda itu telah menjadi sepeda kami, bukan lagi sepedaku.&lt;br /&gt;Sepeda kami, karena sejak beberapa menit setelah sepeda itu raib, disaat orang terlelap dalam tidurnya, tetangga kanan kiri beserta wakil RT dengan suka rela menggedor pintu kos saya untuk memastikan apakah sepeda saya baik-baik saja, ada saksi mata yang melihat sepeda dengan fender (slebor) berisiknya dibawa pergi orang tak dikenal.&lt;br /&gt;Sepeda kami, karena pemuda kampung mencoba mengejar sepeda saya, walaupun akhirnya tidak mendapatkan hasil, selain barang bukti sepeda BMX dan sandal jepit pelaku&lt;br /&gt;Sepeda kami, karena tetangga Madura saya dengan naluri keibuannya mendatangi kos dengan petuah-petuahnya, agar saya lebih berhati-hati, agar saya berbesar hati dan ada baiknya saya meminta bantuan ‘orang pintar’ sambil membawa barang bukti, “dicoba saja nak, siapa tahu masih rejeki, eman-eman kan harga sepeda juga lumayan, nyari uang juga susah!”.&lt;br /&gt;Sepeda kami, karena anak tetangga saya dipagi hari tidak akan mengajaknya lagi untuk membeli rawon atau soto sebagai menu sarapan di pagi hari&lt;br /&gt;Sepeda kami, karena teman kos saya lebih sedih dibandingakn saya, karena dia yang terakhir memakainya untuk mengajar mengaji Ibu-Ibu kampung&lt;br /&gt;Sepeda kami, karena tidak akan ada lagi sepeda pengganti ketika sepeda adik kos saya rewel tidak mau diajak  kuliah dipagi hari.&lt;br /&gt;Maka setelah malam itu tidak ada lagi teriakan, “Mbak Ai, pinjem sepedanya ya?”, karena tidak ada lagi sahabat saya yaitu sepeda kami &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-380157547848930849?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/380157547848930849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=380157547848930849' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/380157547848930849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/380157547848930849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/01/sebuah-hikmah-hilangnya-sahabatku.html' title='Sebuah Hikmah: Hilangnya  Sahabatku, Hilangnya Sepeda Kami'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-7792661209860365631</id><published>2011-01-19T19:29:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T19:30:04.120-08:00</updated><title type='text'>Dear Pak Maling Sepeda,</title><content type='html'>Terimakasih telah memilih sahabatku malam itu.&lt;br /&gt;Mungkin malam itu engkau melihat sahabatku tampak sudah tidak bahagia bersamaku.&lt;br /&gt;Jagalah ia, melebihi aku menjaganya&lt;br /&gt;Rawatlah ia melebihi aku merawatnya&lt;br /&gt;Jika engkau tidak bisa menjaga dan merawat melebihiku, semoga ia akan mendapatkan seseorang yang akan bisa menjaga dan merawatnya melebihi siapapun.&lt;br /&gt;Mungkin engkau melihatnya hanya seonggok besi, tapi jangan sekali-kali engkau meremehkannya, karena seonggok besi itulah aku bisa merasakan sebuah aktifitas yang sakral, sebuah aktifitas yang tidak semua orang di bumi ini bisa merasakan. &lt;br /&gt;Aktifitas sakral penuh kebaikan. Kebaikan untuk mengenal saudara-saudaraku yang sebelumnya belum sempat aku kenal&lt;br /&gt;Kebaikan untuk lebih menghargai waktu &lt;br /&gt;Kebaikan untuk lebih menghargai udara &lt;br /&gt;Kebaikan untuk lebih menghargai jasad yang menopang ruh &lt;br /&gt;Dan kebaikan untuk menghargai bernama kesederhanaan&lt;br /&gt;Tolong  juga sampaikan pada sahabatku&lt;br /&gt;Terimakasih telah mau dan setia menjadi sahabatku,&lt;br /&gt;Terimakasih telah mau mengajariku banyak hal&lt;br /&gt;Dan mohon maaf karena banyak haknya yang tidak aku penuhi dengan baik&lt;br /&gt;Semoga ia bahagia disana, dan kalau memang ia tidak bahagia, aku masih sangat rindu untuk bersamanya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah malam disaat sahabatku diambil dengan paksa&lt;br /&gt;Kamis 20 Januari 2011 sekitar pukul 01.30&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-7792661209860365631?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/7792661209860365631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=7792661209860365631' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/7792661209860365631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/7792661209860365631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/01/dear-pak-maling-sepeda.html' title='Dear Pak Maling Sepeda,'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-6286815079631777669</id><published>2011-01-18T20:36:00.000-08:00</published><updated>2011-01-18T20:46:28.552-08:00</updated><title type='text'>Ibu Sang Penyelamat Bumi</title><content type='html'>Menjadi perempuan adalah sebuah anugerah, karena Tuhan menitipkan sebagian keberlangsungan kehidupan ini melalui rahim seorang perempuan yang kemudian disebut Ibu. Menjadi seorang Ibu tidaklah harus melahirkan seorang bayi dari rahimnya, tetapi harus melahirkan ekspresi kasih sayang dan tanggung jawab untuk keberlangsungan kehidupan generasi mendatang di muka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah menjadi  fitrahnya jika menyandang predikat  Ibu maka akan ada sifat-sifat  mendasar  dan mutlak yang menyertainya, kemudian membentuk apa yang disebut dengan naluri. Seperti sifat penyayang, pelindung, pemberi, pendidik dan berbagai sifat kebaikan yang tidak bisa dibandingkan dengan kebaikan manapun di muka bumi ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sifat yang sangat menonjol dari seorang Ibu adalah sifat pelindung. Seorang Ibu akan melindungi anaknya dari berbagai ancaman yang bisa mengancam keselamatannya, tak terkecuali ancaman dari rusaknya bumi, yang akan berpengaruh langsung terhadap keberlangsungan generasi mendatang. Karena Ibu yang baik, adalah Ibu yang faham dan tahu betul dengan apa dan siapa anaknya akan berbagi di bumi yang hanya satu ini. Sehingga dalam setiap tindakannya, Ibu akan sangat bijak dan adil untuk ikut memikirkan keberlangsungan penghuni lain di muka bumi. Selain karena Ibu adalah pemeran utama dan pertama penyampai nilai-nilai kepada anak, dan tentunya juga, Ibu adalah pengelola keluarga yang bersentuhan langsung dengan masalah lingkungan, yang tak lain sebagian penyebab dari rusaknya bumi ini adalah bersumber dari lingkungan domestik yaitu keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apakah memang seperti itukah Ibu kita atau saya dan anda yang telah menjadi atau akan menjadi Ibu?. Dulu Ibu-ibu kita selalu mengajak anak-anaknya untuk terlibat langsung dan bertanggung jawab dengan keasrian pekarangan. Walaupun mungkin hanya meminta anak-anaknya menyiram tanaman setiap pagi dan sore.  Setelah dewasa kita baru memahami bahwa tanaman yang ditanam Ibu dipekaranganlah, yang membuat udara menjadi segar dan bersih, air yang meresap kedalam tanah menjadi maksimal. Tanah menjadi kuat dan tidak mudah longsor karena ada akar tanaman yang menahannya, lingkungan menjadi indah dan tentunya mengurangi ketergantungan keluarga terhadap mesin pendingin seperti AC atau kipas angin yang menyerap energi listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu juga mengajarkan bagaimana mengelola sampah, walaupun mungkin Ibu dulu tidak mengenal istilah sampah organik dan anorganik, tapi beliau tahu kalau sampah seperti plastik tidak akan dapat terurai secepat daun atau ranting yang mengotori pekarangan. Makanya beliau selalu memisahkan antara sampah yang harus dibakar, dikubur yang kemudian menjadi humus, atau diloak yang kemudian menjadi uang. Kebiasaan memisahkan sampah organik dan anorganik yang Ibu lakukan, ternyata memberikan pengaruh terhadap sifat sampah yang berpotensi menjadi lawan akhirnya bisa menjadi kawan. Menjadi kawan yang menghasilakan manfaat, seperti sampah plastik makanan instan, yang disulap menjadi tas cantik yang bernilai tinggi. Belum lagi botol-botol bekas yang bermetamorfosa menjadi souvenir atau menjadi bahan bangunan tembok rumah yang memiliki estetika dan ramah lingkungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap anak-anaknya mau bermain dan menghabiskan air di kamar mandi, Ibu selalu berujar bahwa air juga perlu dihemat, meskipun air gratis diberikan Tuhan seperti oksigen dan sinar matahari. Ternyata Ibu benar pada kenyataannya 97,5 % air di bumi adalah air laut dan air payau yang tidak dapat diminum. Sisanya 2,5% adalah air tawar. Dari sisa 2,5% tersebut yang merupakan sumber air yang dapat dipakai manusia hanyalah 0.003% saja, karena sebagian besar air tawar di bumi tersimpan dalam bentuk es dan gletser atau endapan salju. &lt;br /&gt;Sebelum berangkat sekolah, Ibu selalu menyelipkan sapu tangan di saku atau tas. Tujuannya agar anak-anaknya bisa mengusap keringat, ingus atau hanya sekedar untuk mengeringkan tangan setelah cuci tangan. Memang tidak praktis, ribet dan mungkin kurang higienis tapi tidak mengancam ekosistem hutan yang ada di dunia. Berbeda dengan tisu yang dijaman modern ini hampir seluruh keluarga di bumi sangat tergantung pada benda satu ini. Seperti yang ditulis dalam majalah Tissue World yang dilansir pada bulan Juli-Juli 2010, bahwa dalam pembuatan 3.2 ton tisu perlu menebang pohon sebanyak 54 juta batang pohon. Dimana setiap roll tisu, dalam proses pembuatannya membutuhkan sebanyak 37 galon atau setara dengan 140 liter air. Hitung-hitungan secara sederhana dalam konteks keluarga Indonesia adalah jika jumlah penduduk Indonesia 200 juta orang dan setiap satu harinya satu orang menggunakan setengah gulung kertas tisu. Artinya penggunaan kertas tisu bisa mencapai 100 juta gulung tisu per hari, berarti per bulan nya pemakaian tisu di indonesia mencapai tiga milyar gulung. Bila berat kertas tisu itu satu gulung mencapai seperempat kilogram, maka tiga milyar dihasilkan angka kira-kira 750.000.000 kilogram setara dengan 750.000 ton. Bila untuk menghasilkan 1 ton pulp diperlukan 5 meter kubik kayu bulat, dengan asumsi kayu bulat 120 meter kubik per hektar (diameter 10 up) maka sudah bisa ditebak penggunaan hutan untuk urusan kebersihan mencapai ratusan ribu hektar setiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu pula yang selalu membonceng anak-anaknya dengan sepeda angin untuk berkeliling kampung, mengantarkan kesekolah atau membeli kebutuhan pokok di pasar. Ibu pulalah yang menyemangati dan membangkitkan semangat  ketika anak-anaknyanya jatuh dari sepeda angin, pada saat awal-awal belajar sepeda. Kaki berdarah, bibir jontor atau tangan tergores, rasanya tidak menjadi masalah karena Ibu selalu menyemangati bahwa sepeda angin inilah yang nanti akan mengantarkan kita kesekolah. Ternyata sepeda angin ini juga bisa mewujudkan udara yang bebas polusi, tidak seperti mesin bermotor yang rakus bahan bakar fosil, membuat udara kotor karena muntahan gas karbon dioksida dari knalpotnya dan boros tempat yang membuat jalanan macet dan tidak nyaman lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu mungkin melakukan hal-hal sederhana, yang secara tidak langsung mengajarkan dan memberikan contoh kepada anak-anaknya. Tapi dari yang sederhana itu ternyata sangat berarti besar bagi bumi. Bumi yang hanya satu dan Ibu lah salah satu yang menyelamatkannya, karena Ibu sang penyelamat Bumi. Selamat hari Ibu  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-6286815079631777669?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/6286815079631777669/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=6286815079631777669' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/6286815079631777669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/6286815079631777669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/01/ibu-sang-penyelamat-bumi.html' title='Ibu Sang Penyelamat Bumi'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-6654476678444138091</id><published>2011-01-18T20:32:00.000-08:00</published><updated>2011-01-18T20:36:12.972-08:00</updated><title type='text'>Berebut Jalan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TTZqJG8G53I/AAAAAAAAAPM/jCHBEsmH-nI/s1600/audrey-hepburn-bicycle.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 257px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TTZqJG8G53I/AAAAAAAAAPM/jCHBEsmH-nI/s320/audrey-hepburn-bicycle.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563751094376916850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi lagi dan aku harus memulai lagi, berebut jalan dengan para eksekutif muda yang duduk manis dengan mobil idamannya, lama-lama aku melihatnya seperti kecoa yang berebut makanan dengan semut-semut yang jumlah populasinya sudah tidak terkendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak mau kalah dengan angkot hijau seperti kura-kura yang berisi wajah putus asa   pelan semakin pelan seperti kura-kura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berebut dengan motor yang sudah tampak seperti semut yang semakin menggila merajai jalanan, semut dengan kecepatan berlari seperti cheetah dengan teknik menerobos seperti kancil yang cerdik dan terkadang licik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terjepit diantara kecoa, kura-kura dan semut&lt;br /&gt;Aku tidak akan mengeluarkan pistol seperti Niko penembak busway&lt;br /&gt;Tapi Aku akan berdiri dan berteriak untuk memanggil “Nirmalaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…..”&lt;br /&gt;“boleh aku pinjam tongkat ajaibmu Nirmala dari negeri dongeng?”&lt;br /&gt;Aku akan dengan syahdu merapal mantra sembari membawa tongkat ajaib Nirmala, “Berubahlah kalian kecoa, semut dan kura-kura yang berisik dan berasap!!, berubahlah menjadi sepeda yang tenang dan tidak berasap, berubahlah menjadi angkutan kota yang nyaman dan manusiawi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beri saya jalan, sepeda dan buku&lt;br /&gt;Maka saya tidak akan menginginkan yang lain ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-6654476678444138091?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/6654476678444138091/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=6654476678444138091' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/6654476678444138091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/6654476678444138091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/01/berebut-jalan.html' title='Berebut Jalan'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TTZqJG8G53I/AAAAAAAAAPM/jCHBEsmH-nI/s72-c/audrey-hepburn-bicycle.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-6452592571561987422</id><published>2011-01-18T19:27:00.000-08:00</published><updated>2011-01-18T20:27:14.964-08:00</updated><title type='text'>Catatan Perjalaanan Backpacker Gadungan Jilid II</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TTZnJpcGmwI/AAAAAAAAAO8/gt7Tp8UDnEI/s1600/3.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TTZnJpcGmwI/AAAAAAAAAO8/gt7Tp8UDnEI/s320/3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563747805103037186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&gt;&gt;Wine dan Ka’bah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan menikmati setip sudut pulau ini, banyak fenomena yang bisa saya abadikan melalui photography memory saya, mulai dari sosiograafi penduduk trawangan yang  secara opini sederhana saya menyebutnya seperti fenomena wine dan ka’bah. Fenomena yang saya jarang menemuinya. Hampir seluruh penduduk Trawangan menggantungkaan dirinya pada sektor pariwisata, mulai dari elemen terkecil sampai konglomerasi pariwisata. Mulai dari penjual sate sampai penjual wine dan ganja (yang ganja konon katanya sih).&lt;br /&gt;Dibelakang, dimasjid Kampung Nurul hidayah terdengar suara anak-anak kecil menghafal Juzz Amma, kurang lebih 200 meter didepan terdengar musik reggae menemani para tamu pembawa devisa negara, menghabiskan berbotol-botol wine atau minuman keras merk lokal semacam bir bintang dengan pacar atau temaan non muhrimnya, yang saya herankan selama saya menyusuri jalan-jalan protokol, katakan ekstrimnya red light nya trawangan, saya tidak menemukan satu anak kecilpun berseliweran di jam primetime. Padahal secara jaraknya cuma kurang lebih 200 meter dari pusat peradaban muslim di Traawangan. Sebuah  fenomena paradoks yang unik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&gt;&gt;Bugis= Madura&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Suku Pribumi Trawangan bukanlah Sasak sebagai suku asli Lombok (NTB) tetapi Bugis. Sebuah suku yang kalau pelajaran geografi Indonesia mengatakan berasal dari sebuah pulau bernama Sulawesi. Suku Bugis terkenal karena keberaniannya dan keuletaannya sebagi saudagar, terlepas dari stereotype negatifnya. Maka tidak mengherankan kalau mendengar cerita dari penduduk lokal. Dulu kala Trawangan masih belum berpenghuni, suku Sasak tidak mau menempati, maka suku Bugislah yang membuka jalan, dan tidak mengherankan kalau sekarang mereka menjadi tuan-tuan tanah yang plangnya saja pakai bahasa inggiris “Land for sale” bukan “Tanah dijual tanpa perantara” seperti di Jawa, karena mereka tau orang Pribumi tidak akan sanggup membeli resort yang saya sendiri cuma bisa mengira-ngira harga permeternya. Tapi saya senang jika mendengar pemilik resort-resort mewah itu adalah suku Bugis milik Abah Haji X yang konco pleknya JK daripada saya mendengar bahwa pemiliknya adalah MR atau Mrs X dari Belanda, New Zealand, Swiss atau Negara lain. Bagaimanapun kita harus menjadi tuan di negeri sendiri. Meskipun bisa jadi Abah Haji ke Mekahnya mungkin karena Wine, Heineken atau topi miring… Wa’allahu’alam bissowab&lt;br /&gt;Sekarang trawangan setidaknyaa sebagai sebuah pulau Internasional, yang multikultur dengan penghuni tetapnya terdiri dari Suku Bugis, Sasak (Lombok), Bali dan Suku Jawa. Dengan penduduk tidak tetapnya yaitu tamu asing lintas benua. Mereka hidup rukun, sambil bersimbiosis mutualisme, karena inilah Trawangan terkenal keamanannya. Selain mereka menjual eksotisme alam, yang tak kalah penting mereka juga menjual keamanaan, sebuah produk mutlak bagi bisnis pariwisata. Tapi tidak tau lagi kalau saudara kembar suku Bugis yaitu suku Madura juga ikut menjadi penghuni tetap. Saya tidak menemui suku ini selama saya tinggal dua hari di Trawangan, Konon katanya memang tidak ada. Secara fisik suku Madura memang tidak ada, tetapi secara non fisik mereka ada, saya melihat ada beberapa kesamaan antara suku Madura dengan Bugis. Selain fisik, juga semangat merantau, semangat bekerja, cara berpakaian, kesederhanaan yang khas, meskipun berbagai pengaruh barat sudah masuk dan duit bertumpuk-tumpuk tapi mereka tetap sederhana dan apa adanya. Dan satu lagi kurang pandai merawat fasilitas umum maupun pribadi ^^ *sekedar opini pliss jangan tersinggung yang termasuk dua suku ini…..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt;Eating, Snorkeling, Diving dan Sun bathing…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jangan terlalu risau kalau masalah makanan, di Trawangan relatif terjamin kehalalannya dibandingkaan Bali. Mayoritas penduduk Trawangan muslim, jadi mereka masih mematuhi norma-norma agama dalam hal makanan. Menurut saya yang spesial dan menjadi favorit penduduk pribumi adalah sayur nangka, heran kalau siang kebanyakan sajian wajib warteg-warteg disana adalah sayur nangka. Dengan menu sayur nangka, telur bumbu bali, dadar jagung, krupuk dan es teh botol “merk apapun makananya minumnya teh..” untuk 2 porsi kita hanya mengeluarkan kocek 26 ribu. Sedikit mahal dibandingkan Surabaya, tapi tak mengapa daripada masak mie rebus pakai trangia *pikir backpacker gadungaan seperti kami ^^. Kalau malam hari banyak pilihaan mulai dari sate, mie ayam, nasi goreng, tempe penyet, ayam panggang semua ada dan tentunya disuka para tamu bule, anda bisa menemui makanaan-makanan nusantara sedap berselera ini di pasar malam central yang letaknya pas didepan dermaga. Harganya masih masuk akal, untuk nasi goreng masih diharga 10 ribu.&lt;br /&gt;Kalau malas bersepedaa keliling pulau pada sore hari, saat yang tepat untuk snorkeling, dengan modal 35ribu untuk low season anda bisa meminjam peralatan snorkeling. Kalau takut berenang saat pagi  disaat air laut surut anda bisa menikmaati biota laut seperti bintang laut (bentuknyaa menyerupai, tapi saya tidak tau nama tepatnya), keluarga siput laut, ikan-ikan kecil, kerang laut dsb. Penjaja persewaan snorkeling ini juga seperti bike rental ada dimana-mana sepanjang jalan protokol. Anda tinggal memilih spot snorkeling sesuai keinginan anda, mulai dari yang rame sampai yang sepi.&lt;br /&gt;Diving atau menyelam, olahraga mahal yang butuh keahlian khusus. Saya sempet tanya tarif diving di villa ombak dive sekitar 700rb/pax. Kenapa masih mahal, selain karena perlengkapannya yang sedikit rumit dibandingkan snorkeling, diving juga takes times, butuh latihan dasar teknik menyelam dikolam renang sebelum bener-bener menyelam dilaut lepas, ditambah lagi anda harus menyewa boat untuk sampai di spot terbaik taman laut, tentunya melalui pengawasan dari instruktur. Untuk diving ini saya belum mendapat tawaran GRATIS...hehehehe masih sebatas melihat dan mengamaati aktivitas ini.&lt;br /&gt;Matahaari yang sangat terik mencapi 34 derajat sangat ampuh untuk membuat kulit berubah warna, tak mengherankan kalau sepanjang pantai, mata anda akan disuguhi para pemilik kulit merah dan putih mandi matahari, untuk aktivitas satu ini saya yakin jarang orang Indonesia yang mau melakukannya.&lt;br /&gt;Telur Asin dan Terasi Abah Hasan atau Senaru yang membosankan?!&lt;br /&gt;Mendengar kata Senaru (kaki gunung Rinjani) yang terbayang diotakku adalah keindahan Ranu Pani, dua hal yang sebenarnya tidak patut untuk diperbandingkan. Siang itu hari kedua di Gili Trawangan, kami memutuskan untuk melepas semua atribut Backbacker gadungan kami. Dengan ditemani Pak Jalal sebagai driver, kami berpura-pura menjadi turis lokal yang punya duit. Menyewa APV dengan tariff 350 ribu untuk setengah hari dengan rute&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TTZnvYLRP7I/AAAAAAAAAPE/rRzi2a1Gb4U/s1600/DSC_0240.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TTZnvYLRP7I/AAAAAAAAAPE/rRzi2a1Gb4U/s320/DSC_0240.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563748453304057778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;TIPS kedua Backpcker gadungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sampai di padang Bai, ada 2 alterntif yang bisa anda pilih yaitu kapal feri menuju lembar, yang membutuhkan waktu 4-5 jam untuk sampaai di lembar Mataram. Tarifnya per pax lebih murah yaitu sekitar 30rb. Bagi yang memiliki waktu dan pingin mengeksplor penduduk lokal sangat cocok menggunakaan feri ini. Feri ini beropersi 24 jam, jadi jangan kuatir kalau ketinggalan feri. Alternaatif berikutnya adalah fast boat yang langsung ke trawangan, untuk yang tidak memiliki waktu banyak sangat cocok menggunkan fast boat ini. Ada banyaak fast boaat disana, rata-rata tarifnya 400-600rb per pax sekali jalan. Jarak tempuh yang dibutuhkaan hanya 1,5 jam dan langsung menuju trawngan. Harga yang mahal baagi backpacker, tapi sangat nyaman dan senssional ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang berniat menginap di Padang bai, ada banyaak penginapaan disanaa rata-rataa tarifnya 100rban, kalau mau masuk-masuk gang yang didepan dermaga lebih banyak pilihan. Untuk makanan juga mudah, ada serba penyetan didepaan hotel Madya, yang jualan orang Lamongan, atau nasi goreng bakso yang  jualan orang Surabaaya.&lt;br /&gt;Ketika meminjam sepeda di Trawangan jangan meminjam di hotel atau resort mewah, biasanya mereka tidak bisa ditawar. Padahal dari segi kualitas dan pilihan sepeda juga biasa saja. Mendingan masuk ke perkampungan, biasanya mereka bisa ditawar.&lt;br /&gt;Penginapan ditrawangan juga banyak pilihaan, kalau di sepanjang redlight atau jalan protokol memang mahaal dan berbentuk resort-resort dengaan fasilitas hotel berbintang. Kalau backpackeran mending masuk gang-gang kecil diperkampungaan. kalau punya kenalan bisa menumpang, atau lebih murah laagi bisa bikin camp didepan pantai, didepan gardu PLN kayaaknya sepi tuh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak yang bisa dilaakukaan pd malm haari, kalau and sukaa nongkrong dengan bule, ada banyak pilihan bule dan tempat nongkrong, mulai dari eropa sampaai amerika latin, mulai dari muda sampai opa. Atau kalau males bisa bersepeda saja di jalan protokol disitu anda akan menemukan kehidupaan malam trawangan, mulai dari bioskop mini yang penontonnya bisa tidu-tiduran. Restoran seafood, atau mau nongkrong di rental buku, yang koleksinya sebagian besar adalah bahasa Inggris.&lt;br /&gt;Saat sunrise adalah saat terbaik menikmati pemandangan dan sepinya trawangan. Selain bule-bule masih tidur trawangan juga maasih belum terlalu panas. Menyusuri pantai dengan berjalan kaki, atu sekedar leyeh-leyeh dikursi malasnya hotel berbintaang adalah pilihan menarik sambil mencari tamu bule yang sekiranyaa jomblo dan bisa diajak berdiskusi…hehehe seperti Benoai…&lt;br /&gt;Tetap selalu berpikiraan postif, tunjukkan sikap ramah anda…ingat anda adalah tamu jadi anda yang harus menghormati tuan rumah kalau memang mau dihormaati..&lt;br /&gt;Selamat berpetualang dan mensyukuri keindahan ciptanNya….^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gang kecil pojok kamarku 14 Nopember 2010….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-6452592571561987422?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/6452592571561987422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=6452592571561987422' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/6452592571561987422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/6452592571561987422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/01/catatan-perjalaanan-backpacker-gadungan_18.html' title='Catatan Perjalaanan Backpacker Gadungan Jilid II'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TTZnJpcGmwI/AAAAAAAAAO8/gt7Tp8UDnEI/s72-c/3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-3392945738446397510</id><published>2011-01-12T20:22:00.000-08:00</published><updated>2011-01-18T19:26:13.633-08:00</updated><title type='text'>Catatan Perjalaanan Backpacker Gadungan Jilid I</title><content type='html'>&gt;&gt;&gt;Antara calo dan backpacker Gadungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah sebuah perjalanan nekat yang bekal semangatnya lebih besar dibandingkan uang dan informasi.  Karena kami yakin kenekatan yang dibarengi dengan niat yang baik sudah cukup menjadi bekal yang akan mempermudah setiap langkah.&lt;br /&gt;Memulai dari Surabaya menuju destinasi pertama yaitu Gili Trawangan, sebuah pulau kecil di Lombok Utara yang kecantikannya harum semerbak sampai mancanegara. Sengaja kami memilih Gili Trawangan, bukan Gili meno ataau Gili Air adalah karena kami menganggap Trawangan adalah icon dari pariwisata Lombok, selain karena testimoni keindahan pulau ini yang sudah overload masuk kedalaam memori kami.&lt;br /&gt;Mengambil rute pesawat  Sub-dps,  yang tak sengaja ada promo super duper gila 140rb/pax pulang-pergi. Kalaupun langsung mengambil rute sub-ami-sub salama ini yang saya tau Lion paling murah obral tiketnya masih kisaran 290rban. Selain itu juga ada alasan untuk jalan-jalan di Bali.&lt;br /&gt;Sesampai di Bandara Ngurah Rai (pukul 17.30 wita), kami harus mencari angkutan menuju Ubung (terminal di Bali), dari Ubung  ada angkutaan menuju Padang Bai (Pelabuhan penghubung Bali-Lombok). Setelah cincai-cincai akhirnya dapat mobil carteran dari bandara Ngurah Rai-menuju Ubung mampir ke Kuta untuk ngedrop teman kami yang mau berbulan madu. Deal 100 ribu, harga yang kalau dihitung secara matematis dengan jarak Bandara-Ubung 20km plus kondisi malam hari yang macet dan bali yang minim angkutan umum maka harga itu lumayan murah. Dengan dikemudikn Bli Wayaan asli Sanur yang ramah dan takut kalo dibilaang crewet oleh customer  sampailah kami di Ubung pukul 19.30 wita.&lt;br /&gt;Clingak-clinguk khas backpacker gadungan seperti kami ternyataa mengundang para calo tiket Ubung-Mataram. Mulai dari eksposure, intervensi sampai pembuktian fakta bahwa pukul 19.30 wita memang sudah tidak ada bus menuju Padang Bai. Menurut calo yang asli Blitar dengan gaya khas calo yang mekso satu-satunya bus yang ke padaang bai adalah bus patas menuju Mataram yang dibandrol 150rb/pax atau kami naik taxi 200rb. Karena dari awal kami menasbihkan sebagai backpacker (walau gadungan) angka 150rb itu sangat mahal, karena dari mataram kami harus berburu angkutan dan merogoh kocek lagi untuk bisa sampai ke Gili Trawangan.&lt;br /&gt;Menikmati kursi ruang tunggu Ubung adalah langkah smart sebelum kami memutuskaan mau pakai taxi atau bus. Mengganjal perut dengan roti moka sembari  melihat-lihat suasana sekitar tampaknya ampuh untuk menyusun strategi. Biarkan calo terus ngoceh dan kami tetap menikmayi roti moka bekal dari bunda lucy. Setelah calo lengah dengan langkah seribu backpacker gadungan, saya menyelinap keluar terminal untuk keluar mencari taxi tanpa bantuan si calo (saya selalu suudzon kalo mendengar istilah calo). Senyum mengembang, seluruh aura positif dan inner beauty saya keluarkan akhirnya bertemulah dengan bli wayan (semua orang yang berpfrofesi sebagaai driver ramah di Bali  mempunyai panggilan Wayan*menyesatkan..). 150 rb untuk taxi Ubung-Padang Bai plus cerita seru dan sikap Ramah Bli Wayan yang berprofesi menjadi supir taxi sudah 13 tahun adalah harga yang murah, meski harus main kucing-kucingan sama calo. Ubung-Padang bai berjaraak 60 km dengan melewati 2 Kabupaten yaitu karang asem dan Klungkung, ditempuh dengan jarak 1.5 jam dalam kondisi jalanan normal. Karena perjaalanan malam maka yang kami raskan hanyalah sepinya daerah pinggiran Bali,  truk-truk besar yang sering lalu Lalang. Cara ampuh untuk mengusir kebosanan dan tetap menikmati perjalanan adalah membuka obrolan dengan driver taxi dan lebih asyik lagi kalo ia penduduk lokal maka akan banyak info baru yang bisa kita dapatkan entah tentang keluarga, tradisi budaya sampai masalah sosial ekonomi dan percaturaan politik dinegeri ini. Jadi satu lagi syaarat menjadi backpacker (gadungan), yaitu harus pintar dan berwawasan, untung saya kuliah di komuniksi bukan di BSI (hahaahhhahah…).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TS6Be9Izu0I/AAAAAAAAAOs/NKLI5nvTk-A/s1600/CIMG1789.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TS6Be9Izu0I/AAAAAAAAAOs/NKLI5nvTk-A/s320/CIMG1789.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5561524958656707394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;*Tersangka backpacker gadungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIPS  Pertamaa Backpacker Gadungan:&lt;br /&gt;a. Setelah memutuskan menjadi backpacker (gadungan) hal yang pertama dilakukan adalah mencari informasi sebanyak mungkin tentang destinasi terkiait transportasi umum (jarak tempuh, tarif dan jam keberngkatan) selain juga terkait penginapan, makanan daan sosiografi masyarakat lokal. Bagimanapun juga informasi dasar ini sangatlah membantu untuk menjadi refrensi saaat kita mengaambil keputusan nantinya. Informasi ini bisa didapat melalui surfing di internet,bertanya pada orang yang sudah berpengalaman dsb.&lt;br /&gt;b. Jangan ragu untuk mengumumkaan atau sekedar menginfokan kepada sanak saudara, rekan maupun kolega terkait rencana perjalanan anda, karena siapa tau dengan mereka mengetahui rencana perjalanan kita, mereka akan memberikan info, referensi ataupun nomor kontak orang-orang yang akan memudahkan diperjalanan nantinya.&lt;br /&gt;c. Jangan gegabah mengambil keputusan, kalkulasi dan analisa setiap pilihan yang ada selama masih ada waktu untuk berpikir. Jangan mau kalah sama calo, jangan terpikat dengan bujuk rayu mereka, selalu ingat bahwa kita yang berkuasa atas diri kita, kalaupun ditinggal oleh bus tidak menjadi soal, yakin saja masih banyak kebaikan diluar sana yang akan memudahkan perjalanan kita. Untuk rute Ubung-Padang Bai ada 3 pilihaan kalau siang hari, yaitu bus yang ke ubung, bus jarak jauh yang menuju mataram atau taxi. Kisararan harganya kalau bus ke ubung 30-40 rb, kalau bus Mataram 100-150rb dan taxi 150rb.&lt;br /&gt;d. Perbanyak stok kesabaran, perasaan happy dan senyum ketulusan kepada siapa saja. Usahakan perut selalu dalam kondisi kenyang, bagaimanaapun juga sedikit banyak perut sangat mempengaruhi kestabilan emosi (mungkin berlaku buat saya saja belum tentu buat anda) Kalau aura positif kita selalu prima, InsyAlloh kemudahan dan kebaikan tak ragu-ragu mendatangi kita. Karena pikiraan postif, aura postif dan senyum positif serta apapun yang diawali kata positif merupakan cara hipnotis jitu untuk mengundang kebaikan orang lain.&lt;br /&gt;e. Buka obrolan dengan penduduk lokal baik sopir taksi atau siapapun yang memungkinkan untuk diajak ngobrol. Selain menambah informaasi dan wawasan, dengaan obrolan itu mereka merasa dihargai dan tentunya belajar menjadi pendengar yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt;GILI CAT “Fast Forward to Island Time”&lt;br /&gt;Sampai di Padang Bai jam sudah menunjukkan pukul 21.00 wita, kalau di Surabaya kehidupan malam belum dimulai, Penjual nasi wader di Pucang aja masih siap-siap untuk buka, tapi di Padang Bai  sudah sangat sepi, kalau jangkrik-jangkrik Bali punya speaker pasti yang terdengar cuman suara mereka. Untunglah kemudahaan berikutnya datang. Beliau adalah Pak de Totok, kakak ipar teman kantor partner backpacker saya. Beliau bekerja sebaagai Nahkoda Fast Boat Gili Cat yang trayeknya Padang Bai-Trawangan. Karena sudah janjian maka beliau menjemput kami didepan penginapan yang beliau rekomendasikan di Padang Bai yaitu penginapan Madya. Penginapan sederhana bertarif 80rb/malam.  Sangat sepi, remang-remang dan saluran air kamar mandinya mampet. Tapi kami tidak boleh komplen dan tetap menikmati apa yang sudah kami dapatkan adalah rumus kami selama perjalanan, biar kemudahan akan selalu menyertai kami&lt;br /&gt;“Kok sambel pecelnya di ulek?” dialog pagi saya di depan penginapan bersama penjual pecel ketupat, yang dari tampilan pecelnya saja sudah tidak menarik. Tapi tak menjadi soal, intinya adalah kami butuh kesibukan untuk membunuh waktu dan menunggu jemputan pakde Totok yang  janji mengantarkan kami ke dermaga dan menyelundupkaan kami di fast boat Gili Caat yang terkenal exclusive dan expansive. Skali lagi tampang clinga-clinguk backpacker gadungan mengundang calo dermaga bertanya pada kami dengaan tampang under estimate. “Mau kemana? sudah punya tiket belum.” Tanyanya sambil nongkrong diatas motor. “mau ke Lombok, sedang nunggu jemputan ini, mu naik fast boat”. Jawabanku disambut dengan senyuman aneh, tak mengapa senyuman aneh dan sikap meremehkan itu bisa di counter telak dengaan jawaban Pakde Totok yang mengataakan pada mereka kalau kami akan naik Gili Cat. Saya juga belum tau seperti apa perwujutan Gili Cat ini sampai para calo dermaga ini jadi ngepir dan tak berani meremehkan kami lagi ketika mendengar kami akan naik gili cat.&lt;br /&gt;Kami tak melihat satu penumpang pribumipun di Gili cat, yang pribumi cuma saya, partner saya dan awak kru Gili cat. On time dan pelayaanan Prima dengaan standart pengamanan yang bisa dipertanggung jawabkan adalaah ciri khas angkutan fast boat Gili cat yng ternyata ownernya adalah waarga Aussie dan USA. Berkapasitas 34 orang dengan 3 kru yaitu satu nahkoda dan 2 asisten. servis istimewa untuk kami para backpacker gadungan ini ternyata tak kalah dengan para tamu asing yang membayar tarif 600rb sekali jalan untuk bisa menikmati fast boat yang menempuh perjalanan 1,5 jam untuk saampai di Gili Trawangan dari Padang Bai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TS6Com0PeQI/AAAAAAAAAO0/rvux7bkrBwY/s1600/DSC_0450.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TS6Com0PeQI/AAAAAAAAAO0/rvux7bkrBwY/s320/DSC_0450.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5561526223975184642" /&gt;&lt;/a&lt;br /&gt;* Gili Cat siap merapat di dermaga Trawangan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setelah mendengar briefing Pakde Yanto asisten Kapten Bli Gede tentang penanganan standart terkait keselamtaan penumpaang seandaainya terjadi kecelakan saat perjaalaanan. Akhirnya kami memulai perjalanan diatas selat Lombok, Hembusan angin laut, goncangan ombak yang sangat bersahabat dan langit biru menawan membuat sempurna perjaalanan 1,5 jam diatas fast boaat gili Trawangan, plus bonus atraksi keluarga lumba-lumba khas selat Lombok, membuat saya tak henti berucaap syukur. Pakde yanto yang asli Blitar tapi berisitri orang ngawi juga berbagi banyak cerita tentang suka duka bekerja di laut, Beliau juga bercerita bagaimana kebijakaan manajemen Gili Cat sangat memperhatikan kesejahteraan karyawan. Rasa-rasanynya saya sudah mengenal mereka lama sekali, padahal baru beberapa jam yang lalu, orang-orang terbaik dengan kebikan terbaik. Satu lagi ilmu dan pengalaman yang didapat selama perjalanan menggunakaan Fast boat Gili Cat yang mempunyaai tagline “fast forward to Island time”.&lt;br /&gt;&gt;&gt;&gt;Jus Mangga seharga 25 ribu&lt;br /&gt;Gili Cat meluncur dengan kecepatan 30-35 knot/jam menuju Teluk Kodek, sebuah teluk yang pantainya banyak dimanfaatkan untuk budidaya mutiara. Di teluk kodek inilah para penumpang yang mau ke Lombok diturunkan. Tak kurang dari 15 menit Gili Cat mampir disini lalu kemudiaan melanjutkaan perjalanan selama 15 menit untuk sampe di Trawangan. Pasir putih, Laut biru nan bening, teriak bocah-bocah suku sasak-bugis menyambut kedatangan kami di Trawangan. Panas trawaaangn mencapai angka 33,9 derajat, lebih adem sedikit dibandingkn kuta Bali yang mencapai 35 derajat. Maka sunblock, topi pantai dn kaca mata hitam lumayan jitu untuk bersembunyi dari Sang mentari.&lt;br /&gt;Kedatangan baackpcker gadungan di Gili Trawangan ternyata juga disambut oleh sahabat kami yang baru kali ini kami melihatnya, namanya Ayu, gadis Bali yng menghabiskan waktunyaa untuk bekerja sebagai kasir di Villa Ombak Dive. “hayo silakan cidomo sudaah menunggu” sambutannya kepada kami. “Wah bener-bener seperti tamu istimewa, sampai cidomo saja sudah dibookingkan” . Transit sebentar sambil nitip barang di Art shop Villa Ombak sebelum kami melanjutkan penjelajahan kami di pulau cantik ini. Panasnya Trawangan membuat kami tergiur untuk memesan jus termahal yang pernah kami minum yaitu jus di warung bule villa ombak, satu gelas kecil dibandrol 25ribu. Dasar backpacker gadungaan, nyeselnya minta ampun, rasanya tidak tega melihat satu lembar berwarna biru keluar dari dompet hanya untuk  satu gelas jus mangga dan orange.&lt;br /&gt;&gt;&gt;Trawangn dan Isu Global Warming&lt;br /&gt;Selama kami di trawangaan penginapan sudah disiapkan, sebuah penginapaan yang pas bagi backpacker gadungan seperti kami, yaaitu sebuah kamar kos petak yang tarif perbulannyaa 400rb. Sangat sederhana tapi bagi kami sudah cukup nyamaan (yang penting Gratis), karena tempatnya juga cukup dekat dengan masjid Nurul Hidayah. Siang hari pertama di trawangn kami habiskn untuk berenang dipantai, bermain pasir, berburu laandscp dan bersepeda. Tidak usah ke Belanda untuk bisa melihat sepeda baagian dari budaya keseharian anak manusia, tapi cukup di Gili Trawangan. Jangan berharap bertemu dengan kendaraaan bermesin disana. Yang ada hanya sepeda angin berbagai tipe dan aliran kecuaali fixed gear dan tentunya cikar dokaar motor (baca cidomo). Jauh sebelum isu Globaal warming meramaikan agenda setting media-media di dunia, Trawangan sudah menerapkaan penyelamatan bumi dengan sepeda. Saya tidak tahu jelas baagaaimana ceritanya bisa seperti itu.&lt;br /&gt;Hanya dengan merogoh kocek 30-50 rb per hari anda bisa menyewa sepeda di bike rental yang banyak menjamur di trawangan. Tapi jangan berharap akan mendapatkan sepeda yang rantainya berlumuran oil atau pelumas rantai, karenaa kebanyakan sepeda disana tidak terurus dengn baik. Sampai saya bergumam untuk membuka bengkel sepeda dan toko sepeda disana, sebuah peluang bisnis yang tampaknya menjanjikaan ^^.&lt;br /&gt;Butuh waktu kurang lebih 2 jam untuk bisa menjelajahi pulau, dengaan jalanan yang kebanyakaan dipenuhi pasir dan teriknya mentari khas pantai. Sepanjang perjalanan kaan banyak sekali spot menarik, mulai dari pohon yang tumbang, tanah lapang kaplingan cukong, sapi, kambing yang dilepaskan bebas oleh pemiliknya, atau resort-resort mewah yang bertuliskan Private don’t entry. Salah satunya adalah resort mewah seluas 10 hektar milik warga New Zeland. Menurut Info penjaaganya resort ini tidak disewakan dan hanya memiliki 6 gubug yang juga difungsikan sebagai kamar. Resort ini hanya dipakai oleh kelurga pemiliknya, temaan dan koleganya yang tersebar di Thailand, Macau maupun Bali. Ahhh nambah lagi satu impianku yaitu memiliki resort pribadi semewah itu, maka saya akan mengundang anda  yang telaah membaca catper ini ^^….&lt;br /&gt;BERSAMBUNG====&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-3392945738446397510?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/3392945738446397510/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=3392945738446397510' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/3392945738446397510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/3392945738446397510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2011/01/catatan-perjalaanan-backpacker-gadungan.html' title='Catatan Perjalaanan Backpacker Gadungan Jilid I'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TS6Be9Izu0I/AAAAAAAAAOs/NKLI5nvTk-A/s72-c/CIMG1789.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-3070097604966301887</id><published>2010-08-12T02:17:00.000-07:00</published><updated>2010-08-12T19:59:19.544-07:00</updated><title type='text'>Dialog  antara Rihana, Pamela dan Paris</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS06K4cdbI/AAAAAAAAAOA/KjQWFr3XDHU/s1600/PAMELA+FIX.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 162px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS06K4cdbI/AAAAAAAAAOA/KjQWFr3XDHU/s320/PAMELA+FIX.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5504723556000101810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rihanna : Introvet,sedikit bau dan jorok, tidak terlalu menonjol dalam pergaulan, tidak suka berdandan, minder dan selalu iri akan kecantikan Pamela dan Paris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pamela  : cantik, pintar bergaul, ramah pada semua orang, disukai banyak orang, sedikit sombong suka bersolek, dan tentunya sangat bangga akan kecantikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paris   : Tidak secantik Pamela tapi tidak sejorok Rihanna, dekat dengan Pamela, pintar dan suka memanfaatkan Pamela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat dimana waktu menunjukkan pukul 12 siang saat dialog ini terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pamela : “kalian taukan ladies, aku dulu adalah idola mereka semua, mulai dari manager hingga office girl sering menggunakanku. Mereka slalu bilang kalau aku wangi, slalu melayani dengan prima, tapi lihat sekarang apa yang terjadi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rihanna : “rasain kamu Pamela (gumam Rihanna dalam hati).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paris   : “sabar aja sayang, memang hidup kadang diatas dan dibawah, kalau sekarang gak ada yang pake kamu itu berarti rejeki temen-temen kamu." gitu aja kok repot, batin Paris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pamela  :”Iya sih, tapi ini bener-bener hal yang berat dalam hidupku, dulu aku  mulai pagi sampe malam  bisa sampe 20 kali dipake, tapi sekarang sekali aja sudah syukur. Citraku bertambah jelek gara-gara mereka yang dulunya sering pake aku bilang ke yang lain kalau  aku sudah tidak cantik lagi, bau, dan pasti sengsara kalau mereka pake aku (sesenggukan sambil nangis).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rihanna :”meskipun yang dulunya sering pake kamu sudah pada lari pake aku, tetapi tetap saja mereka selalu mengenang begitu cantik dan luar biasanya performamu dalam melayani  mereka.” (Ucap  Rihanna sambil mengusap peluh baunya yang menetes).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pamela : “ohyakah Rihanna? Mereka masih sering membicaraknkukah?”. Mata Pamela berbinar-binar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paris    : dasar sombong, sudah bobrok masih aja tetep sombong, grutu paris sangat emosional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** Rekaman dialog antara 3 toilet dilantai 15 gedung plaza BRI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-3070097604966301887?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/3070097604966301887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=3070097604966301887' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/3070097604966301887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/3070097604966301887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2010/08/dialog-antara-rihana-pamela-dan-paris.html' title='Dialog  antara Rihana, Pamela dan Paris'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS06K4cdbI/AAAAAAAAAOA/KjQWFr3XDHU/s72-c/PAMELA+FIX.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-5465553185250291978</id><published>2010-08-08T20:12:00.000-07:00</published><updated>2010-08-08T20:29:06.709-07:00</updated><title type='text'>Ladies wears Jacket</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TF91L1px6EI/AAAAAAAAANY/8D_DwfuyRIU/s1600/ranu+pani+slalu+dihati.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 245px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TF91L1px6EI/AAAAAAAAANY/8D_DwfuyRIU/s320/ranu+pani+slalu+dihati.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503246115911362626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Green Jacket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She has an idea, why choose Ranu Pani as a vacation destination. Fresh air at Mount Semeru combined with stunning scenery and a long and winding journey is a paradox with air pollution and traffic jams in Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Paris Hilton’s Jacket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She is from Jakarta carrying typical behavior of Jakarta, the point is not to put something in the right place. Look at her! Hijab paris and girly brand shoes kickers for an outdoor adventure&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Collage Jacket&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;She makes us a perfect story. Because of her, I so know if there is major furniture living room is a book. She also shows how a beautiful relationship between her and her brother  in law.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yes...we are Aida, Amilila and Indah :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-5465553185250291978?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/5465553185250291978/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=5465553185250291978' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/5465553185250291978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/5465553185250291978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2010/08/ladies-wears-jacket.html' title='Ladies wears Jacket'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TF91L1px6EI/AAAAAAAAANY/8D_DwfuyRIU/s72-c/ranu+pani+slalu+dihati.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-7534158482580940841</id><published>2010-07-18T18:06:00.000-07:00</published><updated>2010-07-28T00:46:14.038-07:00</updated><title type='text'>Negeri 'Van' Bike</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ah… terlalu kejam dan ngawur kalau saya membandingkan bagaimana potret sepeda di Indonesia dengan Ibukotanya Jakarta dan Belanda dengan Ibukotanya Amsterdam. Memang sama-sama Ibukota negara antara Jakarta dan Amsterdam. Meskipun mereka memiliki perbedaan yang tidak cukup dihitung dengan jari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okelah saya tidak akan membandingkan dua kota ini tetapi sangat boleh dung, kalau saya sebagai pecinta sepeda dan Belanda (bukannya saya tidak nasionalis, karena memang terlalu banyak keelokan negara ini yang masuk dalam memori otak saya) memotret sedikit bagaimana sepeda di Amsterdam -meskipun saya belum pernah kesana- telah menjadi kebutuhan pokok para meneer layaknya beras di Indonesia. Seperti perut saya, meskipun sudah makan kentang goreng, spagetti, pizza atau burger (cieeeh…sok londo), tetap cacing-cacing dalam perut saya akan menggelar aksi rusuh disepanjang usus 12 jari, untuk meminta jatah nasi pecel, nasi rawon atau nasi goreng.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitu juga dengan orang Belanda bilang, meskipun sudah ada transportasi publik yang sangat layak seperti tram-untuk alat ransportasi satu ini saya selalu mengidentikan hasil persilangan antara bus dengan kereta api- metro, tentunya beda dengan metromini buntut yang dikemudikan para sopir yang menganggap jalanan sebagai sirkuit yang tidak berambu, kereta -yang rongsokannya diimpor Indonesia untuk didaur ulang menjadi kereta ekonomi favorit saya kalau mudik ke desa- dan terkhir tak ketinggalan bus, skali lagi bukan bus busuk dengan tinta cumi-cumi (baca:asap hitam knalpot) yang tidak hanya membuat paru-paru kita menghitam tetapi juga muka dan warna upil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan fasilitas transportasi umum yang sangat layak tersebut ternyata tidak membuat para &lt;em&gt;meneer&lt;/em&gt; berpaling hati, tetap sepeda sebagai alat transportasi utama. Tidak mengherankan kalau aktifitas bersepeda disana sudah menjadi budaya, dengan 40% penduduk Belanda menggunakan sepeda sebagai moda transportasi utama. Ya..gampangannya seperti sepeda motor di Indonesialah. Kalau ponakan saya disuruh ke warung yang jaraknya tak kurang dari 500 meter akan menggunakan motor, berbeda dengan ponakan-ponakan saya yang ada di Belanda. Meskipun kencan dengan segala atribut yang super duper ribet seperti &lt;em&gt;high heels, long dress&lt;/em&gt; tak lupa tetap sepeda sebagai tunggangan kebanggaan. Tidak mengherankan, kalau disana tidak ada kualifikasi memilih pacar berdasarkan tunggangan hehehehe…(beruntunglah para &lt;em&gt;meneer&lt;/em&gt; belanda itu). Belum lagi para profesional disana yang tak malu dan ragu menggowes sepeda ketempat mereka bekerja, kalo temen-temen saya bilang ber &lt;em&gt;bike 2 work&lt;/em&gt; begitu. Meskipun sudah kece dengan stelan jas, sepatu pantofel dengan dandanan menor tak menghalangi untuk mengayuh pedal, tak peduli warna kulit, kriting atau lurus, jelek atau cakep, pendek atau tinggi, bayi, anak-anak, remaja, bapak-Ibu, Kakek-nenek semuanya bersepeda untuk aktivitas sehari-hari. Jadi kalau ada fun bike yang digelar tiap hari, gratis tanpa ada hadiah dan penyanyi dangdut yang kurang santun maka di Amsterdamlah tempatnya. &lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5495495620760198946" style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 283px; height: 191px; text-align: center;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TEPsJpQgXyI/AAAAAAAAAMQ/sozXJnooUoI/s320/amsterdam.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Tapi jangan heran disana tidak dikenal yang namanya helm, jangan heran juga kalau disana juga tidak dikenal rumus kepala tidak sama dengan tomat, kalau kepalamu sudah pernah nyium mesra aspal maka tidak dapat diganti dengan membelinya dipasar. Fenomena ini berbeda dengan negara-negara di benua Amerika terutama San Frasisco, yang mewajibkan rakyatnya bersepeda dengan menggunakan helm. Saya belum menemukan alasan khusus kenapa para meneer ini tidak mengenal yang namanya helm sepeda. *kasian produsen helm sepeda disana ya??hehehe…. Mungkin karena para meneer ini takut dandan rambut, atau minyak rambutnya akan berfragmentasi dengan keringat didalam helm (ga nyambung..)&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Lalu seberapa berharganya sepeda disana diukur dengan nominal angka, kalau ngomongin harga jangan lantas anda mikirnya sepeda yang mahal itu seperti sepeda gunung dengan&lt;em&gt; full suspense&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;group set&lt;/em&gt; nomor wahid, &lt;em&gt;saddle&lt;/em&gt; anti pegel, &lt;em&gt;frame carbon&lt;/em&gt; super ringan atau apapun yang terkadang saya suka heran dengan harga sepeda yang bisa melebihi harga mobil keluaran terbaru (lebay kan??). Namanya sepeda sebagai budaya berbeda dengan sepeda sebagai life style. Sepeda sebagai budaya, sejelek apapun sepeda itu, sekuno dan sekaraten apapun sepeda itu tetap berharga. Jadi jangan heran kalau di Amsterdam sepeda jelek karatan,dipinggir jalan, digembok dengan empat gembok gede, yang kalau maling liat saja pasti sudah enek liatnya. Tak mengherankan kalau sepeda yang kita orang Indonesia menganggapnya jelek ditambahi banget sebegitu berharganya disana, bahkan angka pencurian sepeda disana sangat tinggi, seperti angka pencurian sepeda motor di Indonesia. &lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496148710531136322" style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 300px; height: 183px; text-align: center;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TEY-IePt-0I/AAAAAAAAAMg/JjclSBVufzk/s320/gembok.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Melihat begitu eloknya potret sepeda di Belanda tidak berlebihan jika Belanda dalam hal ini Amsterdam menduduki angka satu sebagai 11 most bike friendly cities atau kata lainnya surganya para pesepeda. Saya yakin pasti anda protes dengan perbandingan potret sepeda di Amsterdam dengan potret sepeda di Indonesia, kurang lebih kalimat protes di otak anda seperti ini, "ya panteslah sepeda sudah sangat membudaya di Amsterdam, lawong udaranya saja adem, sejuk, tidak panas menyengat dan polusi seperti Jakarta atau kota-kota besar di Indonesia”. Ahaaaaa…mari kita liat Bangladesh yang secara tipikal baik iklim maupun sosial ekonominya tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Disana sepeda juga menjadi budaya, lalu apa dong yang salah, yang salah karena kita tidak mau mencoba dan menjiplak hal-hal baik, seperti budaya bersepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis sangat yakin dengan apa yang ditulisnya ini, tetapi untuk lebih menambah kadar keyakinannya penulis harus ke Amsterdam untuk membuktikan semua kebenaran yang ada dalam tulisan ini.&lt;br /&gt;Maka penulis menghadap Tuhan untuk mewujudkannya dan mohon doanya ya pembaca!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;embrace Netherlands is embrace my passion :)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Inspirasi:&lt;br /&gt;http://www.virgin-vacations.com/11-most-bike-friendly-cities.aspx&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ski-epic.com/amsterdam_bicycles/"&gt;http://www.ski-epic.com/amsterdam_bicycles/&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.ski-epic.com/"&gt;http://www.ski-epic.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-7534158482580940841?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/7534158482580940841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=7534158482580940841' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/7534158482580940841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/7534158482580940841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2010/07/negeri-van-bike.html' title='Negeri &apos;Van&apos; Bike'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TEPsJpQgXyI/AAAAAAAAAMQ/sozXJnooUoI/s72-c/amsterdam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-3715861348509589053</id><published>2008-12-17T01:38:00.000-08:00</published><updated>2008-12-18T23:18:24.797-08:00</updated><title type='text'>warna-warni 2008</title><content type='html'>Setiap tahun pasti membawa warna-warni sendiri dalam kehidupan kita. Mungkin tahun kemarin kehidupan kita penuh dengan warna cerah ceria karena banyak target yang ditentukan terealisasi seperti apa yang kita harapkan.Atau mungkin tahun ini warna abu-abu suram lagi menggelayuti kehidupan kita, akibat banyaknya target yang tidak terealisasi, musibah yang silih berganti, tapi lagi-lagi inilah hidup. Akhir tahun sudah menghampiri, hitungan waktu ciptaanmanusia akan memulai dari hitungan awal, banyak hal yang telah terencana dan banyak hal yang telah terjadi selama kurun hitungan waktu itu. Begitu juga dengan hidupku..&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Setahun yang lalu aku menyusun resolusiku untuk menyusuri deretan waktu 2008 mulai dari plan yang mengkayakan ruhani, intelektualitas, materi sampai fisik. ada yang sesuai rencana ada yang menguap entah kemana dan ada yang tidak disangka-sangka. Tergelitik dan malu ketika membaca satu persatu resolusi itu..malu karena banyak hal yang gagal terwujud karena kurangnya ikhtiar dan doa.but apapun yang telah terjadi di tahun 2008, itulah skenario yang terindahNYa yang harus selalu disyukuri.Tidak ada luka, kesedihan, penyesalan, untuk akhir dari 2008 ini yang ada hanya cinta yang melahirkan harapan, usaha dan doa..&lt;br /&gt;so inget2 lagi apa aja yang telah terjadi selama 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gud news get new job for my beloved sista Amylila on February&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUnrINHv79I/AAAAAAAAALA/G5vflQg2wv8/s1600-h/birds+couple+resize+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 315px; height: 218px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUnrINHv79I/AAAAAAAAALA/G5vflQg2wv8/s320/birds+couple+resize+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281010564262260690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Satu selera untuk berdua, kata itu yang sementara cocok untuk menggambarkan seberapa nyambungnya amy dan aida. Satu selera untuk masalah  prinsip  bahwa  kita yakin terlahir untuk menjadi seorang Ibu yang luar biasa bagi keluarga dan dunia diluar sana, satu selera untuk menjadi seorang traveler untuk memaknai salah satu kalimat terindahNya dalam alquran "Travel the world", melihat pojok-pojok dunia untuk menemukan hikmahnya. Sampe-sampe aku mencoba mengimitasi petualangan serunya untuk mendapatkan karirnya sekarang walaupun cerita akhirnya beda (he..emang cerita awal dan tengah2nya sama?!:D gak lah) muga taun depan mimpi kita untuk reuni di Rinjani jadi kenyataan ya buk, tentunya ber4kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jogja..Jogja...lovely time cycling with b2w surabaya&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;chapter on April&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUnhU5qbOLI/AAAAAAAAAKw/FJvX9F5jT6U/s1600-h/size+kecil.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 189px; height: 285px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUnhU5qbOLI/AAAAAAAAAKw/FJvX9F5jT6U/s320/size+kecil.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280999787261016242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;selalu menyenangkan, ketika berpergian dengan orang-orang yang secara emosional dekat dengan kita. Seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;touring&lt;/span&gt; pertama b2w Surabaya&lt;span style="font-style: italic;"&gt; chapter&lt;/span&gt; ini. setelah menuai banyak opini miring akhirnya mimpi kami untuk mengayuh sepeda kami antara jalanan Solo-Jogja menjadi kenyataan. Banyak kenangan dan kesan yang bisa menambah koleksi dalam memoriku, mulai dari melihat dengan dekat bagaimana tipikal orang-orang Jawa Tengah/Jogja yang sangat berkebalikan dengan tipikal orang Suroboyo yang cenderung asal, spontan, dan apa adanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tanpo tedeng aling-aling &lt;/span&gt;sehingga hal yang lumrah kalo forum orang Suroboyoan guyonannya gak bisa membuat orang Jogja ketawa malah bingung mungkin, begitu juga sebaliknya. Belum lagi budaya kalem alias lambreta khas orang-orang Jogja yang bikin perut kosong orang Surabaya mengirim sinyal ke otak untuk mengeluarkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;unen-unen khas&lt;/span&gt; Suroboyo sambil pasang muka cemberut mode ON " Buk pecel lelene suwe banget seh...selak semaput ki". Dan yang membuatku terheran-heran ketika mengayuh sepedaku dipusat kota Jogjakarta adalah sedikit sekali kutemui sepeda berlalu lalang sebagai moda transportasi, secara Jogjakan dikenal sebagai kota sepeda. Pertanyaan itu terjawab oleh seorang teman yang menyelesaikan S2nya di Jogja "Jogja sudah menjadi komoditas modernisasi". Makanya girang sekali ketika mendengan Sri Sultan dan pemerintah daerah mengadakan gerakan sego segawe (sepeda kanggo sekolah lan nyambut gawe), berarti ada harapan kedepannya sepeda akan menjamur lagi di jalanan protokol Jogjakarta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Juli for new experience...PON Kaltim XVII&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUnvKG5lwoI/AAAAAAAAALI/s7YTiHy2PYo/s1600-h/me+dan+dayak.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 193px; height: 289px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUnvKG5lwoI/AAAAAAAAALI/s7YTiHy2PYo/s320/me+dan+dayak.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281014994998510210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Here we go...i was in East borneo, my dream land, believe it or not i was really want to go Borneo island, see the long river "Mahakam", see the green forest, see how coals mining working, and the most important think is i met my sweetest friend "Puput Dewanthy" she is always proud of East Borneo especially Balikpapan (its her way to keep her existence, is it right gal?*) , finally my dreams have came true.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bike 2 work day 2008 the greates event on end of August&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUn0ENF1zAI/AAAAAAAAALQ/nnJdFacHV7U/s1600-h/b2w+on+event.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 298px; height: 198px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUn0ENF1zAI/AAAAAAAAALQ/nnJdFacHV7U/s320/b2w+on+event.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281020391139429378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekali lagi belajar banyak hal dari event bike 2 work day 2008, kali ke-2 event ini diselenggarakan di Surabaya. Belajar bahwa ketika visi yang mulia dibarengi dengan komitmen yang teguh, maka Alloh akan melapangkan jalan untuk mencapai visi itu. Walaupun perjalanan untuk menggapai visi itu masih panjang, tapi setidaknya dengan kesuksesan  yang di capai b2w day 2008 kemarin, sedikit banyak memberikan suntikan semangat kepada para pejuang-pejuang lingkungan di b2w Surabaya chapter.&lt;br /&gt;Dibuka langsung oleh Walikota Surabaya dengan dihadiri lebih dari 500 b2wers se-Surabaya dengan rangkaian acara selama tiga hari mulai dari gowes bareng walikota, nobar film &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kereta angin sahabat bumi&lt;/span&gt;. Serta ditutup oleh wawali Surabaya dengan lomba sepeda hias, pawai sepeda dan pengobatan gratis setidaknya membuktikan bahwa B2W Surabaya telah menemukan eksistensinya di Surabaya. Moga kedepannya lebih semarak, menyebar secara menggurita virus untuk menyehatkan masyarakat dan menyelamatkan bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Behind d Scene:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&gt;Tidur di sekret&lt;br /&gt;&gt;Berjalan ditengah-tengah fans group band Rock Koil dengan atribut keIslaman kami&lt;br /&gt;&gt;Hunting Birthday Cake tengah malam (untuk PIC tercinta b2w surabaya chapter)&lt;br /&gt;&gt;Mengendarai motor sendiri jam 3 malam dinihari&lt;br /&gt;&gt;Panik di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mixed&lt;/span&gt; dengan kesal, tapi kepala kudu tetap dingin ketika melihat bahwa Panggung        Koil yg segede itu gak jadi dipinjamkan ke event b2w secara gratis, order panggung terlanjur di cancel dan jam sudah menunjukkan pukul 2 dini hari...hikmah ke16 yg perlu dicatat saat itu adalah "jangan buru-buru kegirangan dan merasa jadi pahlawan kalo dijanjikan mau dipinjami panggung oleh seseorang yang tiba-tiba baik di jaman yang segalanya serba bayar seperti sekarang"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Professional Model Wanna be&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUspkEqXhjI/AAAAAAAAALg/ZeXXPTT3CxY/s1600-h/resize+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 290px; height: 193px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUspkEqXhjI/AAAAAAAAALg/ZeXXPTT3CxY/s320/resize+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281360687725512242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUsqCzz2IwI/AAAAAAAAALo/jwVRLnZ5xF8/s1600-h/resize+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 292px; height: 194px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUsqCzz2IwI/AAAAAAAAALo/jwVRLnZ5xF8/s320/resize+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281361215777809154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;                                                &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUszBWcexvI/AAAAAAAAALw/iNXovcGrS4U/s1600-h/resize+3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 291px; height: 193px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUszBWcexvI/AAAAAAAAALw/iNXovcGrS4U/s320/resize+3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281371086319961842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;                                                 captured  by gala.see www.gala-photography.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Kita juga bisa buat seperti apa yang b2w Indonesia buat Diesquire Magazine ini" gumam Gala disuatu kesempatan saat dia melihat Poto keren Om Toto, Sacha dan bos-bos b2w Indonesia dengan wardrobe ekskutif mereka yg gagah banget. Hahahaha...seperti mimpi ketika Gala menawari b2w Surabaya untuk bikin poto-poto keren dengan pakem ala profesional photographer cieh...dengan modal anggukan, semangat, diskusi untuk matangin konsep jadilah beberapa foto keren seperti diatas. Oiya satu lagi modalnya kudu mau ngeluarin duit bagi yang gak punya warddrobe yang cucok seperti om jay. Dengan perut tambunnya om Jay tidak mudah untuk mencari model pakaian yang cocok dengan tema dan pas ketika dikenakannya. Jadilah aku ma nte Indri thawaf di TP sambil menunggu bedug untuk nyari kemeja, celana dan suspender yang cocok buat makhluk kumisan yang menyenangkan itu. Dan total yang harus dikeluarkan dari koceknya ternyata tidak sedikit, kurang lebih Rp. 750 ribu untuk mendapatkan 3 item. Hmmm...&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;hikmah 1 untuk menjadi model adalah : mahal juga ya jadi model?!&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Waktu menunjukkan pukul 03.30 pagi hari ketika para model mulai di make-up oleh make artist dari gala photography. Wakkksssssssss "nte ai cantik juga ya kalo di make-up gumam pemilik pasang mata yang ada pada saat itu". Dalam hati aku berkata "emang aku jelek ya slama ini, dasar!!kalian gak pakai mata batin sih liatnya"  &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;hikmah ke.2 ternyata ribet banget ya jadi model, ga cuman di make up tapi juga siap-siap dikomentari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah melobi satpol PP penjaga gedung Grahadi kita langsung ambil posisi, dengan beberapa kali &lt;span style="font-style: italic;"&gt;take&lt;/span&gt; dengan berbagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pose&lt;/span&gt; apalagi saat itu pas puasa Ramadhan akhirnya muncul juga&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; hikmah ke3. "hah...capek juga ya jadi model, disuruh-suruh pose, kurang senyum, ditahan senyumnya, di ulangi lagi, tunggu sebentar...walah...capek apalagi tenggorokan kering dan perut krucuk-krucuk"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;tapi setelah melihat hasilnya, Hemmph... tenggorokan kami seperti terguyur es oyen yang menyegarkan, excellent...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;jadi bermimpi bisa pake make-up artistnya Gala plusGala photography pas perhelatan mulia nanti...amin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Indahnya Idul Fitri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:100%;" &gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Allah SWT masih memberikan kesempatan untuk bermuhajahah dengan Syahdunya Ramadan walaupu terseok-seok dan tertatih-tatih untuk menunjukkan eksistensiku dihadapaNya...yah itulah Ramadhan sangat berbeda dengan Idul Fitri. Alhamdulillah moment-momen bahagia bersama keluarga masih terukir indah dengan silaturahim keluar kota, makan bareng, melihat senyum keponakan, Ibu, Kakak dan saudara-saudara yang lain..Muga Idul Fitri tahun depan bisa lebih dilapangkan rejeki dan kesehatnnya sehingga senyum itu akan lebih luas lagi spektrumnya sehingga aku bisa melihat senyum indah itu lebih banyak lagi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;Final test for recruitment of ministry of communication and information technology&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Menjemput mimpi, belajar niat yang benar dan lurus, beriktiar hingga titik penghabisan dan berdoa tak henti-henti, sungguh suatu proses yang sangat menyenangkan. Merasa dekat denganNya cukup Dialah sang penolong itu. Bersilaturahim dengan para ahabat yang sudah lama tidak bersua, merasakan kereta eksekutif, merasakan macetnya Jakarta, merasakan ritme-ritme kehidupan Jakarta yang tidak pernah tidur sebuah kesempatan yang sebenarnya akan menjadi keseharianku nantinya ketika Alloh meridhoiku untuk menjadi abdi negara. Tapi skenarioNya lebih indah dari sekedar itu, so harus lebih keras ikhtiar dan doanya untuk menjalani proses-proses itu untuk menjemput skenario terindahNya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Thanks to:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My lovely Family&lt;/span&gt; (Hanya Alloh yang tau seberapa besar hatiku untuk kalian)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dian, Bramasto dan Bude Tutik's Fam &lt;/span&gt;(nginep di rumah budemu koyok nginep nang Batu Malang yan, adem, mangan enak lan resik seng penting gretongan)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Amylila my sista &lt;/span&gt;(pasti dirimu merindukan saat-saat dimana kita bisa menarik sofa sambil melihat bintang dengan menu makan malam coconut oil itu...heheheheh)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Priska aka Putri respati&lt;/span&gt; (Kasurmu buk nyaman banget, aku suka juga kamar mandi kosmu, meskipun depan belakang kanan kiri tembok semua =D)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Novi snopy&lt;/span&gt; (sorry ga tau aku kalo nt milad, tp lumayan traktiran busway dan angkotnya)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Om Haris Respati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; (hemmph terlalu banyak kata yg sebenarnya bisa ditulis untuk menerjemahkan pertemuan pertama kita didunia nyata setelah dua tahun cuman bertemu di dunia layar. Fiuh...harusnya aku ga malak dirimu ya, sweer sedikit nyesel sih)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Febri elek&lt;/span&gt; (tengs buk sarapan pagi dan Feminanya, secara fisik dirimu berubah tapi banyak hal yang gak berubah dalam dirimu)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Om Jay and wife Lovely hero (&lt;/span&gt;utang tiket om...ojok ditagih yo lek aku durung nyaur seng liyani..untung ada dirimu hehehehe...)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ukhti Ana&lt;/span&gt; (ternyata Abdurrahman bin Auf itu anti ukhti)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dan semua orang yang menyisakan doanya untukku disaat-saat proses ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Social Activity Tour 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;hemmph...nunggu foto aja dulu kali...foto lebih tajam dan terpercaya daripada kata-kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Susan's Wedding on December 14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUtJKKoyraI/AAAAAAAAAL4/fBM_j2hC3to/s1600-h/susan%27s+wedding+resize.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 291px; height: 206px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUtJKKoyraI/AAAAAAAAAL4/fBM_j2hC3to/s320/susan%27s+wedding+resize.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281395427025005986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu hanya sebagian kecil warna dari sekian juta warna yang sebenarnya terlukis selama 2008 dalam hidupku.Banyak hal yang terkadang terlewat untuk disyukuri karena hati terlalu sibuk untuk sesuatu yang ingin kita capai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* poto puput ada di bab episode ke2 PON, pokoke poto seng huelik dewe (org kudus bilang) =P&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-3715861348509589053?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/3715861348509589053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=3715861348509589053' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/3715861348509589053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/3715861348509589053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2008/12/warna-warni-2008.html' title='warna-warni 2008'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SUnrINHv79I/AAAAAAAAALA/G5vflQg2wv8/s72-c/birds+couple+resize+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-1034943397972178817</id><published>2008-10-13T22:18:00.000-07:00</published><updated>2008-10-13T22:48:17.616-07:00</updated><title type='text'>Bermain dengan Alam dan Sepeda di Bukit Sekuti</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SPQx6UbCtlI/AAAAAAAAAIg/rrC5Dw5VXYE/s1600-h/hmmm.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SPQx6UbCtlI/AAAAAAAAAIg/rrC5Dw5VXYE/s320/hmmm.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256881543032518226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ini bukan kali pertama aku ikut yang temen2ku di bike 2 work menyebutnya ajrut-ajrutan (baca: offroad). Setahun yang lalu dengan formasi orang yg berbeda dan rute yang sedikit lebih pendek aku memulai pengalaman pertamaku merasakan apa yang ada dalam ritual offroad. Memulai dengan tanjakan yang akan membuat dengkul gemeteran karena sudah tidak kuat mengayuh pedal. Meneruskannya dengan jalan setapak, berbatu, licin karena hujan atau dedaunan kering. Yang tak kalah lebih seru adalah menguras adrenalin dengan menuruni jalan setapak meluncur bebas dan berteriak.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pagi ini aku akan memulai lagi pengalaman tersebut bersama teman-teman dari bike to work &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Surabaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; chapter. Berbekal semangat dan sepeda pinjeman, sudah tidak sabar rasanya. Setelah briefing dan berdoa, mulailah kami kayuh pedal kami untuk menaklukan tanjakan pertama, seperti biasa hanya Marshal yang bisa mengayuh sepedahnya sampai atas, dan kami hanya bisa menuntunnya dengan anggun.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Satu tanjakan berhenti dan membahas apapun yg kami ingin bahas, sambil mengumpulkan kembali energi yg terkuras. Di seberang mataku menangkap hutan belantara dan kami sebentar lagi akan menuju kesana untuk melanjutkan petualangan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jalanan dibibir hutan sangat ramah, meskipun jalan setapak tapi kami bisa mengayuh pedal kami tanpa kesulitan yang berarti. Semilir angin pegunugan yang segar, aroma hutan pinus yang semerbak menambah kenikmatan. Tetapi didepan jalanan terjal dengan tanjakan yang sangat tidak mungkin kami melewatinya dengan sepeda yang tetap dikayuh. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bebatuan sebesar kepalan tangan akan siap menjadi matras ketika jatuh dari tanjakan terjal tersebut. Mendingan menuntunnya, dan memang bukan perkara mudah karena tanjakan jalan setapak yang terjal tidak hanya satu atau dua, tapi 50 persen dari rute yang kami lewati adalah tanjakan setapak. Dengan bebatuan gunung yang menghiasi dikanan kiri, terkadang juga ada jurang meskipun tidak terlalu curam. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Berjalan dengan membawa badanku saja sudah kesusahan apalagi ini dengan membawa sepeda. Dituntun, didorong, diangkat sepedahnya merupakan pemandangan yang biasa. Memanggul sepeda adalah hal yang tidak mungkin bagiku, selain karena berat juga jalanan yang sangat terjal. Sehingga teriakan “sudah nte taruh aja sepedanya, merupakan teriakan yang sering selama offroad” bukannya kami (baca: peserta cewek) meninggalkan sepeda kami begitu saja dan melenggang kangkung menunggu sepeda kami sampai diatas dengan selamat. Tapi kami juga harus membantu meringankan beban om yang berbaik hati memanggul sepeda kami tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lelah, capek, kesal akan terobati dengan menemukan track yang membuat kami bisa mengayuh sepedah kami. Jalan air bebatuan dengan ranting-ranting yang menjulur lebat merupakan salah satu upah kami setelah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersusah payah. Karena di track ini kami sangat mungkin mengayuh sepeda kami meskipun sesekali harus menundukkan kepala dan merasakan tulang seperti dikocok.Kenikmatan tersebut tidak bertahan lama karena pipa-pipa besar sangat tidak mungkin untuk dilewati ban sepeda dengan posisi dikayuh.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Upah kami yang lainnya adalah ketika kami sampai di air terjun, melihat sepeda kami berada diantara bebatuan besar di aliran air terjun merupakan kesenangan tersendiri. Sembari mengagumi keagunganNya melalaui keindahan ciptaaNya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Perjalanan ternyata masih panjang, air terjun bukanlah pos terakhir kami. Masih ada satu bukit yang harus dilewati. Waktu menunjukan pukul 11.00, berarti sudah 5 jam kami bermain-main dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;alam dan sepeda kami. Persediaan air dalam bidon kami tinggal setetes, ditambah lagi perut sudah keroncongan, saatnya melewati perkampungan untuk mencari pengganjal perut.Es teh menggrojok kerongkongan kami, rasa nikmatnya sulit dibayangkan, belum lagi semangkuk bakso hangat yang nikmat ditambah gurauan dari para Om-om yang lucu-lucu. Membuat kelelahan itu sirna sesaat.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Oke sudah cukup istirahatnya kita lanjutkan main-mainnya di bukit sekuti” Om Anto sang Marshal memberikan komando. Banyak wajah terkejut mendengar komando itu. “Loh yang tadi kita naiki dan turuni itu bukan bukit Sekuti om?” Om Dedy spontan bertanya. Ternyata om Anto bukan bercanda jadi itu tadi masih tiga perempat perjalanan kami, inti dari perjalanan ini belum selesai yaitu menjajal track alam yang ditawarkan bukit Sekuti.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setelah beranjak dari warung kami sudah dihadapkan pada tanjakan beraspal, karena kekenayangan dan memang tanjakan ini terlalu susah ditaklukkan, menuntun sepeda adalah solusi cerdas. Dan memang benar setelah masuk ke area yang dinakaman Sekuti dengan melintasi air tenjunnya yang tampak bukan seperti air terjun, tujuh puluh persen tracknya adalah turunan jalan setapak yang diselumuti dedaunan kering khas musim kemarau. Dan ini adalah salah satu surganya pecinta downhill. Awalnya aku sangat menimati turunan yang jarak tempuhnya bisa satu kilometer. Dengan teknik dan skill seadanya aku sangat menikmati turunan ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jantung berdegup lebih kencang, adrenalin rasanya mencapai puncaknya. Berteriak sekencang-kencangnya sambil berdzikir bisa memompa nyali. Tapi bayangan jatuhku yang nyungsep seperti diawal-awal perjalanan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menghantuiku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Disetiap tikungan curam aku akan selalu berhenti untuk menghindari jatuh. Meskipun teknikku sangat payah, tapi aku berhasil melewati titik rawan. Kecuali dititik tikungan yang terakhir, entah apanya yang salah yang aku inget aku menuruni track yang terakhir ini dengan was-was. Akhirnya apa yang aku khawatirkan terjadi.Bruuuk…. nyungseplah aku sebelum tikungan terakhir. Kaki dan tangan kananku sulit digerakkan. Untunglah kaki dan tanganku cuman luka memar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bukan sakit ditubuhku yang mengahantuiku saat ini, tetapi tanjakan didepan mata yang harus aku selesaikan untuk menyelesaikan rute agar tiba di finis. Meskipun rute berikutnya adalah on road tetapi tetap turunan curam. Dengan berebekal sisa keberanian dan semangat yang terus mengalir dari peserta yang lain, aku menyelesaikan rute berikutnya yang full turunan dengan sangat hati-hati, sedikit trauma tapi tetap menikmati. Sesampai di finish lelah dan puaslah yang menghinggapi perasaanku dan aku yakin begitu juga dengan peserta yang lain, setelah 10 jam kami bermain-main dengan alam dan sepeda di bukit Sekuti. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-1034943397972178817?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/1034943397972178817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=1034943397972178817' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/1034943397972178817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/1034943397972178817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2008/10/bermain-dengan-alam-dan-sepeda-di-bukit.html' title='Bermain dengan Alam dan Sepeda di Bukit Sekuti'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SPQx6UbCtlI/AAAAAAAAAIg/rrC5Dw5VXYE/s72-c/hmmm.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-4071721170008815960</id><published>2008-09-03T01:29:00.000-07:00</published><updated>2008-09-04T20:42:11.398-07:00</updated><title type='text'>Be Green and Be Faithful</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SMCqYDXjnFI/AAAAAAAAAIY/8GsPV7ZTzP4/s1600-h/green.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SMCqYDXjnFI/AAAAAAAAAIY/8GsPV7ZTzP4/s320/green.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242377296456948818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;M&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;ensyukuri apa yang sudah diberiNya, mungkin alasan itu yang menjadikanku selama sebulan menjelang Ramadhan ini menikmati kehidupanku dengan komunitas yang mungkin tidak berlebihan aku menyebutnya sebagai &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: georgia;"&gt;second home&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;. Menjadi pemain inti, dengan segala kenikmatan, pengorbanan, kepuasan, petualangan dan apapun itu aku sangat menikmatinya. &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: georgia;"&gt;bike to work day 2008 &lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;lagi-lagi membuatku menemukan diriku, “&lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: georgia;"&gt;its my style&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt; nte, aku suka dunia EO nte” ucapku suatu malam pada sahabatku di b2w pada saat kami melobi EO acara konser Band Rock Koil di Balai pemuda. Ritme kerja yang tidak mengenal waktu, menyusun konsep, &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: georgia;"&gt;lobbying, meet new people&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;, membuatku sangat terlena dan aku merasa berada pada peak performanceku sebagai seorang yang sangat menyukai dunia &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: georgia;"&gt;event&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Keterlenaanku akan apa yang aku anggap inilah styleku, &lt;i style=""&gt;this my world&lt;/i&gt;, semua energi aku kuras habis, mencari pembenaran bahwa ini juga merupakan caraku bersyukur, mencari pembenaran bahwa ini adalah caraku untuk beribadah. Membuat orang lain ikut mencintai lingkungan ini, membuat banyak orang untuk membuat hidup lebih sehat. Tetapi sebenarnya aku sadar ini adalah juga bagian dari caraku berlari dari semua realitas yang ada, caraku bersembunyi dari harapanku yang jatuh tersungkur setelah aku gantung dan aku susun sedemikian hingga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Aku masih sadar bahwa akau akan kehabisan energi ketika aku akan merengkuh Ramadhan yang tinggal menghitung jam. Aku sadar bahwa aku berada pada dua hal yang aku membuatnya sangat tidak seimbang. Dua hal yang seharusnya aku bisa menempatkannya pada titik keseimabangan, dua hal itu adalah &lt;i style=""&gt;be green&lt;/i&gt; yang menjadi misiku selama ini di &lt;i style=""&gt;bike 2 work&lt;/i&gt; dan be faitful dengan menyiapkan Ramadhanku, ramadhan yang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang akan membuatku akan terus eksis di mataNya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dan setelah puncak acara bike 2 work day 2008 aku benar-benar kehabisan energi, ketika habis energi fisik mungkin akau bisa memulihkannya dengan tidur. Tetapi kalau energi akan keimananku, energi akan semanagat untuk terus berharap? Bukan hal yang gampang untuk memulihkannya. Tersiksanya hidup dalam sempitnya semangat dan keimanan. Dan aku menjalaninya 2 hari di awal Ramadhanku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                                                           &lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Allah is enough for me&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt; _Ramadhan ke 3_&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-4071721170008815960?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/4071721170008815960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=4071721170008815960' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/4071721170008815960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/4071721170008815960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2008/09/be-green-and-be-faithful.html' title='Be Green and Be Faithful'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/SMCqYDXjnFI/AAAAAAAAAIY/8GsPV7ZTzP4/s72-c/green.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-7995772434428296008</id><published>2008-07-27T22:27:00.000-07:00</published><updated>2008-09-04T20:46:21.345-07:00</updated><title type='text'>episode kedua dari perjalanan PON 17</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI10_v_xypI/AAAAAAAAAIQ/nob3hcGMvas/s1600-h/1.1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 241px; height: 180px;" src="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI10_v_xypI/AAAAAAAAAIQ/nob3hcGMvas/s320/1.1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227963381011565202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;my Partner and me, thanks for being my sista...indahnya pagi hari didepan cermin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI10mbagqhI/AAAAAAAAAII/VhQwelOjuLY/s1600-h/2.2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 241px; height: 180px;" src="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI10mbagqhI/AAAAAAAAAII/VhQwelOjuLY/s320/2.2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227962945989814802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;She is my boss...breakfast yang membosankan penuh kemunafikan...halah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1zq5dcHaI/AAAAAAAAAIA/5oScQ6XlyPc/s1600-h/3.3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 237px; height: 177px;" src="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1zq5dcHaI/AAAAAAAAAIA/5oScQ6XlyPc/s320/3.3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227961923263012258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;he's our driver, pak iwan namanya..pekerja keras dan berwawasan luas..jd pingin beli pisang keju pak..&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1zAupiQxI/AAAAAAAAAH4/7liuoMnKJ3Q/s1600-h/4.4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 239px; height: 178px;" src="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1zAupiQxI/AAAAAAAAAH4/7liuoMnKJ3Q/s320/4.4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227961198806450962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;yellow bridge, jembatan mahakam yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat Samarinda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1yryCnW2I/AAAAAAAAAHw/aqSukhMOIWE/s1600-h/5.5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 244px; height: 182px;" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1yryCnW2I/AAAAAAAAAHw/aqSukhMOIWE/s320/5.5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227960838939695970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Blue sky, green hill, jalanan menuju stadion palaran, jalan yg tiap hari kita lewati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1yLJlnffI/AAAAAAAAAHo/HmEeKBCjpjw/s1600-h/6.6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 246px; height: 185px;" src="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1yLJlnffI/AAAAAAAAAHo/HmEeKBCjpjw/s320/6.6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227960278324837874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;welcome to the gate...&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1xhJvt4aI/AAAAAAAAAHg/zAF2lPzQtqY/s1600-h/7.7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 242px; height: 181px;" src="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1xhJvt4aI/AAAAAAAAAHg/zAF2lPzQtqY/s320/7.7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227959556812693922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;diantara belahan dua bukit, stadion Palaran yang mempesona..seharga 1 T...simbol borjunya masyarakat kaltim atau simbol ambisi kelompok tertentu?&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1wgZJjZKI/AAAAAAAAAHY/tPoNGH2OllM/s1600-h/8.8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 244px; height: 182px;" src="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1wgZJjZKI/AAAAAAAAAHY/tPoNGH2OllM/s320/8.8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227958444256093346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1vG6wFhiI/AAAAAAAAAHQ/oZk0D8v0e5Y/s1600-h/9.bener.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1vG6wFhiI/AAAAAAAAAHQ/oZk0D8v0e5Y/s320/9.bener.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227956907087857186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hj. Wilda..spiderwoman...nomor boulder yg menghantarkannya menjadi juara&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1sDgQr-UI/AAAAAAAAAHI/-KLOWwr-uNY/s1600-h/10.1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1sDgQr-UI/AAAAAAAAAHI/-KLOWwr-uNY/s320/10.1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227953549902346562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;liat gambar ini jadi ingat Ryan sang penjagal...Naudzubillah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1rfCyQiwI/AAAAAAAAAHA/ygoDZ_IojZg/s1600-h/11.11.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 249px; height: 186px;" src="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1rfCyQiwI/AAAAAAAAAHA/ygoDZ_IojZg/s320/11.11.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227952923514800898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1qrrjrxmI/AAAAAAAAAG4/SjF-9KWs5BY/s1600-h/12.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 244px; height: 326px;" src="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1qrrjrxmI/AAAAAAAAAG4/SjF-9KWs5BY/s320/12.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227952041106327138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Look mom...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1pJ2qiDmI/AAAAAAAAAGw/q29tWEZVptc/s1600-h/12b.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 255px; height: 190px;" src="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1pJ2qiDmI/AAAAAAAAAGw/q29tWEZVptc/s320/12b.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227950360460660322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gaya dulu...sebelum hujan turun dan pertandingan di mulai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1oPcPZEQI/AAAAAAAAAGo/As35FoXSllo/s1600-h/13.13.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 254px; height: 193px;" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1oPcPZEQI/AAAAAAAAAGo/As35FoXSllo/s320/13.13.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227949356935090434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Male shoes dan Female shoes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1m4rWgKjI/AAAAAAAAAGg/9rbAud2UyHY/s1600-h/14.14.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 256px; height: 327px;" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1m4rWgKjI/AAAAAAAAAGg/9rbAud2UyHY/s320/14.14.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227947866342828594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kesegaran air wudhu membasuh muka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1mTVY1LVI/AAAAAAAAAGY/RZTi9Jzo0Lo/s1600-h/15.15.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 262px; height: 197px;" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1mTVY1LVI/AAAAAAAAAGY/RZTi9Jzo0Lo/s320/15.15.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227947224791854418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;The biggest Mosque in ASEAN (Islamic Center depan tepian)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1lbvHXlbI/AAAAAAAAAGQ/OFFO1PkkT1M/s1600-h/17.17.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 264px; height: 198px;" src="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1lbvHXlbI/AAAAAAAAAGQ/OFFO1PkkT1M/s320/17.17.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227946269625259442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pinggiran sungai mahakam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1lDTNJFrI/AAAAAAAAAGI/pE1bggg_CNs/s1600-h/18.bener.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 263px; height: 197px;" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1lDTNJFrI/AAAAAAAAAGI/pE1bggg_CNs/s320/18.bener.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227945849816422066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kayaknya negeriku, melimpahnya batubara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1ksY1nkyI/AAAAAAAAAGA/Fg0C2IF4x_8/s1600-h/19.19.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 258px; height: 194px;" src="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1ksY1nkyI/AAAAAAAAAGA/Fg0C2IF4x_8/s320/19.19.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227945456191378210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mrs, Poedyastoety, me, Mrs Ika Jayadi, Mrs yayuk Sugeng (diliatin banyak orang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1kQ8UKvEI/AAAAAAAAAF4/UsjoE1jHt2I/s1600-h/20.20.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 257px; height: 193px;" src="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1kQ8UKvEI/AAAAAAAAAF4/UsjoE1jHt2I/s320/20.20.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227944984678415426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Wani sukses...&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1j3LR3gbI/AAAAAAAAAFw/-uV8OuKcywo/s1600-h/21.21a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 262px; height: 196px;" src="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1j3LR3gbI/AAAAAAAAAFw/-uV8OuKcywo/s320/21.21a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227944542018699698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tengah: Ketua Harian KONI Jatim (No Comment)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1jW3MWZcI/AAAAAAAAAFo/Ct60Rj_GfkM/s1600-h/21.21.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 258px; height: 198px;" src="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1jW3MWZcI/AAAAAAAAAFo/Ct60Rj_GfkM/s320/21.21.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227943986871035330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hmmm...lumayan bening...nice pict ya. kalo bisa liat mas ini dengan seksama meskipun posisi kepala miring, dan kalo kamu sering liat metro, kamu akan mengenalinya ketika dia siaran pake blazer dengan senyum manisnya di editorial tauapun di berita olahraga...sempurna!! he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1dpFAqIwI/AAAAAAAAAFg/nPawePpx-CQ/s1600-h/22.22.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 265px; height: 198px;" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1dpFAqIwI/AAAAAAAAAFg/nPawePpx-CQ/s320/22.22.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227937702747972354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;maksudnya apa coba...ini habis beli oleh2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1dP29TayI/AAAAAAAAAFY/svUvFx3An88/s1600-h/23.23.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 263px; height: 199px;" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1dP29TayI/AAAAAAAAAFY/svUvFx3An88/s320/23.23.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227937269479074594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nte Putri (b2w Samarinda)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1dAFFPXqI/AAAAAAAAAFQ/jZRdpQGQfzU/s1600-h/24.24.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 267px; height: 200px;" src="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1dAFFPXqI/AAAAAAAAAFQ/jZRdpQGQfzU/s320/24.24.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227936998392553122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bracelet freak.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1cptN75vI/AAAAAAAAAFI/szoQcXKzgHQ/s1600-h/25.25.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 260px; height: 194px;" src="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1cptN75vI/AAAAAAAAAFI/szoQcXKzgHQ/s320/25.25.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227936614029453042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;white and white&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1cK1YA1pI/AAAAAAAAAFA/tzXFdpwjgHA/s1600-h/26.26.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 257px; height: 320px;" src="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1cK1YA1pI/AAAAAAAAAFA/tzXFdpwjgHA/s320/26.26.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227936083643258514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dasar emak2...oleh2 aja yg dipikirin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1bXpYEprI/AAAAAAAAAE4/BrfvQgN5NRc/s1600-h/27.27.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 261px; height: 198px;" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1bXpYEprI/AAAAAAAAAE4/BrfvQgN5NRc/s320/27.27.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227935204248954546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1bGA8gtgI/AAAAAAAAAEw/UgspmH2Zb7g/s1600-h/28.28.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 264px; height: 199px;" src="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI1bGA8gtgI/AAAAAAAAAEw/UgspmH2Zb7g/s320/28.28.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227934901338158594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-7995772434428296008?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/7995772434428296008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=7995772434428296008' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/7995772434428296008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/7995772434428296008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2008/07/episode-kedua-dari-perjalanan-pon-17.html' title='episode kedua dari perjalanan PON 17'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SI10_v_xypI/AAAAAAAAAIQ/nob3hcGMvas/s72-c/1.1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-4035447411407994172</id><published>2008-06-22T20:00:00.000-07:00</published><updated>2008-06-22T20:12:01.398-07:00</updated><title type='text'>Perempuan vs Sepeda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SF8UT8Pq5HI/AAAAAAAAAEI/uqh1r1ETn4c/s1600-h/aida.ngegowes+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SF8UT8Pq5HI/AAAAAAAAAEI/uqh1r1ETn4c/s320/aida.ngegowes+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5214909226340246642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mengingat setahun yang lalu ketika pertama kali terbersit dalam benakku untuk menggunakan sepeda sebagai moda transportasi ke tempat kerja, yang aku pikirkan adalah begitu tidak bergengsinya sepeda, begitu rendahnya sepeda sebagai kasta rendahan di jalanan, yang aku pikirkan bukan betisku akan gede, kulitku akan bertambah gelap, berkeringat dan kotor, capek atau akan merusak penampilan, bukan hal-hal seperti itu yang aku pikirkan. Tetapi setelah berjalannnya waktu dan sepeda telah benar-benar menjadi bagian dalam hidupku, aku menemukan beberapa fenomena dikalangan perempuan yang aku ajak &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;untuk mencoba asyiknya bersepeda ketempat kerja atau hanya sekedar &lt;i style=""&gt;have fun&lt;/i&gt; saja, mostly dalam kepala mereka akan langsung terbangun sebuah &lt;i style=""&gt;stigma&lt;/i&gt; bahwa sepeda akan membuat betis mereka gede. Sudah menjadi rahasia umum bahwa betis yang ramping adalah menjadi bagian dari konstruksi kecantikan yang dipahami perempuan sekarang. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ketika mendengar stigma itu muncul dari mulut-mulut mereka, aku langsung mikir kok aku dulu tidak berpikir seperti itu ya?, yang menjadi konklusi permasalahan ini bukanlah kenapa aku dulu kok tidak berpikir begitu dan kamu kok berpikir begini, yang menjadi permasalahan adalah apakah benar sepeda adalah salah satu moda transportasi yang tidak ramah perempuan? &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ketika keramahan itu diukur dari tingkat keamanan dijalan (baca: jalanan &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Surabaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan sejenisnya) mungkin tidak hanya perempuan saja, laki-laki juga merasa sepeda memiliki tingkat kemanan yang rendah dengan melihat dominasi mobil dan sepeda motor saat ini, jadi laki-laki dan perempuan memiliki resiko yang sama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalau keramahan itu diliat dari kecantikan perempuan, tentu laki-laki tidak memiliki kecantikan itu. Maksudya dengan bersepeda maka akan merusak tatanan dari kecantikan seorang perempuan. Melunturkan bedak, mengaburkan &lt;i style=""&gt;eye shadow&lt;/i&gt; dan &lt;i style=""&gt;eye liner&lt;/i&gt;, merusak &lt;i style=""&gt;mascara&lt;/i&gt; dan tatanan rambut, menggantikan aroma parfum menjadi bau keringat, matahari dan asap knalpot, dan satu lagi membuat betismu akan menjadi gede dari ukuran aslinya. Kalau memang benar hal ini yang menjadi ketakutan perempuan maka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kita sebagai perempuan harus lebih berpikir cerdas dan kreatif.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;Cerdas untuk berfikir bahwa jantung yang memompa darah dengan lancar untuk mensuplai oksigen ke otak adalah sebuah hal yang jauh lebih berharga dari sebuah bedak yang luntur karena tetesan keringat. Berfikir bahwa tetesan keringat akan memberikan efek segar pada kulit, dan tentunya hal ini jauh lebih berharga daripada berubahnya aroma parfum menjadi bau keringat, matahari dan asap knalpot. Berfikir bahwa betismu akan menjadi lebih gede dari ukuran aslinya adalah sebuah bukti nyata dari sebuah usahamu untuk membuat kecantikanmu akan lebih lama melekat dan bertahan dalam dirimu. Apalah artinya cantik kalau tidak sehat, karena tidak akan ada konsep cantik tanpa sehat dan tentunya tidak berlaku sebaliknya karena kalau sehat pastilah cantik.  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Berpikir kreatif bahwa jangan pakai bedak yang tebal ketika bersepeda cukup pakai sunblock, jangan pakai &lt;i style=""&gt;mascara&lt;/i&gt; dan&lt;i style=""&gt; eye shadow&lt;/i&gt; pas bersepeda kalau takut matahari dan keringat akan melunturkannya. Pakailah mereka pada saat di kantor setelah anda selesai bersepeda. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-4035447411407994172?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/4035447411407994172/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=4035447411407994172' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/4035447411407994172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/4035447411407994172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2008/06/perempuan-vs-sepeda.html' title='Perempuan vs Sepeda'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/SF8UT8Pq5HI/AAAAAAAAAEI/uqh1r1ETn4c/s72-c/aida.ngegowes+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-189437743645025342</id><published>2008-05-25T22:47:00.000-07:00</published><updated>2008-09-04T01:14:17.336-07:00</updated><title type='text'>The World does not speak Javanese</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SDpRAuxi-CI/AAAAAAAAAEA/dL43vC3jEI4/s1600-h/englishlesson2.gif"&gt;&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SDpRAuxi-CI/AAAAAAAAAEA/dL43vC3jEI4/s320/englishlesson2.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204561392377722914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Quoting what said of Mr. Anis Baswedan, Rector of Paramadina University “Unfortunately the world does not speak Javanese”. If World speak Javanese, I might be better than now. I might be one as I wish, get an abroad scholarship easily, get job within exactly career or the point is I could be flying where so ever I want.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Because my internet in trouble I cannot searching an answer, why English being International language, why not Arabic, Spanish, Malays, or other. But there is important thing that whatever language which is as International language, I would learn it. Because it is not my own language, I am not expert.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Time long ago when I was studying at University, I was not really aware that English going to be important thing in my life. That my future will be depends on my English, even though there are many factor. Now when I have a degree, I just be aware that English is important thing to make my dream come true. How a competitive to get job, we cannot only trade on our degree or GPA but we must fluent in English too.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Probably you will say lamented “ Aida you has late to elevate your English skill”, and I will say confidently “ Though you said I have late, I am believer I believe anything is possible and my principle is God follows what I think, if I think it is ok so it will be.”&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-189437743645025342?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/189437743645025342/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=189437743645025342' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/189437743645025342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/189437743645025342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2008/05/world-does-not-speak-javanese.html' title='The World does not speak Javanese'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/SDpRAuxi-CI/AAAAAAAAAEA/dL43vC3jEI4/s72-c/englishlesson2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-3186747256828138677</id><published>2008-04-01T21:22:00.000-07:00</published><updated>2008-04-01T21:29:09.157-07:00</updated><title type='text'>Alfitoisme</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/R_MLU5o_nkI/AAAAAAAAAD4/qT_-RhBCC38/s1600-h/alfito.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/R_MLU5o_nkI/AAAAAAAAAD4/qT_-RhBCC38/s320/alfito.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184500049731624514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;sebelumnya pengin ketawa sepuas-puasnya ketika mengingat polah tingkahku waktu dulu masih ABG banget...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan sekarang ternyata sisa2 dari ke ABG-an ku itu masih tersisa.. (maksudnya??) anda tau Alfito Deannova? News presenter liputan 6 itu loh..aku dulu waktu smu pengikut alfitoisme (baca ngefaans banget ma alfito) tau gara2nya apa? karena dia berkaca mata (tentunya kacamata yg enak diliat, ga yg tuebeeel) dan satu lagi krn dia imut2..(qeqeq...memalukan ya?? dan ABG banget), ya itukan dulu. Saking 'gila'nya aku hampir org2 terdekat atau yg kenal aku pasti tau klo aku pengikut alfitoisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ternyata ketika aku dah 'dewasa' alias ga ABG lagi dan udah mulai ga aktip sebagai pengikut alfitoisme, maksudku sekarang ini. Ehh..ternyata sisa2 alfitoismeku masih ada, itu terbukti kemarin ketika dengan tiba2 'mbak' wartawan radar yang sering mangkal di kantor dan sering jd temen cuap2, tiba2 ngasih aku tabloid mom n kiddie (apa maksudnya coba?) akukan masih single...dengan enteng dia jawab "aku beli ini karena aku inget kalo kamu suka alfito" waksss......Gubrakzz..huahaha..rasanya kayak ditampar (jd inget klo aku dulu alfitoisme sejati), sambil ketawa2 dan ekspresi termehe2...aku buka Friendster sapa tau alfito punya friendster pikirku. dan benar ternyata bapak ini masih gaul, dia punya friendster sodara-sodara..tanpa babibu udah deh tak add (tentunya dengan wajah kebahagiaan) qeqeq..ternyata alfitoismeku masih ada (Memalukan...) dan tau ga aku dah kasih testi yg panjang buat bapak fito, dan rasanya PUAS!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-3186747256828138677?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/3186747256828138677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=3186747256828138677' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/3186747256828138677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/3186747256828138677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2008/04/alfitoisme.html' title='Alfitoisme'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/R_MLU5o_nkI/AAAAAAAAAD4/qT_-RhBCC38/s72-c/alfito.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-2307618848703130943</id><published>2008-01-16T20:50:00.000-08:00</published><updated>2008-09-04T00:59:38.177-07:00</updated><title type='text'>Multi Purpose Vehicle</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau para MTBers akan sangat begitu bangga dengan sepedanya yang berharga jutaan rupiah dengan komponennya yang ber-brand luar negeri, dan kebanggan itu akan semakin paripurna ketika spedanya yang berjut-jut itu telah berkelana menaklukkan jalanan beratus-ratus kilo untuk touring atau telah menaklukan ekstrimnya medan off road. Maka kebanggaan itu berbeda dengan kebanggaanku sebagai pecinta city bike atau kalo pada jaman saya masih kecil dulu biasa disebut “sepeda mini”. Dengan penampilannya yang Girly banget dengan keranjang nan cantik dan anggun serta bonjengan yang gagah dan setia. Membuat sepeda ini tampak mempesona dan dermawan. Kenapa aku begitu PD untuk menyimpulkan seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah genap setengah tahun berjuang bersama, menerobos ramainya jalanan Surabaya, menantang teriknya mentari Surabaya, Pun banjir dan macetnya Surabaya dikala musim hujan. Aku semakin mengaguminya, tidak hanya kekagumanku karena begitu dermawannya ia tetapi juga kekagumanku karena begitu ramahnya dia terhadap para cewek yang mencoba selalu menjaga identitas dan originalitas sebagai seorang perempuan. Bingungkan? Ga usah bingung tak jelasin satu-satu bagaimana dia begitu dermawan dan ramahnya terhadap perempuan dibandingkan sepeda MTB. Tentunya aku tidak akan menyebutkan sifat-sifat dasar yang dimiliki semua sepeda, seperti ramah lingkungan, anti tilang, hemat energy dan membuat badan sehat. Kalo sifat-sifat dasar itu sudah biasa. Nah its time to be extraordinary bike….&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156308701453533650" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/R47jcdZkwdI/AAAAAAAAADw/8y7B9f9XQ2s/s320/she+is+very+beatiful.JPG" border="0" height="289" width="225" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. dengan keranjangnya nan cantik maka ia akan selalu sedia membantu barang bawaanku. Mulai dari sebuket bunga indah yang dipetik dari kebun tetangga sebelah, ala telenovela atau film-film Jepang dan Korea, halah.. Atau pas diriku pergi kepasar maka dia juga tak segan-segan membawa barang bawaanku mulai dari sayur mayur, tempe-tahu yang lagi jadi barang mewah atau mungkin nasi jagung kesukaanku. Maka dengan bangga dia akan membantuku membawakannya sehingga aku gak perlu repot membawa tas ransel untuk dipanggul dipunggungku (yaiyalah.. masak kepasar bawa ransel) Maka bukan hal yang berlebihan kalo mengutip seperti apa yang dikatakan orang bijak “Buat apa naik sepeda kalo masih memanggul tasmu” (Thanks nte nini* dirimulah orang bijak itu ^_^)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;2. yang berikut ini akan mengukuhkan bahwa gelar MPV dengan kedermawanannya itu bukanlah isapan jempol. Bagaimana tidak seperti pada saat aku diajak gowes* bareng dengan b2wers kemanapun deh, mulai dari itungan 1-5 kilometer sampe puluhan kilometer, maka siap-siap gak hanya barang bawaanku saja yang akan nangkring diatas keranjang MPV, tetapi juga barang bawaan temen-temen, mulai dari makanan kecil, minuman sampai helm. Eitss… tapi kedermawanan ini berdampak keuntungan ekonomis loh.. Gmn ga ekonomis wong aku juga akan bisa ikut menikmati makanan yg dititipkan itu.. Hehehe&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;3. Pas temen-temenku datang mengunjungiku, baik di dunia nyata maupun hanya sebatas dunia maya, maka aku akan menawarinya untuk bersepeda bareng. Kalupun aku tidak menawarinya, mereka sendiri yang pasti akan meminta untuk aku bonceng. Seperti pas nana* ke Surabaya untuk mengurusi kerjaannya, dia tidak melewatkan momen ngedate bareng aku dan sepeda MPV-ku. Seharian aku menjamu tamu pentingku ini dengan mengelilingi kampus kami tercinta. Kurang puas dengan view kampus yang biasa aja maka aku berinisiatif menawari nana untuk menjajal kenyamanan taman favoritku*. “Ide yang bagus”, ujar nana. Karena matahari sudah beranjak pergi, nggak ada salahnya kita sekalian membawa bekal untuk berbuka (Pas Ramadhan ne ceritanya). Oke deh setelah semua siap, dengan keranjang cantik yang full perbekalan untuk berbuka, aku genjot deh si MPV tentunya dengan bonceng nana. Untuk sampai ditaman ini kami harus melewati jalan raya yang cukup ramai, nah pada saat seperti inilah kemahiranku sebagai newbie biker di uji. Hmmm…dan ternyata aku dapat belajar cepat untuk menaklukkan ramainya jalan raya Surabaya. “Yee…hebat kamu Ai bisa nyante banget dijalanan yang serame ini …Aaarhhhh keren pengalaman yang tak terlupakan ai” itu kutipan komentar nana sepanjang perjalanan menuju dan pulang dari taman Sulawesi. (he…maaf klo komentar nana itu sebenarnya banyak distorsinya), Itu baru Nana belum temen-temenku yang lain. Seperti temenku si Susan* yang kalo pas lagi pulang kajian dengan tanpa ragu dia akan memintaku untuk anterin dia pulang, ya tentunya gara-gara si MPV yang punya boncengan gagah nan setia. Asyik…berarti akan banyak pahala yang mengalir gara-gara boncengan dan kerancang cantik *_*&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;4. Suatu sore ketika aku menuju parkiran di kantorku, aku melihat pemandangan yang aneh dari MPVku. Bukan keranjang yang penuh barang-barang, atau bannya kempes, tapi MPVku dijadikan tempat jemuran. “Iseng sekali”, pikirku. “ Ohh..maaf maap mbak numpang njemur ya”..walah ternyata para atlet-atlet itu toh yg punya pakaian-pakaian basah ini. Jadi setelah mereka kehujanan saat latihan mungkin mereka bingung mo njemur pakaiannya dimana, eh iseng-iseng ada sepeda nganggur yang keranjang dan boncengannya bisa buat jemur pakaian mereka yg basah, akhirnya mereka manfaatkan deh itu sepeda. Hmm..sempurna!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;5.Nah yang terakhir ini tidak kalah seru..Kalau kalian berada disuatu tempat dan pada saat itu kalian kebelet buang sampah sedangkan ditempat tersebut tidak ada tempat sampah, apa yang akan kalian lakukan? Mungkin kalian akan menyimpan sampah itu ditas untuk sementara waktu sampai menemukan tempat sampah, atau mengantonginya mungkin. Banyak alternative memang, tapi sejak aku punya MPV, aku sekarang ga repot-repot, tidak perlu menyimpan sampah di kantong atau di tas cukup buang ke keranjang cantik MPV. Dan ternyata yang memanfaatkan ide ini tidak hanya aku saja sebagai si Empu MPV itu tetapi juga orang lain. Lagi-lagi si para atlet/atau karyawan lain yang dengan iseng atau sengaja mereka membuang sampah di keranjang cantik itu. Khusnudzonku mengatakan mungkin mereka tidak menemukan tempat sampah, nah kenapa tidak mencoba keranjang cantik itu, mungkin begitu piker mereka. So lagi-lagi pahala bukan…&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;6.Oke yang terakhir ini juga gak kalah seru…tadi diawal aku bilang kalau MPV ini sangat ramah cewek, maksudnya bagi kalian para cewek yang pingin tetep mempertahankan identitas dan originalitas kalian sebagai cewek pas mengendarai sepeda, MPVlah pilihannya. Maksud dari identitas dan originalitas disini ialah para cewek yang Roker alias mengenakan rok untuk aktifitasnya sehari-hari. Gak usah kuatir kalian ga bakalan kesulitan mengendarai sepeda MPV meskipun pakai rok, yah mungkin ketika kalian pakai MTB model cewekpun pasti ga senyaman pake MPV sekalipun pakai rok (bukan SARA loh ini, tapi fakta hehehe) Jadi jangan kuatir keanggunanmu sebagai cewek akan tetap terjaga!! Percayalah!!...Gmn tambah cute ajakan ne sepeda?!! d:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena inilah aku dengan sangat bangga memilikinya dan mencintainya. Mungkin dia aku beli tidak dengan nilai nominal yang berdigit-digit alias jutaan, atau mungkin dia juga tidak secanggih sepeda buatan luar negeri. Tetapi aku membelinya dengan penuh niat baik dan ketulusan untuk memilikinya sepenuh hati..untuk membuat lebih banyak lagi inspirasi dan pahala.&lt;br /&gt;U r My beloved bike “Qoswa Muti’ah”, and u R the one and only my bike!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Notice&lt;br /&gt;*Nte Nini : sahabatku di bike to work, selalu banyak inspirasi kalo dekat-&lt;br /&gt;dekat dengan dia.&lt;br /&gt;*Gowes : Bahasa prokemnya anak-anak bike to work untuk menyebut&lt;br /&gt;ngonthel/bersepeda&lt;br /&gt;*Nana : Sahabatku di Komuniaksi Unair, saudara seperjuangan pas&lt;br /&gt;ngerjain skripsi.. gadis manis nan tangguh. Misz U gal T_T&lt;br /&gt;*Taman Fav: Taman kota favoritku adalah taman yang berada di jl. Sulawesi. Anak-anak bike to work sering menyebutnya “Tasul”. Aku menyukainya karena ditaman mungil ini jarang ditemui orang pacaran, banyak anak-anak kecil dan aku merasa seperti di akuarium. Bener2 Cozy ^^&lt;br /&gt;*Susan : Gadis cantik ex my roommate.. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-2307618848703130943?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/2307618848703130943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=2307618848703130943' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/2307618848703130943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/2307618848703130943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2008/01/multi-purpose-vehicle.html' title='Multi Purpose Vehicle'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/R47jcdZkwdI/AAAAAAAAADw/8y7B9f9XQ2s/s72-c/she+is+very+beatiful.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-7784077440515621842</id><published>2008-01-02T01:09:00.000-08:00</published><updated>2008-09-04T01:01:56.056-07:00</updated><title type='text'>Apa artinya 25?</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4L7JdZkwQI/AAAAAAAAACM/_3EJU0gTVD8/s1600-h/ultahpernikahan.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152957063594557698" style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 293px; height: 193px; text-align: center;" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4L7JdZkwQI/AAAAAAAAACM/_3EJU0gTVD8/s320/ultahpernikahan.jpg" border="0" height="163" width="286" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;31 Desember 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah..alhamdulillah..tiada ucapan terindah yang layak diucapkan ketika sadar bahwa aku telah sampai pada dua digit angka yang tertulis sebagai judul diatas. “Twenty Five” alias dua puluh lima. Kalo satu abad sama dengan 100 tahun maka 25 tahun itu artinya seperempat abad...waw!!&lt;br /&gt;Waktu berjalan begitu cepat sampai-sampai aku nggak sadar bahwa begitu cepat perjalanan untuk sampai ke angka ini. Kalau Shah Jahan membangun Taj Mahal yang konon sebegitu kolosal dan megahnya untuk mengenang cintanya terhadap istrinya Mumtaz Mahal, hanya membutuhkan waktu 17 tahun. Maka dengan angka 25 tahun untuk membangun Taj Mahal itu artinya sama dengan 25- 17 = 8 tahun. Jadi dengan waktu 25 tahun untuk membangun Taj Mahal masih sisa waktu 8 tahun, dengan 8 tahun itu mungkin bisa untuk membangun Tandingannya Taj Mahal di jaman sekarang.&lt;br /&gt;Lalu Apa artinya 25 bagiku?&lt;br /&gt;Pertanyaan yang gak gampang untuk mencari jawabannya, hanya kejujuran yang bisa menjawabnya. Kejujuran untuk berkata bahwa dengan durasi umurku yang sampai ke angka 25 ini belum banyak capaian yg berarti.&lt;br /&gt;Dengan angka 25 ini dengan malu aku berkata bahwa&lt;br /&gt;- Aku masih jauh dibawah standart untuk yang namanya kesejahteraan spiritualku. Rugi sekali (tetapi klo tau rugi knapa masih cmn bilang rugi saja?) kalo juz 30 aja masih belum hafal semua. Kalah dan sangat memalukan dengan anak-anak sekolah SDIT yang dengan lancar hafal juz 30.&lt;br /&gt;- Masih sering miss dengan ibadah sunnah (oghh..sangat2 memalukan dan gak layak untuk dipublis)&lt;br /&gt;- Ilmu dunia dan ilmu akhirat yang masih sangat minimalis, sudah tau minimalis tapi kenapa kadang2 masih berani takabur..&lt;br /&gt;- Emosi yang kurang stabil atau dengan kata lain kecerdasan Emosional yang kadang-kadang masih kanak-kanak, meskipun sudah mencapai angka 25.&lt;br /&gt;- Seringnya masih mau seneng2, seneng-seneng untuk jadi anak mall masih ngiler kalo lihat barang yang bagus tapi mahal dan tentunya ga butuh-butuh amat. Masih seneng untuk menjajal petualangan-petualangan baru, sepedahan dengan rute yang memacu adrenalin and many more.&lt;br /&gt;Dengan melihat secuil dari seonggok kekurangan dan kesia-siaan waktu yang telah aku habiskan dan dengan capaian yang kurang maksimal selama perjalanan 25 tahun ini maka kesimpulannya adalah&lt;br /&gt;“Masih banyak sekali yang masih harus terus dibenahi agar dengan layak aku dapat berkata bahwa aku telah bersyukur atas karuniamu selama 25 tahun ini ya Robbi”&lt;br /&gt;Karuniamu yang tidak pernah berujung, yang salah satunya membuatku selalu sadar bahwa aku masih bisa menghirup udara kehidupan disetiap 31 Desember yang pernah kulalui, karena mereka-merekalah yang selalu mengingatkanku bahwa sekarang adalah 31 Desember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks very much untuk sahabat dan saudara yang mengingatkanku bahwa aku telah sampai di 31 desember dengan ¼ abad durasi umurku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Short Message Service&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Abangku yang paling cuakep ‘ mas mbendol’&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;25/12/07 00:49&lt;br /&gt;“ walau terlambat taka pa ya,”met Ultah ke 25 ya dik, Moga alloh melimpahkan berkahnya, amin”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Elaine tapi pake hp suaminya (ughh mentang2 punya suami&lt;/strong&gt;)&lt;br /&gt;31/12/07 09:27&lt;br /&gt;“Rasulullah bersabda: Sebaik-baik orang adalah diperpanjangkan umurnya dan semakin baik amal ibadahnya. Met hari lahir. Barokallah –Elaine dan Irawan-“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Diwul Cinta&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;31/12/07 10:03&lt;br /&gt;“ Happy Birtday dear, wish u always get the brightest day, wish u dream will come to u soon on certain kind of way. But, if the cloud seems dark in the sky and when the flower soaking in the rain. Then make sure, here iam every day…-Dian cinta-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dinar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;31/12/07 15:35&lt;br /&gt;“ Life is like piano, white keys represent happiness, black keys show sadness. As u go through the life, remember that the black keys make music too.HAPPY BDAY bu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ariyo&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;31/12/07 18:53&lt;br /&gt;“Da met milad ya..akhir taun umur berkurang smangat bertambah..smg makin dewasa dan tetap seangat beraktivitas…GO WESS terus…semangat 2008 ^_^”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Snopy nopy..&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;31/12/07 22:04&lt;br /&gt;“Ai.. today milady a..Barakallah..Moga sisa umur yang ada bisa dimanfaatkan unuk meraih ridhonya. Hayo inget umur dah ¼ abad euy…sukses slalu ya..;)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Puput Dewanthy&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;31/12/07 23:35&lt;br /&gt;“ Sorry I’am late. Happy bday and happy new year ya jeung, terribly sori dori mori”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ana&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;31/12/07 23:54&lt;br /&gt;“ Sbuah proses yang panjang dimasa pencarian diri. Begitu banyak momen penuh kesenangan, kesedihan, penyesalan &amp;amp; pengharapan. Tapi 1 hal yang pasti, Alloh telah memilih kita untuk mampu mengatasinya. Met milady a ukhti..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Viranda&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;31/12/07 23:54&lt;br /&gt;“Jeng met milady a. Barakallahulaki wa umruki.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Alvi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;01/01/00:32&lt;br /&gt;“ Hari ini semua orang d dunia buwat nyalain kembang api dan niup terompet sebagai legitimasi dimulainya lembaranmu mbak. Met Ultah mbak aida. Semoga Alloh senantiasa membimbing di jalanNya. Amien…J”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nana&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;01/01/08 21:53&lt;br /&gt;Ai!! maApkan aku bukan teman yang bAik..telat siy tapi gapapa ya.. Hepi bezdey!! Wish u old E best! MaAp…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ochi_keponakan tercinta-&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;"Met ulang tahun ya mbah, ini ochi ketik sendiri loh smsnya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Om PIC ak. Achmad Bike 2 work&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;03/01/08 09:36&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;"Meski terlambat, Met Ultah semoga sehat dan sukses slalu menyertaimu n tetap semangat ama b2w"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Om Haris Respati&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;03/01/08 09:38&lt;br /&gt;"Asslam, met ultah aida, semoga umurnya +berkah, selalu sehat, n cepet dapet jodoh :)"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Yahoo Messenger&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;susan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;dis_susi (1/30/2008 9:40:50 AM): AAAAAiiiiiiiiiiii&lt;br /&gt;dis_susi (1/30/2008 9:40:50 AM):&lt;br /&gt;dis_susi (1/30/2008 9:40:50 AM): met ber KURANG tahun ya&lt;br /&gt;dis_susi (1/30/2008 9:40:50 AM):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Agung kwok b2w&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;agung noveriyanto: met ultah&lt;br /&gt;agung noveriyanto: moga2 panjang umur, sehat selalu, nambah ibadah, nambah rizky, nambah botoknya&lt;br /&gt;agung noveriyanto: moga2 deket jodohnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Irfan Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;m_irfhan (2/1/2008 9:52:48 AM): Salam&lt;br /&gt;m_irfhan (2/1/2008 9:52:52 AM): hei kemaren milad yaa&lt;br /&gt;m_irfhan (2/1/2008 9:52:57 AM): Met Milad yaa friend&lt;br /&gt;m_irfhan (2/1/2008 9:53:48 AM): Semoga lebih dewasa, Diberikan yang terbaik Oleh Yang Maha Kuasa dalam segala hal, dilindungi dan segala kejahatan dan keburukan...Amiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Retno&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;lovemusic01: eh&lt;br /&gt;lovemusic01: abis ultah&lt;br /&gt;lovemusic01: ya??&lt;br /&gt;lovemusic01: Met Ulang Tahun ya..moga senantiasa diberkahi oleh Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ayu’&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Roesminie Ayoerri: say met ultah yew&lt;br /&gt;Roesminie Ayoerri: loph u&lt;br /&gt;Roesminie Ayoerri: heheheh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Friendster&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;Femi Jawa Pos&lt;br /&gt;&gt;Ahmad Jepang&lt;br /&gt;&gt;Ginta Naufal&lt;br /&gt;&gt; Ponakanku yg cantik "LIa"&lt;br /&gt;&gt;Silvy BEM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;n&lt;strong&gt; All Baitus Silmy's Angels&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&gt; My roomate, mb. Omy n Ika&lt;br /&gt;&gt; Freedom 4 ever n iman&lt;br /&gt;&gt; Ratih n Uyun&lt;br /&gt;&gt; Tutik n Suly&lt;br /&gt;&gt; Yunina n Fatma&lt;br /&gt;&gt; Firda n Erna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LOve U all guys..Mmmmwach&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Alloh selalu melimpahkan kebaikan yang lebih dan lebih untuk saudaraku semuanya&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-7784077440515621842?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/7784077440515621842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=7784077440515621842' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/7784077440515621842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/7784077440515621842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2008/01/apa-artinya-25.html' title='Apa artinya 25?'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4L7JdZkwQI/AAAAAAAAACM/_3EJU0gTVD8/s72-c/ultahpernikahan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-2896169457795446369</id><published>2007-12-11T23:08:00.000-08:00</published><updated>2008-01-07T23:21:24.089-08:00</updated><title type='text'>Pohon Mimpiku</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4MkVNZkwYI/AAAAAAAAADM/uvftCj6V1y4/s1600-h/108099~View-Looking-up-the-Trunks-of-Giant-Redwood-Trees-Posters.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153002345434759554" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4MkVNZkwYI/AAAAAAAAADM/uvftCj6V1y4/s320/108099~View-Looking-up-the-Trunks-of-Giant-Redwood-Trees-Posters.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Letupan itu harus segera diabadikan...tidak boleh terlewat begitu saja. Setelah sekian hitungan waktu pohon mimpiku layu tanpa tenaga, semakin lama semakin kerdil tampaknya.Letupan kesekian kali yang sebenarnya ini bukan yang pertama kali.sihir tertralogi Andrea Hirata-walaupun masih satu dr empat buku itu yang kubaca-tapi rasanya kuat sekali sihir itu akan menjadi guyuran hujan di musim kemarau, menjadi pupuk penyubur, dan menjadi sengatan mentari untuk berfotosintesa bagi pohon mimpiku yang layu-kuyu. Dulu sihir serupa pernah kurasakan bersumber dari ayat-ayat cinta, Habiburrrahman El Shirazy (maaf kalo salah spellingnya), atau dari membangun manusia paripurna ala dua icon perubahan (A kuadrat, Anis Matta-Ary Ginanjar Agustyan). Tapi aku sekarang harus bergerak cepat sebelum sihir itu habis kekuatannya, sebelum semuanya menguap tanpa jejak. Bagaimana menyelematkan letupan ini, bagaimana menjadikannya tidak sekedar letupan sesaat tapi menjadi mata air yang akan terus mengalir sepanjang masa usia. bagaimana??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;aha..aku tau, aku harus mendokumentasikan dalam rangkaian huruf alphabet yang tersusun membentuk suku kata yang kan berbaris indah menjadi rangkaian kalimat penuh makna (setidaknya buat diriku sendiri). Tetapi bukan perkara yang mudah untuk bisa membuat pohon mimpiku berdiri kembali dengan akar yang menancap kuat kedalam alam bawah sadarku, setelah sekian waktu ia tertunduk layu tanpa nutrisi yang berarti.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tapi harapan layaknya seperti ibuku yang selalu siap sempurna untuk menerima apapun kondisi anaknya. Pun dengan harapan, aku yakin masih memiliki harapan untuk menumbuh suburkan pohon mimpiku dengan akar yang menancap kuat di dasar alam bawah sadar, dengan ranting-rantingnya yang kokoh menahan angin kencang kehidupan dengan pucuk tumbuhnya yang akan menjulang keatas sampai menemukan dan merangkai mozaik-mozaik hidupku. Tetapi satu hal yang harus terus menancap dan terpatri dengan paku baja di dalam hati yang paling jernih dan lapang. Bahwa puncak dari pohon mimpi itu adalah menjadi muslim yang sesungguhnya dengan kalimat syahadat sebagai visi tertingginya.Ranting-ranting pohon mimpiku hanya akan menjadi tumpuan untuk bisa mencapai pucuk tertinggi dari puncak mimpi seorang muslim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1...2....3.... kumunculkan kembali semua impian yang pernah singgah dalam diriku, kutata rapi dan kemudian aku pilih dan pilah mana yang layak untuk dirangkai kembali dalam seutas benang kehidupanku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di mulai dari mimpi saat aku kecil dulu hasil dogtrinasi uups..bukan dogtrinasi tapi eksposure dari cicipan pengalaman hidup yang kurang layak. Yaitu untuk menjadi manusia yang mandiri secara finansial, entah dengan pengejahwantahan manusia yang seperti apa. Kenapa harus mandiri secara finansial, skali lagi ini hanya menjadi sarana untuk menuju puncak pohon impian. Ini hanyalah rantingnya yang akan menjadi tumpuan untuk pijakan menuju puncaknya. D&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;engan ranting mimpi mandiri secara finansial maka aku akan dapat menumbuhkan ranting-ranting pohon mimpi yang lain:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. Menunaikan rukun Islam yang kelima untuk pahlawan hidupku (my beloved mom), waktu aku masih kecil, Ibuku selalu bilang bahwa akulah nantinya yang akan mewujudkan mimpinya untuk bisa menginjakkan kakinya di tanah suci. Semoga para malaikat mengamini dan Alloh akan segera mewujudkannya Ibuku!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. Membangun rumahku di Surga bersama rumah mereka di dunia (anak yatim dan terlantar). Selalu miris kalo liat rumah elit bergaya istana yg cmn diisi pembantu. Sebuah paradoks ketika melihat anak-anak jalanan korban dari keculasan sistem harus menjadikan jalanan sebagai rumah mereka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. Membangun peradaban kecil (calon imamku, para calon jundiku yang memberatkan bumi dg kalimatNya) dengan jaminan pendidikan dan kesehatan yang memadai ditengah-tengah semakin ketatnya persaingan hidup dengan kemiskinan terstruktur ala Indonesia. Semakin mahalnya pendidikan dan kesehatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;4. membangun rumah impian dengan konsep hunian yang ramah lingkungan, edukatif, hi tech, tanpa mengurangi citarasa kesederhanaan yang gak usang dimakan waktu (oh home sweet home)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;5. mewujudkan ambsi akademis, being bachelor of communication is not enough!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;6. travel the world (mungkin tidak sebanyak andre hirata dengan 42 negara yang disinggahinya dengan ala backpacker yang gila, dari eropa sampai afrika dengan modal nekad) mulai dulu dari mekah dilanjutkan dengan japan..its great (dengan suami tercinta nantinya)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;7.8.9.10....banyak skali ranting kecilnya yang terlalu berjejalan kalau didokumentasikan semuanya. maksudnya ga sekarang..Thanks andrea hirata..tulus ikhlas dr seorang aida hirata (nice namekan?)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;saat menikmati KONI yang makin syepi..akan syepi lagi kalo aku akan diisolasi diruang yang jauh dr peradaban. Bukan maksudnya..justru aku akan mendekati peradaban, krn slama ini aku bersama orang2 yg kurang beradab.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-2896169457795446369?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/2896169457795446369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=2896169457795446369' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/2896169457795446369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/2896169457795446369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2007/12/pohon-mimpiku.html' title='Pohon Mimpiku'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4MkVNZkwYI/AAAAAAAAADM/uvftCj6V1y4/s72-c/108099~View-Looking-up-the-Trunks-of-Giant-Redwood-Trees-Posters.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-5674056153727751906</id><published>2007-09-27T22:59:00.000-07:00</published><updated>2008-01-07T22:08:36.171-08:00</updated><title type='text'>abangku mudik</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4MTDNZkwVI/AAAAAAAAAC0/UZ3jA2xiCAo/s1600-h/cakep+juga+ternyata..meskipun+dah+keliatan+tua.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152983344499442002" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 188px; CURSOR: hand; HEIGHT: 223px" height="283" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4MTDNZkwVI/AAAAAAAAAC0/UZ3jA2xiCAo/s320/cakep+juga+ternyata..meskipun+dah+keliatan+tua.JPG" width="221" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Inbox:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;MasQ cintaku&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;27/09/07 17:49&lt;br /&gt;da, aq sesok jam 15.oo wit take off teko banjar, iso ga jemput?teko surabaya +/- jam 15.00 wib jua.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hore....abangku pulang!! akhirnya semua terjawab setelah 3 bulan. waktu yang cukup singkat..hanya 3 bulan Allah menjawab semuanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;pekerjaan di perusahaan bonafid untuk abangku setelah resign dr perusahaan lama yg telah dia abdikan dirinya slama 10 tahun.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;abangku yg selalu sabar untuk sebuah cobaan hidup dalam sebuah wujud bernama pernikahan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;hhh..akhirnya, moga ini awalan yang baik atas keputusanmu untuk berkompetisi di pulau orang.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;wes ga sabar liat wajahmu..wes ga sabar denger critamu...wes ga sabar memprovokasi dirimu untuk menikah lg dgn bidadari sholehah (adakan??)&lt;/div&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/RvyiiUxMJzI/AAAAAAAAABs/D1NBsrblwa0/s1600-h/waduh+masku+memamng+muaniz.JPG"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;oh abangku!! terimakasih Allah ^^&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-5674056153727751906?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/5674056153727751906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=5674056153727751906' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/5674056153727751906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/5674056153727751906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2007/09/abangku-mudik.html' title='abangku mudik'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4MTDNZkwVI/AAAAAAAAAC0/UZ3jA2xiCAo/s72-c/cakep+juga+ternyata..meskipun+dah+keliatan+tua.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-8069069038545776167</id><published>2007-09-18T19:52:00.000-07:00</published><updated>2008-01-07T22:16:27.816-08:00</updated><title type='text'>Ramadhan dan Asam Lambung</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4MUyNZkwWI/AAAAAAAAAC8/U0rFCNyJHgs/s1600-h/orange_juice3.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152985251464921442" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 140px; CURSOR: hand; HEIGHT: 283px" height="295" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4MUyNZkwWI/AAAAAAAAAC8/U0rFCNyJHgs/s320/orange_juice3.gif" width="165" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;hai..blogku sayang ^ ^&lt;br /&gt;dah luama ga menyapa dan menegurmu...&lt;br /&gt;jangan marah ya!! plisz kayak kamu ga tau aku aja.&lt;br /&gt;oke deh gitu dung baru blogku yang super duper buaik sedunia..&lt;br /&gt;eh tau ga sih aku lagi mual-mules nih, deuuh pokoknya perutku hari ini ga enak banget.&lt;br /&gt;bukan morning sick, gila aja lou..&lt;br /&gt;bukan karena ga sahur juga...&lt;br /&gt;bukan karena kecapekan pula karena gowes terus tiap hari bukan...&lt;br /&gt;juga bukan karena siklus bulanan...halah&lt;br /&gt;u know karena apa?karena aku ga pernah mau belajar dari pengalaman&lt;br /&gt;aku selalu terperosok kelubang yang sama..&lt;br /&gt;duh..mau muntah ni :(&lt;br /&gt;lagi2 aku mengalaminya...&lt;br /&gt;hanya gara2 sambel uenak tenan itu lambungku memproduksi asam lambung yang berlebihan&lt;br /&gt;hanya gara2 nepsong alias kalap makan sambel puasaku skr jadi tidak nyaman...&lt;br /&gt;ini Ramadhan keberapa yak?&lt;br /&gt;ooouu ke 7 yah..&lt;br /&gt;hhh...jangan rewel dung lambung..&lt;br /&gt;kasian si lambung gara-gara si mulut yang ga bisa nahan diri dia jadi sakit...&lt;br /&gt;hhhh...........mual...huek...huek...&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-8069069038545776167?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/8069069038545776167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=8069069038545776167' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/8069069038545776167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/8069069038545776167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2007/09/ramadhan-dan-asam-lambung.html' title='Ramadhan dan Asam Lambung'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4MUyNZkwWI/AAAAAAAAAC8/U0rFCNyJHgs/s72-c/orange_juice3.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-4827019584042618442</id><published>2007-08-13T22:14:00.000-07:00</published><updated>2007-09-28T00:05:19.138-07:00</updated><title type='text'>Ramadhan Plan Vs Ramadhan Blank</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/Rvynp0xMJ1I/AAAAAAAAAB8/5A9neqZVa3A/s1600-h/kurma.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5115147613767477074" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/Rvynp0xMJ1I/AAAAAAAAAB8/5A9neqZVa3A/s200/kurma.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ketika ada celetukan “nggak terasa ya Ramadhan sebentar lagi, perasaan baru kemarin” rasa -rasanya ada hal yang perlu diperjelas lagi ketika celetukan ini meluncur dari si empunya, apakah celetukan ini bermakna positif dengan kata lain si empu sangat mengharap kehadiran Ramadhan, atau sebaliknya yang ada adalah rasa keterpaksaan menjalani rutinitas Ramadhan.&lt;br /&gt;Ramadhan bukan hanya rutinitas tahunan yang hadir tanpa makna, Ramadhan datang membawa sejuta kesempurnaan bagi kaum muslim. Kesempurnaan penuh kebaikan, berkah, kasih-sayang, rahmat, ampunan dan selamat. Seperti yang disebutkan dalam kitab Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, dari sahabat Abu Hurairah RA, bahwa Nabi SAW pernah bersabda, ''Bila bulan Ramadhan datang maka dibukalah pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka, serta diikatlah setan-setan.'' Sempurna!! Tidak ada kesempurnaan seperti ini yang dimiliki bulan lain selain bulan Ramadhan. Tapi terkadang kesempurnaan ini belum cukup untuk meneguhkan kerinduan kita akan Ramadhan, sehingga ketika Ramadhan ada didepan mata kita tidak lekas-lekas menyambutnya, yang ada malah “Ramadhan?biarin aja! Let it flow bro..”&lt;br /&gt;Kita tahu benar kesempurnaan bulan Ramadhan itu, tetapi kenapa lagi-lagi teori seratus persen dan aplikasi nol besar. Kita tahu teorinya bahwa yang namanya kesuksesan, keberhasilan kemenangan atau apapun namanya itu dan dalam konteks apapun, selalu melewati sebuah fase yang bernama “perencanaan”. Tidak ada kesuksesan itu datang secara tiba-tiba tanpa melalui proses planning atau perencanaan, dan ada hal yang mendasar sebelum berbicara tentang plan, yaitu target. Tentulah semua muslim yang baik pasti memiliki target untuk menjadi pemenang dalam Ramadhan. Menjadi pemenang yang bisa memperbaiki prestasinya di hadapan Allah Sang pemilik kehidupan. Makanya tidak terlalu menjadi soal ketika kita merasa Ramadhan kemarin nilai kita hanya 6 atau mungkin 5, itu lebih bagus karena dengan nilai sejelek itu kita akan terpacu untuk meng up grade nilai kita menjadi lebih baik, tentunya dengan sebuah perencanaan yang matang.&lt;br /&gt;Bolehlah kita beranalogi sebentar dengan para pejuang olahraga yang memiliki prestasi atau mungkin para pejuang olimpiade science yang untuk beberapa kali kita mengakui keunggulannya, dan ketika kita melihat itu semua ada satu hal yg kita tidak bisa melewatkan suatu fase dimana mereka harus terikat dengan sebuah target dan mereka harus melewati target itu dengan sebuah suguhan perencanaan yang ketat oleh pelatih maupun dirinya dalam sebuah konteks bernama pusat latihan (training center). Atau kita bisa membuka kembali Sirah Nabawiyah kita yang menggambarkan dengan apik bagaimana Allah memberikan contoh kongkrit dari sebuah kemenangan yang gemilang pada beberapa kali kemenangan perang Rasulullah, lihatlah perang Badar pada Ramadhan tahun ke-2 Hijriyah, atau perang Ahzab serta contoh-contoh kemenangan yang kongkrit dalam sejarah Ramadhan pada masa Rasulullah, dan semua kemenangan itu tidak datang tiba-tiba.&lt;br /&gt;Ada sederet plan disana, lengkap dengan ukuran-ukurannnya karena keberhasilan sebuah plan dapat dilihat dengan mudah dengan sebuah ukuran dan tentunya tanpa menafikkan kualitas. Sehingga dengan plan yang jelas dan terukur maka Ramadhan nanti tidak hanya akan menjadi rutinitas standart yang kosong. Meminjam deretan kata-kata indah dari ustadz Anis Matta "Kemenangan yang hakiki sesungguhnya terjadi pertama kali di alam jiwa". Maka dengan adanya plan Ramadhan ini diharapkan bisa menjadi bahan bakar untuk memenangkan kemenangan jiwa sebelum kemenangan yang hakiki Ramadhan nanti. Masih ada kesempatan untuk mulai berazam menyusun plan untuk Ramadhan nanti, sehingga Ramadhan blank tidak akan pernah ada. Karena yang ada adalah Ramadhan plan yang akan mengantarkan kita kepada kemenangan hakiki yaitu menjadi manusia berkualitas untuk 11 bulan setelah kita ditempa dalam training center yaitu Ramadhan.&lt;br /&gt;Sebagai penutup ada kutipan surat Al-Hasyr yang semoga dapat meneguhkan semangat kita untuk membuat Ramadhan kali ini lebih berkualitas tentunya dengan Ramadhan plan&lt;br /&gt;“ Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”&lt;br /&gt;(QS. Al-Hasyr;18)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-4827019584042618442?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/4827019584042618442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=4827019584042618442' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/4827019584042618442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/4827019584042618442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2007/08/ramadhan-plan-vs-ramadhan-blank.html' title='Ramadhan Plan Vs Ramadhan Blank'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/Rvynp0xMJ1I/AAAAAAAAAB8/5A9neqZVa3A/s72-c/kurma.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-1240903250989485964</id><published>2007-08-01T21:29:00.000-07:00</published><updated>2008-01-07T21:55:03.671-08:00</updated><title type='text'>sebuah petualangan sempurna dalam bike 2 work perdana</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4MQDdZkwTI/AAAAAAAAACk/ZUiYlt8KcFQ/s1600-h/sierra+oke.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152980050259525938" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4MQDdZkwTI/AAAAAAAAACk/ZUiYlt8KcFQ/s320/sierra+oke.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;30 menit lalu menjadi hari yang bersejarah dalam hidupku (halah...) setelah melalui beberapa minggu penuh harap untuk segera dapat mewujudkan mimpiku, "membantu langit agar tetap biru" kata komunitas b2w. Dengan segala tekad dan semangat akhirnya nekat juga untuk memiliki sepeda baru (dg konsekuensi bulan ini miskin habis-habisan he2). gpp miskin untuk bulan ini, yang penting bahagia dan sehat.&lt;br /&gt;Pagi ini tgl 2 Juli dengan si putih (cantik loh dia *_*) aku mencetak sejarah hidupku dengan bersepeda kekantor (dulu ngebayangin aja nggak pernah). Dengan rasa was-was antara iya atau nggak untuk memulai bike 2 work hari ini, gmn nggak khawatir walaupun sepeda itu (baca si putih) baru tak beli kemarin tapi ternyata ada kesalahan teknis waktu ngrakit, setirnya kurang pas alias longgar. Riskan juga naik sepeda dalam kondisi seperti ini. Tapi karena udah ga bisa ditahan lagi, ya apapun resikonya pokoknya tetep b2w hari ini, skalian tar mampir ke dealernya untuk benerin.&lt;br /&gt;sudah setirnya eror ketambahan harus bawa helm dikeranjang depan dan printer di boncengan, wah tambah was-was nyampek dengan selamat gak ya? dengan semangat 45 mulai kukayuh si putih, hhh...menakutkan juga naik sepeda dengan membawa bawaan dalam keadaan setir eror. berharap segera nyampek di dealer untuk segera benerin stirnya, eh emang tuhan berkehendak lain ternyata dealernya masih tutup..(yaiyalah..mana ada dealer yg buka pk.8 pagi). yah berarti perjuangan akan bertambah berat ni..belum lagi aku harus bisa menaklukkan panasnya surabaya (walaupun masih jam 8, surabaya sudah cukup terik) dan hausnya kerongkongan saat puasa.&lt;br /&gt;Dengan sangat hati-hati aku kayuh sepedaku, takut banget kalo setirnya tiba-tiba muter sendiri..dan yang tidak kalah berat adalah ketika mau puter balik atau nyebrang, butuh teknik dan kewaspadaan tinggi. Seperti pagi inipun aku udah berapa kali diteriaki atau di bel beberapa motor atau mobil dibelakangku karena nyebarangku yang agak ngawur (he2 namanya juga masih pertama)..&lt;br /&gt;dalam hati hanya bilang "sebentar lagi nyampek...sebentar lagi nyampek..." akhirnya dengan peluh yang bercucuran dan mata yg sedikit berkunang-kunang akhirnya aku nyampek kantor juga, alhamdulillah dengan selamat. Subhanallah benar-benar petualangan yang sempurna dan nggak akan terlupa. Moga awalan ini bisa selalu menguatkaku untuk membantu langit agar tetap biru dan untuk menjaga tubuhku untuk sehat selalu...&lt;br /&gt;bike to work??napa nggaK.....&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-1240903250989485964?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/1240903250989485964/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=1240903250989485964' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/1240903250989485964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/1240903250989485964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2007/08/sebuah-petualangan-sempurna-dalam-bike.html' title='sebuah petualangan sempurna dalam bike 2 work perdana'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/R4MQDdZkwTI/AAAAAAAAACk/ZUiYlt8KcFQ/s72-c/sierra+oke.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-5698076234106624788</id><published>2007-08-01T21:11:00.000-07:00</published><updated>2007-08-01T21:27:46.324-07:00</updated><title type='text'>Jilbab ‘Kaffah’ dalam Second Time Interview</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/RrFdK_Bt02I/AAAAAAAAABE/2I5KWOpZNlY/s1600-h/JobSearchNewspaper.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093955096831447906" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/RrFdK_Bt02I/AAAAAAAAABE/2I5KWOpZNlY/s200/JobSearchNewspaper.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ini adalah &lt;em&gt;second time interview&lt;/em&gt; ku selama aku menjadi job seeker, pengalaman yang aku pikir sangat berharga karena jarang-jarang aku bisa sampai ke babak &lt;em&gt;interview&lt;/em&gt;. Berbekal modal dengkul alias bondo nekat karena dalam pekerjaan ini kualifikasi yang diutamakan adalah fluent in English dan u knowlah bahasa inggrisku kanblebotan yah akhirnya aku nrima tawaran ini. Karena udah terbiasa dengan yang namanya kegagalan, jadi membangun harapannya pun ga setinggi ketika dulu pertama kali nglamar kerja, anggap aja nambah pengalaman dan iseng2 berhadiah, aku pikir ketika usahaku untuk mendapatkan ladang rejeki yang lebih baik dan dinamisasi pengalaman yang lebih menantang ini belum di ridhoi oleh Allah, maka aku nggak akan terlalu kecewa toh KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Jatim masih bisa diandalkan untuk menjadi ladang rejekiku saat ini.&lt;br /&gt;Dengan rasa penasaran yang menggebu-gebu udah, ga sabar ngrasain hot seat saat interview dan pengin tahu sebenarnya &lt;em&gt;job desc&lt;/em&gt; kerjaan yang aku incer ini apa seh (emang sebelumnya masih sangat blur ttg job desc kerjaan ini). Akhirnya dateng juga tuh bapak yang akan menanyaiku banyak hal, yah take it easy ajah!! walaupun sebenernya ngeri juga kalo tar interviewnya in English terus. Hmm akhirnya yang ditakutkan kejadian juga walaupun ga disuruh pake bahasa Inggris terus, tetep aja disuruh ngomong bahasa Inggris, belepotan2 gpp anggep aja lagi latihan Inggris di kelas Inggris&lt;br /&gt;Nah saat interview dengan orang ketiga yang paling seru --yang notabene beliau ini yang akan jadi bosku langsung kalo emang aku nantinya kerja disini-. Berdaskan bocoran dari pak manajer yang menjadi orang kedua yang harus aku taklukkan dalam rangkaian interview ini diketahui bahwa, beliau ini adalah orang nomor satu di …Divre V Jawa Timur (wuihh keren) dan jobdesc dr posisi yang ditawarkan ini (secretary corporate public relations) gampangannya adalah seperti asisten pribadi yang bertanggung jawab tidak sebatas fungsi administrasi tetapi juga bertanggung jawab atas kebutuhan kerumah tanggaan bos, mulai dari makanan, minuman, kebersihan ruangan, menyiapkan materi2 yang dibutuhkan si bos, entah untuk meeting ketemu dengan client atau kolega, ya pokoknya kayak sekertaris di tipi2 itulah. Pasti orang yang mengenal aku akan bilang “ga banget dan ga aku banget” kalo tahu aku nglamar jd sekretaris. Aku sendiri juga ga yakin kalo aku bisa jadi sekretaris. Tapi keraguanku agak tereduksi sedikit ketika tahu si calon bos ini. First impression yang terbangun tentang beliau sedikit mengikis keraguanku akan ketidakasyikan pekerjaan sekretaris. Jangan membayangkan bos yang satu ini berwajah eksmud, dan masih muda. Karena beliau sebaya dan sangat bersahaja dan satu lagi hanif, hal ini telihat dari isi omongannya dan penampilannya yang berjanggut layaknya para ustadz, apalagi disempurnakan dengan keramahannya membuat suasananya serasa nggak interview malah seperti ketemu sosok bapak yang sedang bercengkrama dengan anaknya. Banyak inspirasi yang didapat ketika melihat sosok bos …Divre V ini. Salah satunya adalah inspirasi untuk menjadi orang besar karena dengan menjadi orang besar yang memiliki power maka kita akan bisa berbuat banyak untuk lebih mengokohkan eksistensi kalimah Allah di dunia profesionalisme. Bagaimana tidak, bos …Divre V ini memasang kualifasi yang jarang ditemui dikolom2 job vacancy tiap sabtu minggu di koran2, apa itu?? Beliau menginginkan posisi sekretarisnya itu diisi oleh ‘mbak2 yang menggunkan jilbab kaffah (baca: gede)’-meminjam istilah dari pak manajer-. Luar Biasa!! justru ketika kita terkadang malu2 untuk memunculkan prinsip dan identitas keislaman yang ‘kaffah’, justru malah sebenarnya identitas itulah yang akan menguatkan kedudukan kita. Entah kenapa ya ketika bertemu dengan bos …Divre V ini rasanya langsung dapet kemistrinya (moga2 aku tidak salah membaca pertanda ini). Phew… kalo Allah ga mengijin beliau menjadi bosku maka aku akan meminta pertemukan aku lagi dengan orang2 seperti beliau, karena ada kenyamanan disana, kenyamanan untuk selalu menjadi orang yang bisa membuat orang lain nyaman dengan aura ketaatan akan illahNya (semoga lagi2 ini bener dan ga berlebihan)&lt;br /&gt;&gt;&gt;Untuk pak bos deputi Divre V (Joni Girsang) “moga Allah memberi bapak sekertaris yang fasih berbahasa inggris dan tentunya berjilbab kaffah” dan setelah beberapa minggu aku baru tahu siapa yang bapak pilih...ternyata not fluent in English!! Yah inilah Hidup..Rejeki, Maut, dan jodoh Dialah yang atur..Phew....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-5698076234106624788?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/5698076234106624788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=5698076234106624788' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/5698076234106624788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/5698076234106624788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2007/08/jilbab-kaffah-dalam-second-time.html' title='Jilbab ‘Kaffah’ dalam Second Time Interview'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_FVm36_djjQk/RrFdK_Bt02I/AAAAAAAAABE/2I5KWOpZNlY/s72-c/JobSearchNewspaper.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-6769094104547684469</id><published>2007-07-31T20:48:00.000-07:00</published><updated>2007-07-31T20:52:57.228-07:00</updated><title type='text'>Mayday: Sedikit Cerita Dari Buruh KONI Jatim</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/RrADifBt01I/AAAAAAAAAAk/IiN3eAYqPak/s1600-h/logo_koni.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093575069535163218" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/RrADifBt01I/AAAAAAAAAAk/IiN3eAYqPak/s200/logo_koni.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Nggak terasa sudah 7 bulan aku jadi buruh di KONI Jatim. Buruh?? aku lebih suka menyebutnya seperti itu, bukan karena ikut-ikutan gegap gempita momen May Day. Tapi memang aku ngerasa seperti itu, buruh dari sebuah sistem yang sudah ada, sehingga hanya buruh yang bilang "siap pak akan segera selesai!!" hanya buruh yang akan menerima gaji bulanan, dan hanya buruh yang mau disuruh-suruh. Bukan menjadi soal ketika kita melakukan semuanya dengan ikhlas, toh itu juga pilihan kita sendiri. Oke sekarang aku lanjutin ya ceritaku selama menjadi buruh di KONI Jatim.&lt;br /&gt;Mungkin bagi kalian yang nasibnya sama seperti aku, waktu 7 bulan untuk menjadi buruh itu bukan waktu yang sebentar. Kalo di tulis dalam hitungan hari maka kurang lebih akan ada 140 hari (sandart 5 hari kerja) waktu kita habiskan untuk menjadi buruh. Nah waktu selama itu logikanya sudah banyak produk-produk nyata yang kita hasilkan untuk memberikan kontribusi bagi company/institusi kita mengabdi. Tapi tidak untuk aku, selama 7 bulan aku menjadi buruh sangat sedikit produk nyata dr pekerjaanku yang telah aku hasilkan.&lt;br /&gt;kenapa bisa begitu?sistem yang membuat aku seperti itu. Sistem institusi yang digawangi oleh para orang-orang tua 'konservatif'. Sistem yang digawangi oleh para orang tua eks pejabat, sehingga yang ada hanya 'Let it flow'. Sistem yang jauh dari kata profesionalisme, sehingga yang ada hanya "alah sekedarnya saja,amanah di KONI kan hanya sambilan".&lt;br /&gt;Dinamisasi, tantangan pekerjaan, merupakan barang mewah selama aku jadi buruh KONI, ya sih mungkin ada tantangannya tapi tantangan bukan untuk membuat ide-ide baru yang mendapat support sepenuhnya dari atasan, karena mereka selalu bilang "alah yang biasa aja", yang ada malah tantangan untuk membuat diriku 'nyaman' untuk pekerjaan ini. Tepatnya tantangan agar diriku terbiasa dengan ritme pekerjaan yang lebih sering "Nggambasnya" (meminjam istilah arek2 komunikasi angkatan 2002) dari pada rush hournya. Tantangan agar membuat diriku nyaman dengan stagnannya ide-ide segar yang keluar dari partner kerja.&lt;br /&gt;Nggak terasa ternyata selama 7 bulan aku telah mengalami apa yang namanya "pembentukan karakter", aku rasa diksi itu lebih tepat untuk menggambarkan bagaimana aku selama menjadi buruh sangat dininak bobokan dengan yang namanya etos kerja -maaf- 'pegawai negeri'. Etos kerja yang "datang, absen, nunggu jam pulang deh", bisa jadi mungkin posisiku emang ga begitu banyak kerjaan. Tapi yang lebih parahnya lagi qudwah (teladan) dalam hal ini para bos-bosnya (baca:pengurus) habitnya lebih parah lagi; datang, makan dan pulang. Maklumlah mereka kan pejabat...padahal jobdesk mereka disini bukan sebagai pejabat tapi sebagai pelayan atlet. ya ga salah dung kalo prestasi olahraga Indonesia 'ecek-ecek' karena manajemen yang diterapkan juga 'ecek-ecek'. Pemandangan seperti inilah yang menjadi makanan sehari-hariku, benar-benar 'pembentukan karakter" bukan?, sekali lagi aku hanya BURUH maka aku hanya bisa menerima semuanya begitu saja!!&lt;br /&gt;Dan hari ini aku dibangunkan dari ninak boboku selama ini, kegelisahan mulai menjangkiti diriku lagi (sebelumnya sudah pernah). Apa yang bisa aku lakukan?? kemanakah idealismeku?? haruskah aku diam saja? (diam untuk tetap menjadi BURUH pun diam dengan bobroknya lingkungan disekitarku)&lt;br /&gt;"Ya Allah Ampuni Aku...."&lt;br /&gt;Terimakasih untuk: Mas 'Ingki' (Kompas) dan Pak Fonzir atas obrolan yang menjadi stimuliku untuk bangun dari keninak boboanku...&lt;br /&gt;istilah Planet: Nggambas=Nanggur &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;-3 mei 2007- &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-6769094104547684469?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/6769094104547684469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=6769094104547684469' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/6769094104547684469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/6769094104547684469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2007/07/mayday-sedikit-cerita-dari-buruh-koni.html' title='Mayday: Sedikit Cerita Dari Buruh KONI Jatim'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/RrADifBt01I/AAAAAAAAAAk/IiN3eAYqPak/s72-c/logo_koni.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-3659186520140120835</id><published>2007-07-31T20:40:00.001-07:00</published><updated>2007-08-02T19:38:04.751-07:00</updated><title type='text'>I Miss Him So Much....</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/RrKRBfBt04I/AAAAAAAAABU/CKNBUBDEAK8/s1600-h/foto.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094293583204045698" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 206px; CURSOR: hand; HEIGHT: 252px; TEXT-ALIGN: center" height="200" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/RrKRBfBt04I/AAAAAAAAABU/CKNBUBDEAK8/s200/foto.jpg" width="191" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Entah kenapa setiap mulai mengingatnya jatungku langsung berdegup kencang, mata mulai berkaca-kaca dan memori indah bersamanya akan terdisplay apik di kepalaku..&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;kini ia telah pergi......&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;jasadnya memang telah pergi tapi tidak untuk cintanya....&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ya rabbana apakah ia bahagia disana??&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Sebahagia kami orang2 terkasihnya yang selalu rindu akan belaian lembut tangannya.&lt;br /&gt;Sebahagia aku ketika sorot mata dan cengkraman kuat tangannya menggendongku untuk mengantarku ke kamar mandi sebelum beranjak ketempat tidur.&lt;br /&gt;Sebahagia aku ketika tangan lembut itu menyentuh dahiku seraya berkata "ayo cepet minum obat!!"&lt;br /&gt;Sebahagia aku ketika ketegaran dan ketelatenannya mendampingiku saat-saat aku melalui masa tersulitku di Rumah Sakit.&lt;br /&gt;Sebahagia aku ketika aku melihat baju seragam sekolah pertamaku telah selesai dijahitnya, walaupun semalaman ia tidak tidur untuk menyelesaikannya&lt;br /&gt;Sebahagia aku ketika beliau selalu mengantarku pergi kesekolah dan menjemputku tepat waktu&lt;br /&gt;Sebahagia aku ketika ia dengan bahagia mengambil raportku&lt;br /&gt;sebahagia aku ketika pertama kali beliau mengantarku untuk kali pertama aku belajar hidup mandiri dengan memilih kos daripada pulang pergi sekolah-rumah&lt;br /&gt;Sebahagia aku ketika ia dengan senang hati menjahitkan baju dan kancing bajuku yang lepas&lt;br /&gt;Sebahagia aku ketika beliau mau memenuhi keinginanku untuk membuatkan 'sambal bawang' dan tempe goreng buatannya&lt;br /&gt;Sebahagia aku ketika beliau selalu menelfonku untuk menanyakan kabarku, tentunya dengan password kebanggaannya "hallo surabaya, bisa bicara dengan aida?"&lt;br /&gt;Sebahagia aku ketika beliau selalu menanyaiku "kapan pulang nak?"&lt;br /&gt;Sebahagia aku ketika beliau selalu antusias untuk menjemput dan mengantarku ke stasiun saat aku pulang atau kembali dari Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ya Rabbana apakah ia bahagia disana?!&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;aku benar-benar merindukannya...&lt;br /&gt;Laki-laki itu tidak pernah memberi kami limpahan harta tapi kami selalu bahagia karena ia melimpahi kami dengan cinta....&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;aku rindu Bapak.......&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;doaku akan kebahagian bapak disana selalu terucap dariku..semoga aku benar-benar bisa menjadi anak sholehah yang kan menjadi bintang penerang bagi bapak disana..seperti bintang sakti kebanggaan bapak...&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Aku rindu bapak...&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;aku tutup tulisan ini dengan linangan air mata cinta akan dirinya&lt;br /&gt;- Mengingat satu bulan kepergiannya- -30 April 2007-&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-3659186520140120835?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/3659186520140120835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=3659186520140120835' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/3659186520140120835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/3659186520140120835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2007/07/i-miss-him-so-much.html' title='I Miss Him So Much....'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_FVm36_djjQk/RrKRBfBt04I/AAAAAAAAABU/CKNBUBDEAK8/s72-c/foto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-8284113199975704244</id><published>2007-07-31T20:25:00.000-07:00</published><updated>2007-07-31T20:37:56.880-07:00</updated><title type='text'>Lutu: Makanya Jangan Ghosob!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/Rq___vBt00I/AAAAAAAAAAc/j7w1buFbwEM/s1600-h/sandal+gembok.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093571173999825730" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/Rq___vBt00I/AAAAAAAAAAc/j7w1buFbwEM/s320/sandal+gembok.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Sweer sebenernya ni crita lutu banget, konyol dan sangat memalukan, tapi nggak tau juga ketika kamu membaca tulisan ini ternyata kamu nggak nemu dimana letak kelutuannya. Malam itu habis muter2 ke Pacar Keling sama my huni buni ‘Viranda’ nyari snack murah meriah untuk persiapan tasyakuran big boss ujian skripsi besok, tiba2 terlintas dipikiranku kalo aku butuh banget deker/manset (biasa deker lama kotor dan masih males nyuci hehe) so ga perlu banyak pikir akhirnya bilang ke vir, “vir mampir ke MIP bentar ya!!” Dengan anggukan Vir mengiyakan, akhirnya sampe juga di depan MIP. Karena ni toko sering banget aq satroni jadi apal tata letaknya barang2 yg dijual.Tanpa babibu langsung deh masuk dan menuju ke tempat tumpukan deker. Karena tahu banget karakteristik orang yang nunggu ni toko yang pendiem, miskin ekspresi dan nyungkani, jadi ga perlu basa-basi dan ga usah tengok kesana kemari pokoke godhul basor abis. Nah mungkin Karena focus dgn GB-nya (baca Gadhul Bashor) dan agak sedikit terburu2 sampe2 ga sadar kalo waktu aku keluar dan ngambil sandal sebenarnya aku telah melakukan kecorobohan yg memalukan. Ternyata aku ngambil sandal yang salah, iya kalo sandalnya ketuker dua-duanya (baca:sepasang), nah ini yang ketuker cuman sebelah aja. Dan lebih dodolnya lagi aku baru sadar kalo sandalku sisihan (bukan pasangannya) waktu nyampe dirumah, padahal aku dah muter2 kemana2, ya ..tentunya dengan sandal sisihan itu, ya kalo sandalnya sama2 sandal jepit gitu mungkin rasanya hampir sama, lah ini sandal bener2 beda secara karakteristik, klo kakiku peka mungkin waktu pertama pake langsung protes (terasa rasanya). Dan lebih herannya lagi si Viranda kok juga ga tahu kalo ternyata aku telah make pasangan sandal yg salah. Setelah nyampe dirumah dan sadar kalo sandalku pasangannya salah, aku mikir.. mencoba flash back ke belakang untuk melihat kembali kira2 yang ada ditoko tuh sapa aja waktu aku datang..Upsss..Astaghfirullah waktu itukan cuman ada bapak (tepatnya mas) yang nunggu toko itu..Waduh bener2 kebodohan, kasian bangetkan masnya tar pulang pake sandal yg sisihan yg kiri sandal jepit buntut (miliknya) yang kanan sandal cewek (punyaku, tapi sebenernya ni sandal pinjem seh) Waduh…mo ditaruh dimana ni muka kalo ketemu masnya itu…Waduh lak memalukan sekali…Sampe ada temenku yg nyeletuk begini waktu aku cerita kebodohanku ini “ Mbak2 sampeyan iku ngisin-ngisini akhwat wae” Ssst…dan tau ga seh kebodohan ini sebenarnya jg pernak aku lakukan, jadi ini bukan yang pertama. Moga2 ni bisa di buat pelajaran buat yang lain, dan jujur sebenarnya malu juga sih kalo mo bilang sebenarnya inilah buah dr Ghosob&lt;br /&gt;istilah2 planet:&lt;br /&gt;&gt;&gt;Ghosob: meinjam tapi tidak minta ijin (asal ambil aja) &gt;&gt;Gadul bashar: menundukkan pandangan &gt;&gt;Sisihan: bukan pasangannya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;-9 April 2007-&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-8284113199975704244?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/8284113199975704244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=8284113199975704244' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/8284113199975704244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/8284113199975704244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2007/07/lutu-makanya-jangan-ghosob.html' title='Lutu: Makanya Jangan Ghosob!!'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/Rq___vBt00I/AAAAAAAAAAc/j7w1buFbwEM/s72-c/sandal+gembok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-89281115172366246</id><published>2007-07-31T01:05:00.000-07:00</published><updated>2007-07-31T01:29:36.024-07:00</updated><title type='text'>Bersyukurlah Maka Engkau akan Bahagia</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/Rq7yb_Bt0zI/AAAAAAAAAAU/rbvJ9F_rBo0/s1600-h/yup.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093274791191630642" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/Rq7yb_Bt0zI/AAAAAAAAAAU/rbvJ9F_rBo0/s320/yup.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Siapa sih manusia di dunia ini yang tidak ingin hidupnya bahagia? bahagia dengan segala yang dicita-citakannya. Cita-cita untuk lulus tepat waktu dengan nilai skripsi dan IPK yang sangat memuaskan. Cita-cita untuk segera mendapatkan pekerjaan tetap di perusahaan bonafid dengan gaji yang gede sehabis menyandang gelar sarjana. Cita-cita untuk segera mendapatkan pendamping hidup yang sesuai dengan type dan harapan.&lt;br /&gt;rintihan mahasiswa semester akhir&lt;br /&gt;hahh...rasanya ingin cepat berlari kalo perlu terbang untuk segera mendapatkan apa yang dicita-citakan. Tetapi kenapa semuanya tidak lekas menghampiri untuk segera aku dapat apa yang aku cita-citakan? dosen pembimbing yang perfectionis, padahal aku mikir seng penting cepet lulus. Kenapa teman-temanku serasa gampang untuk mendapatkan kelulusannya, padahal kita dulu sama, sejajar, berangkat dari start yang sama, tapi kenapa mereka mencapai finish akademis duluan? dan sekarang rasanya mereka sudah ada diatasku dengan pekerjaan barunya yang mentereng.&lt;br /&gt;rintihan sarjana pengangguran&lt;br /&gt;Entah berapa banyak aplikasi yang telah terkirim, dan berapa pula tes psikologis dan interview yang telah aku ikuti, tapi kenapa tak satupun membawa berita yang membahagiakan. iya sih sarjana tapi kalo nganggur?..hhh tekanan sosial terlalu kuat untuk di bendung tanpa status pekerjaan yang jelas. Males banget kalo harus menghadapi pertanyaan "sudah kerja dimana?" kenapa seh orang2 pada ga kreativ kalo ketemu aku, semua pertanyaannya sama.&lt;br /&gt;rintihan pekerja kontrak&lt;br /&gt;kapan ya semuanya akan menjadi lebih baik? dengan pekerjaan yang tetap di perusahaan bonafid dan tentunya dengan gaji yang bisa membuatku bangga. bangga karena aku bisa mensubsidi ortu, menabung, dan tentunya memanjakan diriku. hah...bosen juga kerja gini2 aja belum bulannya habis udah tekor, kerjaan yang ga aku banget...kurang menantang, kurang bisa mengasah ide-ideku, hhh cape deh...&lt;br /&gt;rintihan penunggu giliran&lt;br /&gt;telah banyak undangan walimahan yang aku hadiri, telah terlalu banyak inspirasi dan asa untuk menyempurnakan separuh dien ini. so kapan dung giliranku?? apa karena kualifikasi yang aku pasang terlalu tinggi (dengan salah satu kata mapan?) atau karena terlalu takut untuk berkomitmen?&lt;br /&gt;Dan masih banyak rintihan dan keluhan yang akan terus berkumandang di bumi ini yang mensuarakan penderitaan, kekecewaan dan harapan kita yang tak kunjung datang. karena kita terlalu terus memandang keatas, karena kita terlalu enggan untuk menunduk kebawah untuk melihat bahwa kita lebih baik, apapun kondisi kita saat itu. Selain karena keyakinan akan siklus roda berputar tidak pernah benar-benar kita yakini keniscayaannya. Kebahagiaan akan hanya menjadi mimpi ketika kita tidak pernah bersyukur. Bersyukurlah maka engkau akan bahagia. "Life is Beautiful"&lt;br /&gt;"Dia memberikan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. barang siapa diberi hikmah maka dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang memberi pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat" (QS, 2:269)         -7 Maret 2007-&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-89281115172366246?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/89281115172366246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=89281115172366246' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/89281115172366246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/89281115172366246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2007/07/bersyukurlah-maka-engkau-akan-bahagia.html' title='Bersyukurlah Maka Engkau akan Bahagia'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_FVm36_djjQk/Rq7yb_Bt0zI/AAAAAAAAAAU/rbvJ9F_rBo0/s72-c/yup.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7889161215260216921.post-27379176724690472</id><published>2007-07-31T00:09:00.000-07:00</published><updated>2007-07-31T00:38:59.713-07:00</updated><title type='text'>Rindu Kebersamaan itu....</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/Rq7mcPBt0yI/AAAAAAAAAAM/EpjEimDCBCQ/s1600-h/Miss+U+all+guys.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093261601347064610" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/Rq7mcPBt0yI/AAAAAAAAAAM/EpjEimDCBCQ/s320/Miss+U+all+guys.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Kalo ngaku mahasiswa pasti dong pernah merasakan kehidupan berorganisasi, kalo gak pernah wah..berarti peran dan status ke mahasiswaanmu CACAT. Dari beberapa organisasi kemahasiswaan yang pernah aku ikuti mulai dari skala jurusan, fakultas, sampai universitas, tampaknya BEM Universitas yang memiliki impresi spesial bagiku. Sebenarnya ga ada dalam life planku kalo aku akan menghabiskan sebagian cerita hidupku di BEM Universitas. Tapi memang Allah Maha Kreatif dalam membuat skenario kehidupan hambanya. Bagaimana tidak indah skenario ini ketika di BEM Universitas aku menemukan dan tahu banyak hal, yang aku gak dapatkan ditempat lain.&lt;br /&gt;Aku menemukan gambaran nyata sisi lain dari diriku. Ooow ternyata diriku koleris ya, terkadang sangat perfeksionis apalagi kalo menjelang event, hmmm hati-hati bisa tak telen hidup-hidup kalo kamu tidak amanah. Ooow ternyata aku orangnya ga sabaran ya bahkan terkadang ga terkontrol, ga peduli kamu presiden apa staff klo kamu sok cuek dan menggampangkan siap-siap saja menerima telunjuk dan cucuran airmataku –airmataku hanya sekali kok bendungannya jebol didepan publik– Ooow ternyata aku bawel banget,apalagi sama anak yang males dan ga gentleman. Ooow ternyata aku perkasa juga ya..seharian muter-muter Surabaya sendirian demi program kerjaku terealisasi.&lt;br /&gt;Aku juga menemukan apa itu arti kebersamaan, kebersamaan untuk berbagi, tidak hanya berbagi amanah tetapi juga rejeki. Ramenya makan bareng di Wapo, jadi tahu deh kalo yang namanya Hadyanto azhari itu simple banget seleranya, teh hangat dan cap cay (mungkin karena dia harus nanggung 30% dari total billing kami makan) dan satu lagi dia juga sangat perhitungan, jadi jangan kaget kalo sebelum pesen makanan dihitung dulu jumlah duit yang akan kita bayar nanti, sehingga kita ga akan keluar dari pagu yang telah kita sepakati (dasar calon akuntan). Gara-gara sering makan bareng juga jadi tahu kalo mensospol itu penggila telor, dan Wapres itu ternyata kritikus sejati makanan, ternyata ada juga cowok yang ga hanya mementingkan kuantitas tetapi juga kualitas, sungguh fenomena yang jarang ditemui di kalangan cowok. Jadi tahu juga kalo Menposdam duitnya selalu koret-koret (afwan), ga seperti Setkab yang duitnya mengalir lancar dari dompetnya, dan jadi tahu kalo pak Kesma itu suka nyoba hal yang baru.&lt;br /&gt;Kebersamaan yang jarang aku temui di tempat lain,bagaimana kita selalu sungkan untuk berkata tidak apabila salah satu saudara kita minta tolong. Dan aku yakin karena kebersamaan ini jugalah aku dapat menyelesaikan skripsiku hanya dalam waktu 2 bulan, bagiku its Amazing, di tengah-tengah klimaksnya kegiatan BEM aku juga harus memeras otak dan membagi waktuku untuk menyelesaikan amanah akademisku.&lt;br /&gt;Kebersamaan yang aku tidak dapat temukan ditempat lain juga ketika kita menghabiskan sebagaian besar waktu kita untuk ngurusi program kerja daripada kuliah. dan kebersamaan itu juga kebersamaan untuk selalu membahagiakan saudara kami yg sedang memperingati hari lahir. Walaupun hanya dengan mengantarkan blackforest ke kosnya atau hanya membelikan gorengan lalu dimakan bareng-bareng…inilah kebersamaan kami, Kebersamaan yang selalu aku rindukan…Miss U all guys&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7889161215260216921-27379176724690472?l=aidasetya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aidasetya.blogspot.com/feeds/27379176724690472/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7889161215260216921&amp;postID=27379176724690472' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/27379176724690472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7889161215260216921/posts/default/27379176724690472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aidasetya.blogspot.com/2007/07/rindu-kebersamaan-itu.html' title='Rindu Kebersamaan itu....'/><author><name>aida</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10896428658589467945</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_FVm36_djjQk/TGS0KaVJcxI/AAAAAAAAANg/MKhKlyX0Cfw/S220/narsis+small.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_FVm36_djjQk/Rq7mcPBt0yI/AAAAAAAAAAM/EpjEimDCBCQ/s72-c/Miss+U+all+guys.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
